Surah 37

As-Saaffaat

Barisan-Barisan
سُورَةُ الصَّافَّاتِ
Reset
Ayat 1

وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ صَفًّا ١

Waṣ-ṣāffāti ṣaffā(n).

Terjemah

Demi (rombongan) yang ber shaf-shaf dengan sebenar-benarnya],

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Demi yang bersaf-saf dengan sebenar-benarnya) yaitu para malaikat yang berbaris membentuk saf-saf dalam menyembah Allah, atau para malaikat yang sayap-sayapnya bersaf-saf membentuk barisan di udara sambil menunggu apa yang diperintahkan kepada mereka.
مكية ( والصافات صفا ) قال ابن عباس ، والحسن ، وقتادة : هم الملائكة في السماء يصفون كصفوف الخلق في الدنيا للصلاة .أخبرنا عمر بن عبد العزيز القاشاني ، أخبرنا أبو عمر القاسم بن جعفر الهاشمي ، أخبرنا أبو علي محمد بن أحمد اللؤلؤي ، حدثنا أبو داود سليمان بن الأشعث ، حدثنا عبد الله بن محمد النفيلي ، حدثنا زهير قال : سألت سليمان الأعمش عن حديث جابر بن سمرة في الصفوف المقدمة فحدثنا عن المسيب بن رافع عن تميم بن طرفة عن جابر بن سمرة قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " ألا تصفون كما تصف الملائكة عند ربهم " ؟ قلنا : وكيف تصف الملائكة عند ربهم ؟ قال : " يتمون الصفوف المقدمة ويتراصون في الصف " .وقيل : هم الملائكة تصف أجنحتها في الهواء واقفة حتى يأمرها الله تعالى بما يريد .وقيل : هي الطيور ، دليله قوله تعالى : " والطير صافات " ( النور - 41 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat Berikutnya →
Ayat 2

فَٱلزَّٲجِرَٲتِ زَجْرًا ٢

Faz-zājirāti zajrā(n).

Terjemah

dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan demi rombongan yang menggiring dengan sebenar-benarnya) demi para malaikat yang menggiring atau mengarak awan.
قوله تعالى ( فالزاجرات زجرا ) يعني : الملائكة تزجر السحاب وتسوقه ، وقال قتادة : هي زواجر القرآن تنهى وتزجر عن القبائح .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 3

فَٱلتَّـٰلِيَـٰتِ ذِكْرًا ٣

Fat-tāliyāti żikrā(n).

Terjemah

dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan demi rombongan yang membacakan) maksudnya para pembaca Alquran yang sedang membacakannya sebagai (peringatan) lafal Dzikran menjadi Mashdar dari makna Fi'il At-Taaliyaat. Maksudnya, demi para qari yang membacakan peringatan atau Alquran.
( فالتاليات ذكرا ) هم الملائكة يتلون ذكر الله عز وجل . وقيل : هم جماعة قراء القرآن ، وهذا كله قسم أقسم الله تعالى به
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 4

إِنَّ إِلَـٰهَكُمْ لَوَٲحِدٌ ٤

Inna ilāhakum lawāḥid(un).

Terjemah

Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Tuhan kalian) hai penduduk Mekah (benar-benar Esa.)
وموضع القسم قوله: " إن إلهكم لواحد "، وقيل: فيه إضمار، أي: ورب الصافات والزاجرات والتاليات، وذلك أن كفار مكة قالوا: (( أجعل الآلهة إلهاً واحداً ))؟ فأقسم الله بهؤلاء: (( إن إلهكم لواحد )).
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 5

رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَـٰرِقِ ٥

Rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā wa rabbul-masyāriq(i).

Terjemah

Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari) dan tempat-tempat terbenamnya pada setiap harinya, yaitu arah Timur dan arah Barat.
( رب السماوات والأرض وما بينهما ورب المشارق ) أي : مطالع الشمس قيل : أراد به المشارق والمغارب ، كما قال في موضع آخر : " فلا أقسم برب المشارق والمغارب " ( المعارج - 40 )فإن قيل : قد قال في موضع : " برب المشارق والمغارب " ، وقال في موضع : " رب المشرقين ورب المغربين " ( الرحمن - 17 ) وقال في موضع : " رب المشرق والمغرب " ( المزمل - 9 ) ، فكيف وجه التوفيق بين هذه الآيات ؟قيل : أما قوله : " رب المشرق والمغرب " ، أراد به الجهة ، فالمشرق جهة والمغرب جهة .وقوله : " رب المشرقين ورب المغربين " أراد : مشرق الشتاء ومشرق الصيف ، وأراد بالمغربين : مغرب الشتاء ومغرب الصيف .وقوله : " برب المشارق والمغارب " أراد الله - تعالى - أنه خلق للشمس ثلاثمائة وستين كوة في المشرق ، وثلاثمائة وستين كوة في المغرب ، على عدد أيام السنة ، تطلع الشمس كل يوم من كوة منها ، وتغرب في كوة منها ، لا ترجع إلى الكوة التي تطلع منها إلى ذلك اليوم من العام المقبل ، فهي المشارق والمغارب ، وقيل : كل موضع شرقت عليه الشمس فهو مشرق وكل موضع غربت عليه الشمس فهو مغرب ، كأنه أراد رب جميع ما أشرقت عليه الشمس وغربت .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 6

إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ ٦

Innā zayyannas-samā'ad-dun-yā bizīnatinil-kawākib(i).

Terjemah

Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang) dengan cahayanya, atau hiasan itu berupa bintang-bintang itu sendiri. Pengertian Idhafah di sini mengandung makna bayan atau menjelaskan, perihalnya sama dengan makna qiraat yang menanwinkannya.
" إنا زينا السماء الدنيا بزينة الكواكب "، قرأ عاصم، برواية أبي بكر: (( بزينة )) منونة (( الكواكب )) نصب، أي: بتزييننا الكواكب، وقرأ حمزة ، وحفص: (( بزينة )) منونة، (( الكواكب )) خفضاً على البدل، أي: بزينة بالكواكب، أي: زيناها بالكواكب. وقرأ الآخرون: (( بزينة الكواكب ))، بلا تنوين على الإضافة. قال ابن عباس: بضوء الكواكب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 7

وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَـٰنٍ مَّارِدٍ ٧

Wa ḥifẓam min kulli syaiṭānim mārid(in).

Terjemah

dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sebagai pemelihara) lafal Hifzhan dinashabkan oleh Fi'il yang diperkirakan keberadaannya pada sebelumnya, yakni Kami memelihara langit dengan bintang-bintang atau meteor-meteor (dari setiap) lafal ayat ini berta'alluq kepada Fi'il yang diperkirakan keberadaannya (setan yang durhaka) setan yang membangkang atau tidak mau taat.
( وحفظا ) أي : وحفظناها حفظا ( من كل شيطان مارد ) متمرد يرمون بها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 8

لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ ٨

Lā yassammā‘ūna ilal-mala'il-a‘lā wa yuqżafūna min kulli jānib(in).

Terjemah

syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka tidak dapat mendengar-dengarkan) maksudnya setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan apa yang telah dipelihara oleh-Nya. Lafal ayat ini merupakan jumlah Isti'naf (pembicaraan para malaikat) yang berada di langit. Lafal Yasma'uuna dimuta'addikan dengan huruf Ilaa karena pengertiannya mengandung makna seperti apa yang terdapat di dalam lafal Al-Ishghaa. Menurut suatu qiraat dibaca La Yassamma'uuna dengan memakai Tasydid pada huruf Mim dan Sin-nya, berasal dari lafal Yatasamma'uuna, kemudian huruf Ta diidgamkan kepada huruf Sin, sehingga jadilah Yassamma'uuna (Dan mereka dilempari) yakni setan-setan itu dengan meteor-meteor (dari segala penjuru) langit.
( لا يسمعون ) قرأ حمزة ، والكسائي ، وحفص : " يسمعون " بتشديد السين والميم ، أي : لا يتسمعون ، فأدغمت التاء في السين ، وقرأ الآخرون بسكون السين وتخفيف الميم ، ( إلى الملإ الأعلى ) أي : إلى الكتبة من الملائكة ." والملأ الأعلى " هم الملائكة ؛ لأنهم في السماء ، ومعناه : أنهم لا يستطيعون الاستماع إلى الملأ الأعلى ، ) ( ويقذفون ) يرمون ، ( من كل جانب ) من آفاق السماء بالشهب . )
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 9

دُحُورًا‌ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ ٩

Duḥūraw wa lahum ‘ażābuw wāṣib(un).

Terjemah

Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Untuk mengusir mereka) lafal Duhuuran bentuk Mashdar dari lafal Daharahu, artinya dia mengusir mereka dan menjauhkan mereka, juga menjadi Maf'ul Lah (dan bagi mereka) di akhirat kelak (azab yang kekal) yang abadi.
( دحورا ) يبعدونهم عن مجالس الملائكة ، يقال : دحره دحرا ودحورا ، إذا طرده وأبعده ، ( ولهم عذاب واصب )دائم ، قال مقاتل : دائم إلى النفخة الأولى ، لأنهم يحرقون ويتخبلون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 10

إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ ١٠

Illā man khaṭifal-khaṭfata fa'atba‘ahū syihābun ṡāqib(un).

Terjemah

akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Terkecuali setan yang mencuri-curi -pembicaraan malaikat- dengan sekali curi) lafal Al-Khathfah adalah Mashdar Marrah dan yang diistitsnakan atau yang dikecualikan adalah dhamir yang terkandung di dalam lafal Laa Yasma'uuna. Maksudnya, tiada yang dapat mendengarkan pembicaraan para malaikat kecuali hanya setan yang dapat mencuri-curinya dengan cepat (maka ia dikejar oleh meteor) yakni bintang yang bercahaya (yang melubanginya) yang menembus tubuh setan-setan itu, atau membakarnya, atau membuatnya cacat.
( إلا من خطف الخطفة ) اختلس الكلمة من كلام الملائكة مسارقة ، ) ( فأتبعه ) لحقه ، ( شهاب ثاقب )كوكب مضيء قوي لا يخطئه ، يقتله ، أو يحرقه أو يخبله ، وإنما يعودون إلى استراق السمع مع علمهم بأنهم لا يصلون إليه طمعا في السلامة ونيل المراد ، كراكب البحر . قال عطاء : سمي النجم الذي يرمى به الشياطين ثاقبا لأنه يثقبهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 11

فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ‌ۚ إِنَّا خَلَقْنَـٰهُم مِّن طِينٍ لَّازِبِۭ ١١

Fastaftihim ahum asyaddu khalqan am man khalaqnā, innā khalaqnāhum min ṭīnil lāzib(in).

Terjemah

Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah): "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka tanyakanlah kepada mereka) kepada orang-orang kafir Mekah, kalimat ayat ini mengandung makna Taqrir atau Taubikh, yakni mengandung nada menetapkan atau celaan, ("Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah yang telah Kami ciptakan itu?") yakni para malaikat, langit, bumi dan semua apa yang ada di antara keduanya. Didatangkannya lafal Man mengandung pengertian memprioritaskan makhluk yang berakal. (Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka) asal mereka, yaitu Nabi Adam (dan tanah liat) tanah yang melekat di tangan bilamana dipegang. Maksudnya, kejadian mereka adalah dari sesuatu yang lemah, karena itu janganlah mereka bersikap takabur dan sombong, yakni mengingkari Nabi saw. dan Alquran, yang hal ini dengan mudah dapat mengakibatkan mereka terjerumus ke dalam jurang kebinasaan.
( فاستفتهم ) أي : سلهم ، يعني : أهل مكة ، ( أهم أشد خلقا أم من خلقنا ) يعني : من السماوات والأرض والجبال ، وهذا استفهام بمعنى التقرير ، أي : هذه الأشياء أشد خلقا كما قال : " لخلق السماوات والأرض أكبر من خلق الناس " ( غافر - 57 ) وقال : " أأنتم أشد خلقا أم السماء بناها " ( النازعات - 27 ) .وقيل : " أم من خلقنا " يعني : من الأمم الخالية ؛ لأن " من " يذكر فيمن يعقل ، يقول : إن هؤلاء ليسوا بأحكم خلقا من غيرهم من الأمم ، وقد أهلكناهم بذنوبهم فما الذي يؤمن هؤلاء من العذاب ؟ ثم ذكر خلق الإنسان ، فقال :( إنا خلقناهم من طين لازب ) يعني : جيد حر لاصق يعلق باليد ، ومعناه اللازم ، أبدل الميم باء كأنه يلزم اليد . وقال مجاهد والضحاك : منتن .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 12

بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ ١٢

Bal ‘ajibta wa yaskharūn(a).

Terjemah

Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Bahkan) lafal Bal di sini menunjukkan arti Intiqal, yakni perpindahan dari suatu topik pembicaraan kepada pembicaraan yang lain, yaitu pembahasan mengenai keadaan Nabi Muhammad dan orang-orang kafir Mekah (kamu heran) pembicaraan ayat ini ditujukan kepada Nabi saw. yakni kamu heran akan keingkaran mereka terhadapmu (dan) mereka (menghinakan kamu) karena keherananmu itu.
( بل عجبت ) قرأ حمزة ، والكسائي : بضم التاء ، وهي قراءة ابن مسعود ، وابن عباس . والعجب من الله - عز وجل - ليس كالتعجب من الآدميين ، كما قال : " فيسخرون منهم سخر الله منهم " ( التوبة - 79 ) ، وقال عز وجل : " نسوا الله فنسيهم " ( التوبة - 67 ) ، فالعجب من الآدميين : إنكاره وتعظيمه ، والعجب من الله - تعالى - قد يكون بمعنى الإنكار والذم ، وقد يكون بمعنى الاستحسان والرضا كما جاء في الحديث : " عجب ربكم من شاب ليست له صبوة " .وجاء في الحديث : " عجب ربكم من سؤالكم وقنوطكم وسرعة إجابته إياكم "وسئل الجنيد عن هذه الآية فقال : إن الله لا يعجب من شيء ، ولكن الله وافق رسوله لما عجب رسوله فقال : " وإن تعجب فعجب قولهم " ( الرعد - 5 ) أي : هو كما تقوله .وقرأ الآخرون بفتح التاء على خطاب النبي - صلى الله عليه وسلم - : أي : عجبت من تكذيبهم إياك ، ) ( ويسخرون ) من تعجبك .قال قتادة : عجب النبي - صلى الله عليه وسلم - من هذا القرآن حين أنزل وضلال بني آدم ، وذلك أن النبي - صلى الله عليه وسلم - كان يظن أن كل من يسمع القرآن يؤمن به ، فلما سمع المشركون القرآن سخروا منه ولم يؤمنوا به ، فعجب من ذلك النبي - صلى الله عليه وسلم - ، فقال الله تعالى : " بل عجبت ويسخرون " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 13

وَإِذَا ذُكِّرُواْ لَا يَذْكُرُونَ ١٣

Wa iżā żukkirū lā yażkurūn(a).

Terjemah

Dan apabila mereka diberi pelajaran mereka tiada mengingatnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apabila mereka diberi pelajaran) maksudnya, dinasihati dengan ayat-ayat Alquran (mereka tiada mengingatinya) mereka tidak menjadikannya sebagai pelajaran.
( وإذا ذكروا لا يذكرون ) أي : إذا وعظوا بالقرآن لا يتعظون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 14

وَإِذَا رَأَوْاْ ءَايَةً يَسْتَسْخِرُونَ ١٤

Wa iżā ra'au āyatay yastaskhirūn(a).

Terjemah

Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah) seperti terbelahnya bulan (mereka sangat menghinakan) mereka menghina dan mengejeknya.
( وإذا رأوا آية ) قال ابن عباس ومقاتل : يعني انشقاق القمر ) ( يستسخرون ) يسخرون ويستهزءون ، وقيل : يستدعي بعضهم عن بعض السخرية .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 15

وَقَالُوٓاْ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ ١٥

Wa qālū in hāżā illā siḥrum mubīn(un).

Terjemah

Dan mereka berkata "Ini tiada lain hanyalah sihir yang nyata.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mereka berkata) sehubungan dengan adanya tanda kebesaran Allah itu, ("Tiada lain) tidak lain (ini hanyalah sihir yang nyata") jelas sihirnya. Kemudian mereka berkata seraya mengingkari adanya hari berbangkit:
( وقالوا إن هذا إلا سحر مبين ) يعني سحر بين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 16

أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ ١٦

A'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).

Terjemah

Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang-belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan?) lafal A-idzaa dan A-innaa dapat pula dibaca Tas-hil, sehingga bacaannya menjadi Ayidzaa dan Ayinnaa.
" أإذا متنا وكنا ترابا وعظاما أإنا لمبعوثون ".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 17

أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ ١٧

Awa ābā'unal-awwalūn(a).

Terjemah

Dan apakah bapak-bapak kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)"?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apakah bapak-bapak kami yang telah dahulu) kalau dibaca Au berarti huruf 'Athaf, jika dibaca Awa, berarti huruf Istifham, Wawu-nya adalah huruf 'Athaf, sedangkan Ma'thuf 'Alaihnya adalah Inna dan Isimnya secara Mahall, atau di'athafkan kepada Dhamir yang terkandung di dalam lafal Lamab'uutsuuna, Hamzah Istifham sebagai pemisahnya. Maksudnya, apakah bapak-bapak kami yang telah dahulu akan dibangkitkan pula?
" أو آباؤنا الأولون " أي: وآباؤنا الأولون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 18

قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَٲخِرُونَ ١٨

Qul na‘am wa antum dākhirūn(a).

Terjemah

Katakanlah: "Ya, dan kamu akan terhina"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Katakanlah kepada mereka, "Ya) mereka pasti dibangkitkan hidup kembali (dan kalian akan terhina") kalian akan menjadi orang-orang yang terhina karenanya.
( قل نعم ) تبعثون ، ( وأنتم داخرون ) صاغرون ، والدخور أشد الصغار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 19

فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٲحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ ١٩

Fa'innamā hiya zajratuw wāḥidatun fa'iżā hum yanẓurūn(a).

Terjemah

Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka meIihatnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanyalah dengan) dhamir pada ayat ini bersifat Mubham, kurang jelas, lalu ditafsirkan oleh ayat selanjutnya (suatu teriakan) atau satu hardikan saja (maka tiba-tiba mereka) yakni makhluk semuanya, menjadi hidup kembali seraya (melihat) apa yang dilakukan terhadap diri mereka.
( فإنما هي ) أي : قصة البعث أو القيامة ، ) ( زجرة ) أي : صيحة ، ) ( واحدة ) يعني : نفخة البعث ، ( فإذا هم ينظرون ) أحياء .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 20

وَقَالُواْ يَـٰوَيْلَنَا هَـٰذَا يَوْمُ ٱلدِّينِ ٢٠

Wa qālū yā wailanā hāżā yaumud-dīn(i).

Terjemah

Dan mereka berkata: "Aduhai celakalah kita!" Inilah hari pembalasan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mereka berkata) yakni orang-orang kafir, ("Aduhai!) lafal Ya di sini menunjukkan makna Tanbih (celakalah kita") binasalah kita. Lafal Al-Wail merupakan bentuk Mashdar yang tidak mempunyai kata kerja dari lafalnya sendiri. Kemudian para malaikat berkata kepada orang-orang kafir itu. (Inilah hari pembalasan) hari penghisaban amal perbuatan dan pembalasannya.
( وقالوا ياويلنا هذا يوم الدين ) أي : يوم الحساب ويوم الجزاء .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 21

هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ ٢١

Hāżā yaumul-faṣlil-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).

Terjemah

Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Inilah hari keputusan) di antara para makhluk semuanya (yang kalian selalu mendustakannya.)
( هذا يوم الفصل ) يوم القضاء ، وقيل : يوم الفصل بين المحسن والمسيء ، ( الذي كنتم به تكذبون ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 22

۞ ٱحْشُرُواْ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ وَأَزْوَٲجَهُمْ وَمَا كَانُواْ يَعْبُدُونَ ٢٢

Uḥsyurul-lażīna ẓalamū wa azwājahum wa mā kānū ya‘budūn(a).

Terjemah

(kepada malaikat diperintahkan): "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Kemudian diperintahkan kepada para malaikat itu, ("Kumpulkanlah orang-rang yang zalim) yaitu orang-orang yang berbuat aniaya terhadap diri mereka sendiri karena mereka telah berbuat kemusyrikan (beserta teman sejawat mereka) teman-teman karib mereka, yaitu setan-setan (dan sesembahan-sesembahan yang selalu mereka sembah.)
( احشروا الذين ظلموا ) أي : أشركوا ، اجمعوهم إلى الموقف للحساب والجزاء ، ) ( وأزواجهم ) أشباههم وأتباعهم وأمثالهم .قال قتادة والكلبي : كل مع عمل مثل عملهم ، فأهل الخمر مع أهل الخمر ، وأهل الزنا مع أهل الزنا .وقال الضحاك ومقاتل : قرناءهم من الشياطين ، كل كافر مع شيطانه في سلسلة . وقال الحسن : وأزواجهم المشركات .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 23

مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٲطِ ٱلْجَحِيمِ ٢٣

Min dūnillāhi fahdūhum ilā ṣirāṭil-jaḥīm(i).

Terjemah

selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Selain Allah) yaitu berhala-berhala (maka tunjukkanlah kepada mereka) dan giringlah mereka (ke jalan jahim) atau jalan ke neraka.
( وما كانوا يعبدون من دون الله ) في الدنيا ، يعني : الأوثان والطواغيت . وقال : مقاتل : يعني إبليس وجنوده ، واحتج بقوله : " أن لا تعبدوا الشيطان " ( يس - 60 ) .( فاهدوهم إلى صراط الجحيم ) قال ابن عباس : دلوهم إلى طريق النار . وقال ابن كيسان : قدموهم . والعرب تسمي السابق هاديا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 24

وَقِفُوهُمْ‌ۖ إِنَّهُم مَّسْــُٔولُونَ ٢٤

Waqifūhum innahum mas'ūlūn(a).

Terjemah

Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya:

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan tahanlah mereka) di tempat perhentian atau Ash-Shirat (karena sesungguhnya mereka akan ditanya") mengenai semua perkataan dan perbuatan mereka.
( وقفوهم ) احبسوهم ، يقال : وقفته وقفا فوقف وقوفا .قال المفسرون : لما سيقوا إلى النار حبسوا عند الصراط لأن السؤال عند الصراط ، فقيل : وقفوهم ( إنهم مسئولون ) قال ابن عباس : عن جميع أقوالهم وأفعالهم .وروي عنه : عن : لا إله إلا الله .وفي الخبر عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال : " لا تزول قدما ابن آدم يوم القيامة حتى يسأل عن أربعة أشياء : عن شبابه فيما أبلاه ، وعن عمره فيما أفناه ، وعن ماله من أين اكتسبه وفيم أنفقه ، وعن علمه ماذا عمل به " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 25

مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ ٢٥

Mā lakum lā tanāṣarūn(a).

Terjemah

"Kenapa kamu tidak tolong menolong?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Dikatakan kepada mereka dengan nada yang mengandung penghinaan dan cemoohan, ("Kenapa kalian tidak tolong-menolong") maksudnya mengapa sebagian di antara kalian tidak menolong kepada sebagian yang lain sebagaimana keadaan kalian waktu di dunia? Dan dikatakan pula kepada mereka:
( ما لكم لا تناصرون ) أي : لا تتناصرون ، يقال لهم توبيخا : ما لكم لا ينصر بعضكم بعضا ، يقول لهم خزنة النار . هذا جواب لأبي جهل حين قال يوم بدر : " نحن جميع منتصر " ( القمر - 44 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 26

بَلْ هُمُ ٱلْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ ٢٦

Bal humul-yauma mustaslimūn(a).

Terjemah

Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri) atau mereka itu tunduk dalam keadaan penuh kehinaan.
فقال الله تعالى : ( بل هم اليوم مستسلمون ) قال ابن عباس : خاضعون . وقال الحسن : منقادون ، يقال : استسلم للشيء إذا انقاد له وخضع له ، والمعنى : هم اليوم أذلاء منقادون لا حيلة لهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 27

وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ ٢٧

Wa aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).

Terjemah

Sebahagian dan mereka menghadap kepada sebahagian yang lain berbantah-bantahan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sebagian dari mereka menghadap kepada sebagian yang lain berbantah-bantahan") saling cela-mencela dan saling bantah-membantah.
( وأقبل بعضهم على بعض ) أي : الرؤساء والأتباع ) ( يتساءلون ) يتخاصمون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 28

قَالُوٓاْ إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ ٱلْيَمِينِ ٢٨

Qālū innakum kuntum ta'tūnanā ‘anil-yamīn(i).

Terjemah

Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dan kanan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka berkata) yaitu sebagian dari pengikut-pengikut mereka berkata kepada para pemimpin mereka, ("Sesungguhnya kalianlah yang datang kepada kami dari kanan") maksudnya, dari segi yang kami merasa percaya kepada kalian karena kalian telah bersumpah kepada kami, bahwa kalian adalah orang-orang yang benar, karenanya kami percaya kepada kalian, dan kami mengikuti kalian. Maksudnya sesungguhnya kalian telah menyesatkan kami.
( قالوا ) أي : الأتباع للرؤساء ، ( إنكم كنتم تأتوننا عن اليمين ) أي : من قبل الدين فتضلوننا عنه وتروننا أن الدين ما تضلوننا به ، قاله الضحاك . وقال مجاهد : عن الصراط الحق ، واليمين عبارة عن الدين والحق ، كما أخبر الله - تعالى - عن إبليس : " ثم لآتينهم من بين أيديهم ومن خلفهم وعن أيمانهم " ( الأعراف - 17 ) فمن أتاه الشيطان من قبل اليمين أتاه من قبل الدين فلبس عليه الحق .وقال بعضهم : كان الرؤساء يحلفون لهم أن ما يدعونهم إليه هو الحق ، فمعنى قوله : " تأتوننا عن اليمين " أي : من ناحية الأيمان التي كنتم تحلفونها فوثقنا بها .وقيل : " عن اليمين " أي : عن القوة والقدرة ، كقوله : " لأخذنا منه باليمين " ( الحاقة - 45 ) ، والمفسرون على القول الأول .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 29

قَالُواْ بَل لَّمْ تَكُونُواْ مُؤْمِنِينَ ٢٩

Qālū bal lam takūnū mu'minīn(a).

Terjemah

Pemimpin-pemimpin mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka berkata) yakni pemimpin-pemimpin yang diikuti oleh mereka ("Sebenarnya kalianlah yang tidak beriman") dan sesungguhnya tidak akan percaya penyesatan yang kami lakukan seandainya kalian adalah orang-orang yang beriman, niscaya kalian akan ingkar terhadap kami.
( قالوا ) يعني : الرؤساء للأتباع ، ( بل لم تكونوا مؤمنين ) لم تكونوا على الحق فنضلكم عنه ، أي : إنما الكفر من قبلكم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 30

وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَـٰنِۭ‌ۖ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًا طَـٰغِينَ ٣٠

Wa mā kāna lanā ‘alaikum min sulṭān(in), bal kuntum qauman ṭāgīn(a).

Terjemah

Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadap kalian) kami tidak mempunyai kemampuan untuk memaksa kalian mengikuti kami (bahkan kalianlah kaum yang melampaui batas) maksudnya, orang-orang yang sesat seperti kami.
( وما كان لنا عليكم من سلطان ) من قوة وقدرة فنقهركم على متابعتنا ، ( بل كنتم قوما طاغين ) ضالين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 31

فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ‌ۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ ٣١

Fa ḥaqqa ‘alainā qaulu rabbinā, innā lażā'iqūn(a).

Terjemah

Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka pastilah) atau tetaplah (atas kita) semua (putusan Rabb kita) yakni azab-Nya, yaitu sebagaimana yang telah diungkapkan-Nya pada ayat yang lain, "Sesungguhnya Aku akan penuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia bersama-sama." (Q.S. As-Sajdah, 13). (sesungguhnya kita) semua (akan merasakan) azab dengan adanya keputusan itu, yang akhirnya membuat mereka berkata:
( فحق ) وجب ، ) ( علينا ) جميعا ، ) ( قول ربنا ) يعني : كلمة العذاب ، وهي قوله : " لأملأن جهنم من الجنة والناس أجمعين " ( السجدة - 13 ) ( إنا لذائقون ) العذاب ، أي أن الضال والمضل جميعا في النار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 32

فَأَغْوَيْنَـٰكُمْ إِنَّا كُنَّا غَـٰوِينَ ٣٢

Fa agwainākum innā kunnā gāwīn(a).

Terjemah

Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka kami telah menyesatkan kalian) sebagai penjelasan dari perkataan mereka yang disitir oleh firman-Nya (sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.)
( فأغويناكم ) فأضللناكم عن الهدى ودعوناكم إلى ما كنا عليه ) ( إنا كنا غاوين ) ضالين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 33

فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍ فِى ٱلْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ ٣٣

Fa innahum yauma'iżin fil-‘ażābi musytarikūn(a).

Terjemah

Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Allah swt. berfirman, (Maka sesungguhnya mereka pada hari itu) pada hari kiamat (bersama-sama dalam azab) karena mereka bersekutu dalam kesesatan.
قال الله - عز وجل - : ( فإنهم يومئذ في العذاب مشتركون ) الرؤساء والأتباع .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 34

إِنَّا كَذَٲلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ ٣٤

Innā każālika naf‘alu bil-mujrimīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya demikianlah) artinya, sebagaimana Kami memperlakukan mereka (Kami berbuat terhadap orang-orang yang jahat) selain mereka. Yakni Kami pasti akan mengazab orang yang sesat beserta pengikut-pengikutnya.
" إنا كذلك نفعل بالمجرمين"، قال ابن عباس: الذين جعلوا لله شركاء.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 35

إِنَّهُمْ كَانُوٓاْ إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ ٣٥

Innahum kānū iżā qīla lahum lā ilāha illallāhu yastakbirūn(a).

Terjemah

Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: "Laa ilaaha illallah" (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya mereka) yaitu orang-orang tersebut; dialamatkan kepada mereka karena berdasarkan penjelasan selanjutnya yaitu (dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Laa Ilaaha Illallaah") Tiada Tuhan melainkan Allah, (mereka menyombongkan diri.)
( إنهم كانوا إذا قيل لهم لا إله إلا الله يستكبرون ) يتكبرون عن كلمة التوحيد ، ويمتنعون منها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 36

وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓاْ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونِۭ ٣٦

Wa yaqūlūna a'innā latārikū ālihatinā lisyā‘irim majnūn(in).

Terjemah

dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mereka berkata, "Apakah sesungguhnya kami) lafal A-innaa dapat pula dibaca Ayinnaa (harus meninggalkan sesembahan-sesembahan kami karena seorang penyair gila?") yakni demi karena Muhammad.
( ويقولون أئنا لتاركو آلهتنا لشاعر مجنون ) يعنون النبي - صلى الله عليه وسلم - .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 37

بَلْ جَآءَ بِٱلْحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلْمُرْسَلِينَ ٣٧

Bal jā'a bil-ḥaqqi wa ṣaddaqal-mursalīn(a).

Terjemah

Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Allah swt. berfirman: (Sebenarnya dia Muhammad telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul) yang juga datang membawa kebenaran, yaitu kalimat Laa Ilaaha Illallaah/tidak ada Tuhan selain Allah.
قال الله - عز وجل - ردا عليهم : ) ( بل جاء ) محمد ، ( بالحق وصدق المرسلين ) أي : أنه أتى بما أتى به المرسلون قبله .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 38

إِنَّكُمْ لَذَآئِقُواْ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَلِيمِ ٣٨

Innakum lażā'iqul-‘ażābil-alīm(i).

Terjemah

Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya kalian) di dalam ungkapan ini terkandung Iltifat karena seharusnya Innahum (pasti akan merasakan azab yang pedih.)
" إنكم لذائقوا العذاب الأليم "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 39

وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ٣٩

Wa mā tujzauna illā mā kuntum ta‘malūn(a).

Terjemah

Dan kamu tidak diberi pembalasan melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kalian tidak diberi pembalasan melainkan) pembalasan (apa yang telah kalian kerjakan.)
( وما تجزون إلا ما كنتم تعملون ) في الدنيا من الشرك .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 40

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ ٤٠

Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).

Terjemah

tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan) yakni hamba-hamba Allah yang beriman, Istitsna di sini bersifat Munqathi', dan pembalasannya disebutkan pada firman selanjutnya, yaitu:
( إلا عباد الله المخلصين ) الموحدين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 41

أُوْلَـٰٓئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُومٌ ٤١

Ulā'ika lahum rizqum ma‘lūm(un).

Terjemah

Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka itu memperoleh) di dalam surga (rezeki yang tertentu) setiap pagi dan sorenya.
" أولئك لهم رزق معلوم "، يعني: بكرة وعشياً [كما قال: " ولهم رزقهم فيها بكرةً وعشياً " (مريم-62)].
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 42

فَوَٲكِهُ‌ۖ وَهُم مُّكْرَمُونَ ٤٢

Fawākihu wa hum mukramūn(a).

Terjemah

yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu buah-buahan) menjadi Badal atau 'Athaf Bayan dari lafal Rizqun; yaitu bermacam-macam rezeki yang dimakan hanya untuk dinikmati, bukan untuk memelihara kesehatan, karena penduduk surga tidak perlu lagi memelihara kesehatan sebab mereka telah diciptakan untuk hidup abadi dan sehat selama-lamanya. (Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan) dengan pahala yang berlimpah dari Allah swt.
( فواكه ) جمع الفاكهة ، وهي الثمار كلها رطبها ويابسها ، وهي كل طعام يؤكل للتلذذ لا للقوت ، ( وهم مكرمون ) بثواب الله .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 43

فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ ٤٣

Fī jannātin na‘īm(i).

Terjemah

di dalam surga-surga yang penuh nikmat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Di dalam surga-surga yang penuh nikmat.)
" في جنات النعيم "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 44

عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَـٰبِلِينَ ٤٤

‘Alā sururim mutaqābilīn(a).

Terjemah

di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan) artinya, sebagian dari mereka duduk menghadap kepada sebagian yang lain, sehingga sebagian dari mereka tidak melihat tengkuk sebagian yang lainnya.
( في جنات النعيم على سرر متقابلين ) لا يرى بعضهم قفا بعض .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 45

يُطَافُ عَلَيْهِم بِكَأْسٍ مِّن مَّعِينِۭ ٤٥

Yuṭāfu ‘alaihim bika'sim mim ma‘īn(in).

Terjemah

Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Diedarkan kepada mereka) maksudnya, kepada masing-masing di antara mereka diedarkan (gelas) yaitu tempat untuk minum berikut minumannya (yang berisikan khamar dari sungai khamar) yang mengalir bagaikan sungai di bumi.
( يطاف عليهم بكأس ) إناء فيه شراب ولا يكون كأسا حتى يكون فيه شراب ، وإلا فهو إناء ، ( من معين ) خمر جارية في الأنهار ظاهرة تراها العيون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 46

بَيْضَآءَ لَذَّةٍ لِّلشَّـٰرِبِينَ ٤٦

Baiḍā'a lażżatil lisy-syāribīn(a).

Terjemah

(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Warnanya putih) lebih putih daripada air susu (sedap rasanya) sangat lezat rasanya (bagi orang-orang yang minum) berbeda dengan khamar di dunia yang apabila diminum rasanya tidak enak.
( بيضاء ) قال الحسن : خمر الجنة أشد بياضا من اللبن ، ) ( لذة ) أي : لذيذة ، ) ( للشاربين ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 47

لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ ٤٧

Lā fīhā gauluw wa lā hum ‘anhā yunzafūn(a).

Terjemah

Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tidak ada di dalam khamar itu alkohol) yakni zat yang membuat akal mereka mabuk (dan mereka tiada mabuk karenanya) dapat dibaca Yunzafuuna atau yanzifuuna, yang berasal dari kalimat, Nazafasy Syaaribu, dan Anzafa, artinya memabukkan; maksudnya khamar surga itu tidak memabukkan berbeda halnya dengan khamar di dunia.
( لا فيها غول ) قال الشعبي : لا تغتال عقولهم فتذهب بها . قال الكلبي : إثم . وقال قتادة : وجع البطن . وقال الحسن : صداع .وقال أهل المعاني : " الغول " فساد يلحق في خفاء ، يقال : اغتاله اغتيالا إذا أفسد عليه أمره في خفية ، وخمرة الدنيا يحصل منها أنواع من الفساد منها السكر وذهاب العقل ، ووجع البطن ، والصداع ، والقيء ، والبول ، ولا يوجد شيء من ذلك في خمر الجنة .( ولا هم عنها ينزفون ) قرأ حمزة والكسائي : " ينزفون " بكسر الزاي ، وافقهما عاصم في الواقعة ، وقرأ الآخرون بفتح الزاي فيهما ، فمن فتح الزاي فمعناه : لا يغلبهم على عقولهم ولا يسكرون يقال : نزف الرجل فهو منزوف ونزيف إذا سكر ، ومن كسر الزاي فمعناه : لا ينفد شرابهم ، يقال : أنزف الرجل فهو منزوف ، إذا فنيت خمره .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 48

وَعِندَهُمْ قَـٰصِرَٲتُ ٱلطَّرْفِ عِينٌ ٤٨

Wa ‘indahum qāṣirātuṭ-ṭarfi ‘īn(un).

Terjemah

Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya) yaitu bidadari-bidadari yang selalu menundukkan pandangan matanya, atau dengan kata lain mereka hanya memandang suami-suami mereka saja dan tidak memandang orang lain, karena menurut mereka suami-suami mereka adalah orang-orang yang paling cakap (dan jelita matanya) artinya mata bidadari-bidadari itu sangat jelita.
( وعندهم قاصرات الطرف ) حابسات الأعين غاضات الجفون ، قصرن أعينهن على أزواجهن لا ينظرن إلى غيرهم ، ) ( عين ) أي : حسان الأعين ، يقال : رجل أعين وامرأة عيناء ونساء عين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 49

كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ ٤٩

Ka'annahum baiḍum maknūn(un).

Terjemah

seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Seakan-akan mereka) yakni warna kulit mereka (adalah telur) burung unta (yang tersimpan dengan baik) bagaikan telur burung unta yang terlindungi oleh bulu induknya, sehingga tidak ada suatu debu pun yang menempel padanya, demikian pula warnanya, putih kekuning-kuningan, warna kulit seperti itu adalah warna kulit wanita yang paling cantik.
( كأنهن بيض ) جمع البيضة ) ( مكنون ) مصون مستور ، وإنما ذكر " المكنون والبيض " جمعا ؛ لأنه رده إلى اللفظ .قال الحسن : شبههن ببيض النعامة تكنها بالريش من الريح والغبار ، فلونها أبيض في صفرة . ويقال : هذا أحسن ألوان النساء أن تكون المرأة بيضاء مشربة صفرة ، والعرب تشبهها ببيضة النعامة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 50

فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ ٥٠

Fa'aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).

Terjemah

Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap-cakap.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu sebagian mereka menghadap) yakni sebagian penduduk surga (kepada sebagian yang lain sambil bercakap-cakap) mengenai apa yang telah mereka lakukan di dunia.
( فأقبل بعضهم على بعض يتساءلون ) يعني : أهل الجنة في الجنة يسأل بعضهم بعضا عن حاله في الدنيا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 51

قَالَ قَآئِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّى كَانَ لِى قَرِينٌ ٥١

Qāla qā'ilum minhum innī kāna lī qarīn(un).

Terjemah

Berkatalah salah seorang di antara mereka: "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu di dunia mempunyai seorang teman) yakni teman yang ingkar kepada adanya hari berbangkit.
( قال قائل منهم ) يعني : من أهل الجنة : ( إني كان لي قرين ) في الدنيا ينكر البعث .قال مجاهد : كان شيطانا . وقال الآخرون : كان من الإنس . وقال مقاتل : كانا أخوين . وقال الباقون : كانا شريكين أحدهما كافر اسمه قطروس ، والآخر مؤمن اسمه يهوذا ، وهما اللذان قص الله - تعالى - خبرهما في سورة الكهف في قوله تعالى : " واضرب لهم مثلا رجلين " ( الكهف - 32 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 52

يَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُصَدِّقِينَ ٥٢

Yaqūlu a'innaka laminal-muṣaddiqīn(a).

Terjemah

yang berkata: "Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang berkata,) kepadaku dengan nada yang mengejek, ('Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan) adanya hari berbangkit?
( يقول أئنك لمن المصدقين ) بالبعث .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 53

أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَدِينُونَ ٥٣

A'iżā mitnā wa kunnā turāban a'innā lamadīnūn(a).

Terjemah

Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah apabila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah sesungguhnya kita) kedua huruf Hamzah pada ketiga tempat yang disebutkan di atas, yaitu A-innaka, A-idzaa dan A-innaa boleh dibaca Tahqiq dan boleh pula dibaca Tas-hil (benar-benar akan dibangkitkan untuk diberi pembalasan?') maksudnya akan dibalas dan dihisab? Ia ternyata ingkar kepada hal tersebut.
( أئذا متنا وكنا ترابا وعظاما أئنا لمدينون ) مجزيون ومحاسبون وهذا استفهام إنكار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 54

قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ ٥٤

Qāla hal antum muṭṭali‘ūn(a).

Terjemah

Berkata pulalah ia: "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Berkata pulalah ia) yaitu penghuni surga yang mengatakan demikian kepada temannya ('Maukah kamu melihat keadaan temanku itu?'") maksudnya bersama-sama untuk melihat apa yang dialami temannya di dalam neraka? Temannya menjawab, "Tidak mau."
( قال ) الله تعالى لأهل الجنة : ( هل أنتم مطلعون ) إلى النار ، وقيل : يقول المؤمن لإخوانه من أهل الجنة : هل أنتم مطلعون إلى النار لننظر كيف منزلة أخي ، فيقول أهل الجنة : أنت أعرف به منا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 55

فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِى سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ ٥٥

Faṭṭala‘a fa ra'āhu fī sawā'il-jaḥīm(i).

Terjemah

Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka ia meninjaunya) yakni orang yang mengatakan demikian itu dari sebagian jendela surga (lalu ia melihat temannya itu) yaitu temannya yang ingkar kepada adanya hari berbangkit itu (di tengah-tengah neraka menyala-nyala) berada di tengah-tengah neraka Jahim.
( فاطلع ) قال ابن عباس : إن في الجنة كوى ينظر أهلها منها إلى النار فاطلع هذا المؤمن ، ( فرآه في سواء الجحيم ) فرأى قرينه في وسط النار ، وإنما سمي وسط الشيء سواء لاستواء الجوانب منه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 56

قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرْدِينِ ٥٦

Qāla tallāhi in kitta laturdīn(i).

Terjemah

Ia berkata (pula): "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ia berkata pula) dengan nada mengejek, ("Demi Allah, sesungguhnya) lafal In di sini adalah bentuk Takhfif dari Inna (kamu benar-benar hampir) kamu hampir saja (mencelakakanku) membinasakan aku melalui penyesatanmu itu.
( قال ) له : ( تالله إن كدت لتردين ) والله لقد كدت أن تهلكني . قال مقاتل : والله لقد كدت أن تغويني ، ومن أغوى إنسانا فقد أهلكه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 57

وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّى لَكُنتُ مِنَ ٱلْمُحْضَرِينَ ٥٧

Wa lau lā ni‘matu rabbī lakuntu minal-muḥḍarīn(a).

Terjemah

jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Jika tidak karena nikmat Rabbku) atas diriku yaitu berupa iman (pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret) bersamamu ke dalam neraka. Dan penduduk surga berkata,
( ولولا نعمة ربي ) رحمته وإنعامه علي بالإسلام ، ( لكنت من المحضرين ) معك في النار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 58

أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ ٥٨

Afamā naḥnu bimayyitīn(a).

Terjemah

Maka apakah kita tidak akan mati?,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apakah kita tidak akan mati.)
" أفما نحن بميتين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 59

إِلَّا مَوْتَتَنَا ٱلْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ ٥٩

Illā mautatunal-ūlā wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).

Terjemah

melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Melainkan hanya kematian kita yang pertama) yakni kematian kita di dunia (dan kita tidak akan disiksa di akhirat ini?") Istifham atau kata tanya di sini mengandung makna menetapkan kenikmatan yang mereka rasakan dan sebagai ungkapan rasa syukur mereka atas nikmat yang telah dilimpahkan Allah kepada diri mereka, yaitu mereka dijadikan hidup abadi dengan penuh kenikmatan dan tidak disiksa untuk selama-lamanya.
( إلا موتتنا الأولى ) في الدنيا ( وما نحن بمعذبين ) قال بعضهم : يقول هذا أهل الجنة للملائكة حين يذبح الموت : أفما نحن بميتين ؟ فتقول لهم الملائكة : لا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 60

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ ٦٠

Inna hāżā lahuwal-fauzul-‘aẓīm(u).

Terjemah

Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya ini) yakni apa yang Aku jelaskan mengenai keadaan penduduk surga (benar-benar kemenangan yang besar.)
فيقولون ( إن هذا لهو الفوز العظيم ) وقيل : إنما يقولونه على جهة الحديث بنعمة الله عليهم في أنهم لا يموتون ولا يعذبون . وقيل : يقوله المؤمن لقرينه على جهة التوبيخ بما كان ينكره .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 61

لِمِثْلِ هَـٰذَا فَلْيَعْمَلِ ٱلْعَـٰمِلُونَ ٦١

Limiṡli hāżā falya‘malil-‘āmilūn(a).

Terjemah

Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang beramal) menurut suatu pendapat, bahwa perkataan ini ditujukan kepada mereka. Dan menurut pendapat yang lain disebutkan, bahwa merekalah yang mengatakan demikian.
قال الله تعالى : ( لمثل هذا فليعمل العاملون ) أي : لمثل هذا المنزل ولمثل هذا النعيم الذي ذكره من قوله : " أولئك لهم رزق معلوم " إلى " فليعمل العاملون " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 62

أَذَٲلِكَ خَيْرٌ نُّزُلاً أَمْ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ ٦٢

Ażālika khairun nuzulan am syajaratuz-zaqqūm(i).

Terjemah

(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah yang demikian itu) hal-hal yang telah disebutkan bagi ahli surga itu (merupakan hidangan yang lebih baik) suguhan atau hidangan yang diperuntukkan menjamu tamu atau orang yang menginap (ataukah pohon zaqqum) yang disediakan buat ahli neraka; pohon zaqqum adalah pohon yang paling buruk dan sangat pahit rasanya, tempat asalnya adalah Tihamah. Allah menumbuhkan pohon itu di dalam neraka Jahim, sebagaimana yang akan diterangkan nanti.
( أذلك ) أي : ذلك الذي ذكر لأهل الجنة ، ( خير نزلا أم شجرة الزقوم ) التي هي نزل أهل النار ، والزقوم : ثمرة شجرة خبيثة مرة كريهة الطعم ، يكره أهل النار على تناولها ، فهم يتزقمونه على أشد كراهية ، ومنه قولهم : تزقم الطعام إذا تناوله على كره ومشقة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 63

إِنَّا جَعَلْنَـٰهَا فِتْنَةً لِّلظَّـٰلِمِينَ ٦٣

Innā ja‘alnāhā fitnatal liẓ-ẓālimīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu) artinya ditumbuhkannya pohon tersebut di dalam neraka (sebagai fitnah bagi orang-orang yang lalim) yakni orang-orang kafir Mekah, karena mereka telah mengatakan, bahwa api itu membakar pohon, mana mungkin di dalam neraka dapat ditumbuhkan pohon.
( إنا جعلناها فتنة للظالمين ) الكافرين وذلك أنهم قالوا : كيف يكون في النار شجرة والنار تحرق الشجر ؟ وقال ابن الزبعرى لصناديد قريش : إن محمدا يخوفنا بالزقوم ، والزقوم بلسان بربر : الزبد والتمر ، فأدخلهم أبو جهل بيته وقال : يا جارية زقمينا ، فأتتهم بالزبد والتمر ، فقال : تزقموا فهذا ما يوعدكم به محمد .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 64

إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِىٓ أَصْلِ ٱلْجَحِيمِ ٦٤

Innahā syajaratun takhruju fī aṣlil-jaḥīm(i).

Terjemah

Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dan dasar neraka yang menyala.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka yang menyala) yakni dari dasar neraka Jahanam, dan ranting-rantingnya mencuat sampai ke relung-relungnya.
فقال الله تعالى : ( إنها شجرة تخرج في أصل الجحيم ) قعر النار ، قال الحسن : أصلها في قعر جهنم وأغصانها ترتفع إلى دركاتها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 65

طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَـٰطِينِ ٦٥

Ṭal‘uhā ka'annahū ru'ūsusy-syayāṭīn(i).

Terjemah

mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mayangnya) diserupakan dengan mayang pohon kurma (seperti kepala setan-setan) maksudnya, seperti ular-ular yang sangat buruk dan menjijikkan tampangnya.
) ( طلعها ) ثمرها سمي طلعا لطلوعه ، ( كأنه رءوس الشياطين ) قال ابن عباس - رضي الله عنهما - : هم الشياطين بأعيانهم شبه بها لقبحها ؛ لأن الناس إذا وصفوا شيئا بغاية القبح قالوا : كأنه شيطان ، وإن كانت الشياطين لا ترى لأن قبح صورتها متصور في النفس ، وهذا معنى قول ابن عباس والقرظي . وقال بعضهم : أراد بالشياطين الحيات ، والعرب تسمي الحية القبيحة المنظر شيطانا .وقيل : هي شجرة قبيحة مرة منتنة تكون في البادية تسميها العرب رءوس الشياطين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 66

فَإِنَّهُمْ لَأَكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِــُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ ٦٦

Fa innahum la'ākilūna minhā fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).

Terjemah

Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka sesungguhnya mereka) yakni orang-orang kafir (benar-benar memakan sebagian dari pohon itu) sekalipun rasanya sangat memuakkan, karena mereka dalam keadaan sangat lapar (maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.)
( فإنهم لآكلون منها فمالئون منها البطون ) والملء : حشو الوعاء لا يحتمل الزيادة عليه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 67

ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ ٦٧

Ṡumma inna lahum ‘alaihā lasyaubam min ḥamīm(in).

Terjemah

Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas) yang mereka minum, hingga bercampur di dalam perut mereka apa yang mereka makan dan apa yang mereka minum itu.
( ثم إن لهم عليها لشوبا ) خلطا ومزاجا ( من حميم ) من ماء حار شديد الحرارة ، يقال لهم إذا أكلوا الزقوم : اشربوا عليه الحميم ، فيشوب الحميم في بطونهم الزقوم فيصير شوبا لهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 68

ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى ٱلْجَحِيمِ ٦٨

Ṡumma inna marji‘ahum la'ilal-jaḥīm(i).

Terjemah

Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim) ayat ini memberikan pengertian, bahwa mereka keluar dahulu dari dalam neraka untuk meminum air hamim atau air yang sangat panas itu, dan bahwasanya air yang sangat panas itu adanya di luar neraka.
( ثم إن مرجعهم ) بعد شرب الحميم ، ( لإلى الجحيم ) وذلك أنهم يوردون الحميم لشربه وهو خارج من الحميم كما تورد الإبل الماء ، ثم يردون إلى الجحيم ، دل عليه قوله تعالى : " يطوفون بينها وبين حميم آن " ( الرحمن - 44 ) وقرأ ابن مسعود : ( ثم إن مقيلهم لإلى الجحيم ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 69

إِنَّهُمْ أَلْفَوْاْ ءَابَآءَهُمْ ضَآلِّينَ ٦٩

Innahum alfau ābā'ahum ḍāllīn(a).

Terjemah

Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam Keadaaan sesat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Karena sesungguhnya mereka mendapati) menemukan (bapak-bapak mereka dalam keadaan sesat.)
" إنهم ألفوا " وجدوا، " آباءهم ضالين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 70

فَهُمْ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمْ يُهْرَعُونَ ٧٠

Fahum ‘alā āṡārihim yuhra‘ūn(a).

Terjemah

Lalu mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu) atau terburu-buru mengikutinya, oleh karenanya mereka tergesa-gesa mengikuti kesesatan bapak-bapak mereka, tanpa berpikir lebih jauh lagi.
( فهم على آثارهم يهرعون ) يسرعون ، قال الكلبي : يعملون مثل أعمالهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 71

وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ ٱلْأَوَّلِينَ ٧١

Wa laqad ḍalla qablahum akṡarul-awwalīn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka sebagian besar dari orang-orang yang dahulu) umat-umat yang terdahulu.
(ولقد ضل قبلهم أكثر الأولين ) من الأمم الخالية .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 72

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ ٧٢

Wa laqad arsalnā fīhim munżirīn(a).

Terjemah

dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan (rasul-rasul) di kalangan mereka.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan di kalangan mereka) yakni rasul-rasul yang memberi peringatan kepada mereka.
" ولقد أرسلنا فيهم منذرين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 73

فَٱنظُرْ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُنذَرِينَ ٧٣

Fanẓur kaifa kāna ‘āqibatul-munżarīn(a).

Terjemah

Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu) yakni orang-orang kafir itu, kesudahan mereka mendapat azab.
( ولقد أرسلنا فيهم منذرين فانظر كيف كان عاقبة المنذرين ) الكافرين أي : كان عاقبتهم العذاب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 74

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ ٧٤

Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).

Terjemah

Tetapi hamba-hamba Allah yang bersihkan (dari dosa tidak akan diazab).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan -dari dosa-dosa-) yakni kaum mukminin, sesungguhnya mereka selamat dari azab, karena keikhlasan mereka dalam beribadah kepada Allah. Atau karena Allah telah membersihkan mereka dari dosa-dosanya, makna ini berdasar qiraat yang membacanya Mukhlashiina.
( إلا عباد الله المخلصين ) الموحدين نجوا من العذاب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 75

وَلَقَدْ نَادَٮٰنَا نُوحٌ فَلَنِعْمَ ٱلْمُجِيبُونَ ٧٥

Wa laqad nādānā nūḥun falani‘mal-mujībūn(a).

Terjemah

Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami: maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami) melalui doanya, sebagaimana yang disitir oleh ayat lain, yaitu firman-Nya, "Sesungguhnya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku)." (Q.S. Al-Qamar, 10). (maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan) doanya adalah Kami. Maksudnya, Nuh berdoa kepada Allah untuk dimenangkan atas kaumnya, lalu Allah binasakan mereka melalui banjir besar hingga mereka tenggelam semuanya.
قوله عز وجل : ( ولقد نادانا نوح ) دعا ربه على قومه فقال : " إني مغلوب فانتصر " ( القمر - 10 ) ( فلنعم المجيبون ) نحن ، يعني : أجبنا دعاءه وأهلكنا قومه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 76

وَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ ٧٦

Wa najjaināhu wa ahlahū minal-karbil-‘aẓīm(i).

Terjemah

Dan Kami telah menyelamatkannya dan pengikutnya dari bencana yang besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami telah menyelamatkannya beserta keluarganya dari bencana yang besar) yakni dari banjir yang besar itu.
( ونجيناه وأهله من الكرب العظيم ) [ الغم العظيم ] الذي لحق قومه وهو الغرق
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 77

وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلْبَاقِينَ ٧٧

Wa ja‘alnā żurriyyatahū humul-bāqīn(a).

Terjemah

Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan) dengan demikian maka manusia semuanya adalah anak cucu dari Nabi Nuh a.s. Nabi Nuh mempunyai tiga orang anak, yaitu Sam adalah bapak moyang bangsa Arab, bangsa Persia dan bangsa Romawi; Ham adalah bapak moyang bangsa yang berkulit hitam; Yafits adalah bapak moyang bangsa Turki, bangsa Khazr, Ya'juj dan Ma'juj dan lain-lainnya.
( وجعلنا ذريته هم الباقين ) وأراد أن الناس كلهم من نسل نوح .روى الضحاك عن ابن عباس قال : لما خرج نوح من السفينة مات من كان معه من الرجال والنساء إلا ولده ونساءهم .قال سعيد بن المسيب : كان ولد نوح ثلاثة : ساما وحاما ويافث ، فسام أبو العرب وفارس والروم ، وحام أبو السودان ، ويافث أبو الترك والخزر ويأجوج ومأجوج وما هنالك .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 78

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْأَخِرِينَ ٧٨

Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).

Terjemah

Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami abadikan) Kami lestarikan (untuk Nuh itu) pujian yang baik (di kalangan orang-orang yang datang kemudian) yakni para nabi dan semua umat manusia hingga hari kiamat.
( وتركنا عليه في الآخرين ) أي : أبقينا له ثناء حسنا وذكرا جميلا فيمن بعده من الأنبياء والأمم إلى يوم القيامة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 79

سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِى ٱلْعَـٰلَمِينَ ٧٩

Salāmun ‘alā nūḥin fil-‘ālamīn(a).

Terjemah

"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kesejahteraan) dari Kami dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam.)
( سلام على نوح في العالمين ) أي : سلام عليه منا في العالمين ] وقيل : أي تركنا عليه في الآخرين أن يصلى عليه إلى يوم القيامة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 80

إِنَّا كَذَٲلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ ٨٠

Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya demikianlah Kami,) artinya sebagaimana Kami memberikan balasan kepada mereka (Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.)
( إنا كذلك نجزي المحسنين ) قال مقاتل : جزاه الله بإحسانه الثناء الحسن في العالمين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 81

إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ ٨١

Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.)
" إنه من عبادنا المؤمنين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 82

ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْأَخَرِينَ ٨٢

Ṡumma agraqnal-ākharīn(a).

Terjemah

Kemudian Kami tenggelamkan orang-orang yang lain.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian Kami tenggelamkan orang-orang yang lain) yakni orang-orang kafir dari kaum Nabi Nuh.
( ثم أغرقنا الآخرين ) [ يعني الكفار ] .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 83

۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبْرَٲهِيمَ ٨٣

Wa inna min syī‘atihī la'ibrāhīm(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongannya (Nuh).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya di antara golongan Nuh) yang mengikutinya dalam masalah pokok agama, yaitu masalah tauhid (adalah Ibrahim) sekalipun jarak zaman di antara keduanya sangat jauh, yaitu dua ribu enam ratus empat puluh tahun; dan adalah di antara keduanya terdapat Nabi Hud dan Nabi Saleh.
قوله تعالى ( وإن من شيعته ) أي : أهل دينه وسنته . ( لإبراهيم)
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 84

إِذْ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ ٨٤

Iż jā'a rabbahū biqalbin salīm(in).

Terjemah

(lngatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci:

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ingatlah ketika ia datang kepada Rabbnya) maksudnya, ia mengikuti-Nya sewaktu datang kepada kaumnya (dengan hati yang suci) dari keraguan dan hal-hal lainnya.
(إذ جاء ربه بقلب سليم ) مخلص من الشرك والشك .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 85

إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَاذَا تَعْبُدُونَ ٨٥

Iż qāla li'abīhi wa qaumihī māżā ta‘budūn(a).

Terjemah

(Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah itu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ingatlah ketika ia berkata) sedangkan ia dalam keadaan demikian, yakni bersih dari keraguan terhadap Rabbnya (kepada bapaknya dan kaumnya) dengan nada yang mencela. ("Apakah) yang (kalian sembah itu?)
( إذ قال لأبيه وقومه ماذا تعبدون ) استفهام توبيخ .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 86

أَئِفْكًا ءَالِهَةً دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ ٨٦

A'ifkan ālihatan dūnallāhi turīdūn(a).

Terjemah

Apakah kamu menghendaki sembahan-sembahan selain Allah dengan jalan berbohong?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah dengan jalan berbohong) kedua huruf Hamzah pada ayat ini dapat dibaca Tahqiq atau Tas-hil (kalian menghendaki sesembahan-sesembahan selain Allah?) lafal Ifkan adalah Maf'ul Lah, dan lafal Aalihah adalah Maf'ul Bih bagi lafal Turiduuna. Al-Ifku artinya dusta yang paling buruk; makna yang dimaksud adalah, apakah kalian menyembah selain Allah?
( أئفكا آلهة دون الله تريدون ) يعني : أتأفكون إفكا وهو أسوأ الكذب وتعبدون آلهة سوى الله .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 87

فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ٨٧

Famā ẓannukum birabbil-‘ālamīn(a).

Terjemah

Maka apakah anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apakah anggapanmu terhadap Rabb semesta alam?") jika kalian menyembah selain-Nya; apakah kalian menganggap bahwa Dia akan membiarkan kalian tanpa mengazab kalian? Tentu saja tidak, Dia pasti mengazab kalian. Mereka adalah orang-orang ahli perbintangan. Lalu mereka keluar pada hari raya mereka dan meletakkan makanan mereka di depan latar berhala-berhala mereka, mereka menduga bahwa hal itu dapat membawa berkah pada makanan mereka. Apabila mereka kembali, maka mereka memakan makanan tersebut. Mereka mengatakan kepada Nabi Ibrahim, "Marilah kita keluar."
( فما ظنكم برب العالمين ) - إذ لقيتموه وقد عبدتم غيره - أنه يصنع بكم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 88

فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى ٱلنُّجُومِ ٨٨

Fa naẓara naẓratan fin-nujūm(i).

Terjemah

Lalu ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang) untuk mengelabui mereka, bahwasanya dia percaya kepada bintang-bintang itu, supaya mereka tidak menaruh rasa curiga terhadap dirinya.
" فنظر نظرةً في النجوم "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 89

فَقَالَ إِنِّى سَقِيمٌ ٨٩

Fa qāla innī saqīm(un).

Terjemah

Kemudian ia berkata: "Sesungguhnya aku sakit".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian ia berkata, "Sesungguhnya aku sakit") maksudnya, aku akan mengalami sakit.
( فنظر نظرة في النجوم فقال إني سقيم ) قال ابن عباس : كان قومه يتعاطون علم النجوم فعاملهم من حيث كانوا لئلا ينكروا عليه ، وذلك أنه أراد أن يكايدهم في أصنامهم ليلزمهم الحجة في أنها غير معبودة ، وكان لهم من الغد عيد ومجمع ، وكانوا يدخلون على أصنامهم [ ويقربون لهم القرابين ] ، ويصنعون بين أيديهم الطعام قبل خروجهم إلى عيدهم - زعموا - للتبرك عليه فإذا انصرفوا من عيدهم أكلوه ، فقالوا لإبراهيم : ألا تخرج غدا معنا إلى عيدنا ؟ فنظر إلى النجوم فقال : إني سقيم . قال ابن عباس : مطعون ، وكانوا يفرون من الطاعون فرارا عظيما . قال الحسن : مريض . وقال مقاتل : وجع . وقال الضحاك : سأسقم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 90

فَتَوَلَّوْاْ عَنْهُ مُدْبِرِينَ ٩٠

Fa tawallau ‘anhu mudbirīn(a).

Terjemah

Lalu mereka berpaling daripadanya dengan membelakang.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu mereka berpaling daripadanya) menuju ke tempat perayaan mereka (dengan membelakangi)
( فتولوا عنه مدبرين ) إلى عيدهم ، فدخل إبراهيم على الأصنام فكسرها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 91

فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ ٩١

Farāga ilā ālihatihim faqāla alā ta'kulūn(a).

Terjemah

Kemudian ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu ia berkata: "Apakah kamu tidak makan?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian ia pergi dengan diam-diam) atau Nabi Ibrahim berangkat dengan diam-diam menuju (kepada berhala-berhala mereka) yang pada saat itu di hadapannya terdapat banyak hidangan makanan (lalu ia berkata) dengan nada yang sinis ditujukan kepada berhala-berhala mereka itu, ("Apakah kalian tidak makan?") tetapi berhala-berhala itu diam saja.
كما قال الله تعالى : ( فراغ إلى آلهتهم ) مال إليها ميلة في خفية ، ولا يقال : " راغ " حتى يكون صاحبه مخفيا لذهابه ومجيئه ، ) ( فقال ) استهزاء بها : ( ألا تأكلون ) يعني : الطعام الذي بين أيديكم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 92

مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ ٩٢

Mā lakum lā tanṭiqūn(a).

Terjemah

Kenapa kamu tidak menjawab?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Maka Ibrahim berkata, ("Kenapa kalian tidak menjawab?") ternyata berhala-berhala itu tidak juga menjawab.
" ما لكم لا تنطقون "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 93

فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبَۢا بِٱلْيَمِينِ ٩٣

Farāga ‘alaihim ḍarbam bil-yamīn(i).

Terjemah

Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya) artinya, dengan sekuat-kuatnya hingga berhala-berhala itu pecah berantakan. Berita penghancuran berhala-berhala itu sampai kepada kaumnya melalui orang-orang yang melihat Nabi Ibrahim sedang menghancurkannya.
( ما لكم لا تنطقون فراغ عليهم ) مال عليهم ، ( ضربا باليمين ) أي : كان يضربهم بيده اليمنى ؛ لأنها أقوى على العمل من الشمال . وقيل : باليمين أي : بالقوة . وقيل : أراد به القسم الذي سبق منه وهو قوله : " وتالله لأكيدن أصنامكم " ( الأنبياء - 57 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 94

فَأَقْبَلُوٓاْ إِلَيْهِ يَزِفُّونَ ٩٤

Fa aqbalū ilaihi yaziffūn(a).

Terjemah

Kemudian kaumnya datang kepadanya dengan bergegas.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian kaumnya datang kepadanya dengan bergegas) mereka berjalan dengan terburu-buru, lalu mereka berkata kepada Nabi Ibrahim, "Kami menyembahnya sedangkan kamu memecahkannya."
( فأقبلوا إليه ) يعني : إلى إبراهيم ) ( يزفون ) يسرعون ، وذلك أنهم أخبروا بصنيع إبراهيم بآلهتهم فأسرعوا إليه ليأخذوه .قرأ الأعمش وحمزة : " يزفون " بضم الياء وقرأ الآخرون بفتحها ، وهما لغتان . وقيل : بضم الياء ، أي : يحملون دوابهم على الجد والإسراع .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 95

قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ ٩٥

Qāla ata‘budūna mā tanḥitūn(a).

Terjemah

Ibrahim berkata: "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ibrahim berkata) kepada mereka dengan nada sinis, ("Apakah kalian menyembah patung-patung yang kalian pahat itu?) dari batu dan dari bahan-bahan lainnya sebagai berhala-berhala yang kalian sembah.
( قال ) لهم إبراهيم على وجه الحجاج : ( أتعبدون ما تنحتون ) يعني : ما تنحتون بأيديكم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 96

وَٱللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ ٩٦

Wallāhu khalaqakum wa mā ta‘malūn(a).

Terjemah

Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Padahal Allahlah yang telah menciptakan kalian dan apa yang kalian perbuat itu") yakni tentang apa yang kalian pahat dan hasil pahatan kalian itu, karenanya sembahlah Dia dan esakanlah Dia. Huruf Maa di sini menurut suatu pendapat adalah Maa Mashdariyah, menurut pendapat lainnya adalah Maa Maushulah, dan menurut pendapat lainnya lagi adalah Maa Maushufah.
( والله خلقكم وما تعملون ) بأيديكم من الأصنام ، وفيه دليل على أن أفعال العباد مخلوقة لله تعالى .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 97

قَالُواْ ٱبْنُواْ لَهُۥ بُنْيَـٰنًا فَأَلْقُوهُ فِى ٱلْجَحِيمِ ٩٧

Qālubnū lahū bun-yānan fa'alqūhu fil-jaḥīm(i).

Terjemah

Mereka berkata: "Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrahim; lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka berkata) di antara sesama mereka ("Dirikanlah suatu bangunan untuknya) lalu kumpulkanlah kayu-kayu bakar di bawahnya, dan nyalakanlah api padanya, maka apabila ia telah menyala (lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu") yakni ke dalam api yang telah membesar nyalanya itu.
( قالوا ابنوا له بنيانا فألقوه في الجحيم ) معظم النار ، قال مقاتل : بنوا له حائطا من الحجر طوله في السماء ثلاثون ذراعا ، وعرضه عشرون ذراعا ، وملئوه من الحطب وأوقدوا فيه النار وطرحوه فيها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 98

فَأَرَادُواْ بِهِۦ كَيْدًا فَجَعَلْنَـٰهُمُ ٱلْأَسْفَلِينَ ٩٨

Fa arādū bihī kaidan faja‘alnāhumul-asfalīn(a).

Terjemah

Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya, maka Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya) dengan melemparkannya ke dalam api yang menyala-nyala untuk membinasakannya (maka Kami jadikan mereka orang-orang yang hina) orang-orang yang dikalahkan; karena ternyata Nabi Ibrahim keluar dari dalam api itu dalam keadaan selamat tidak apa-apa.
( فأرادوا به كيدا ) شرا وهو أن يحرقوه ، ( فجعلناهم الأسفلين ) أي : المقهورين حيث سلم الله تعالى إبراهيم ورد كيدهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 99

وَقَالَ إِنِّى ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّى سَيَهْدِينِ ٩٩

Wa qāla innī żāhibun ilā rabbī sayahdīn(i).

Terjemah

Dan Ibrahim berkata: "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Ibrahim berkata, "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku) artinya berhijrah demi karena-Nya meninggalkan negeri orang-orang kafir (dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku) ke tempat yang aku diperintahkan-Nya berangkat ke sana, yaitu negeri Syam. Tatkala ia sampai di tanah suci yaitu Baitulmakdis, berkatalah ia dalam doanya,
( وقال ) - يعني - إبراهيم : ( إني ذاهب إلى ربي ) أي : مهاجر إلى ربي ، والمعنى : أهجر دار الكفر وأذهب إلى مرضاة ربي ، قاله بعد الخروج من النار ، كما قال : " إني مهاجر إلى ربي " ( العنكبوت - 26 ) ، ) ( سيهدين ) إلى حيث أمرني بالمصير إليه ، وهو الشام .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 100

رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ ١٠٠

Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn(a).

Terjemah

Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
('Ya Rabbku! Anugerahkanlah kepadaku) seorang anak (yang termasuk orang-orang yang saleh.')
قال مقاتل : فلما قدم الأرض المقدسة سأل ربه الولد فقال : ( رب هب لي من الصالحين ) يعني : هب لي ولدا صالحا من الصالحين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 101

فَبَشَّرْنَـٰهُ بِغُلَـٰمٍ حَلِيمٍ ١٠١

Fa basysyarnāhu bigulāmin ḥalīm(in).

Terjemah

Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar) yakni yang banyak memiliki kesabaran.
( فبشرناه بغلام حليم ) قيل : غلام في صغره ، حليم في كبره ، ففيه بشارة أنه ابن وأنه يعيش فينتهي في السن حتى يوصف بالحلم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 102

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَـٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ‌ۚ قَالَ يَـٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ‌ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰبِرِينَ ١٠٢

Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu'mar(u), satajidunī in syā'allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).

Terjemah

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka tatkala anak itu sampai pada umur sanggup berusaha bersama-sama Ibrahim) yaitu telah mencapai usia sehingga dapat membantunya bekerja; menurut suatu pendapat bahwa umur anak itu telah mencapai tujuh tahun. Menurut pendapat yang lain bahwa pada saat itu anak Nabi Ibrahim berusia tiga belas tahun (Ibrahim berkata, "Hai anakku! Sesungguhnya aku melihat) maksudnya, telah melihat (dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu!) mimpi para nabi adalah mimpi yang benar, dan semua pekerjaan mereka berdasarkan perintah dari Allah swt. (maka pikirkanlah apa pendapatmu!") tentang impianku itu; Nabi Ibrahim bermusyawarah dengannya supaya ia menurut, mau disembelih, dan taat kepada perintah-Nya. (Ia menjawab, "Hai bapakku) huruf Ta pada lafal Abati ini merupakan pergantian dari Ya Idhafah (kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu) untuk melakukannya (Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar") menghadapi hal tersebut.
( فلما بلغ معه السعي ) قال ابن عباس وقتادة : يعني المشي معه إلى الجبل . وقال مجاهد عن ابن عباس : لما شب حتى بلغ سعيه سعي إبراهيم والمعنى : بلغ أن يتصرف معه ويعينه في عمله . قال الكلبي : يعني العمل لله تعالى ، وهو قول الحسن ومقاتل بن حيان وابن زيد ، قالوا : هو العبادة لله تعالى .واختلفوا في سنه ، قيل : كان ابن ثلاث عشرة سنة . وقيل : كان ابن سبع سنين .( قال يابني إني أرى في المنام أني أذبحك ) واختلف العلماء من المسلمين في هذا الغلام الذي أمر إبراهيم بذبحه بعد اتفاق أهل الكتابين على أنه إسحاق ، فقال قوم : هو إسحاق وإليه ذهب من الصحابة : عمر ، وعلي ، وابن مسعود ، وابن عباس ، ومن التابعين وأتباعهم : كعب الأحبار ، وسعيد بن جبير ، وقتادة ، ومسروق ، وعكرمة ، وعطاء ، ومقاتل ، والزهري ، والسدي ، وهي رواية عكرمة وسعيد بن جبير عن ابن عباس ، وقالوا : كانت هذه القصة بالشام .وروي عن سعيد بن جبير قال : أري إبراهيم ذبح إسحاق في المنام ، فسار به مسيرة شهر في غداة واحدة حتى أتى به المنحر بمنى ، فلما أمره الله تعالى بذبح الكبش ، ذبحه وسار به مسيرة شهر في روحة واحدة وطويت له الأودية والجبال .وقال آخرون : هو إسماعيل ، وإليه ذهب عبد الله بن عمر ، وهو قول سعيد بن المسيب ، والشعبي ، والحسن البصري ، ومجاهد ، والربيع بن أنس ، ومحمد بن كعب القرظي ، والكلبي ، وهي رواية عطاء بن أبي رباح ، ويوسف بن ماهك عن ابن عباس قال : المفدى إسماعيل .وكلا القولين يروى عن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - ومن ذهب إلى أن الذبيح إسحاق احتج من القرآن بقوله : " فبشرناه بغلام حليم فلما بلغ معه السعي " ( الصافات - 101 ) أمره بذبح من بشره به ، وليس في القرآن أنه بشر بولد سوى إسحاق ، كما قال في سورة هود : " فبشرناها بإسحاق " ( هود - 71 ) .ومن ذهب إلى أنه إسماعيل احتج بأن الله تعالى ذكر البشارة بإسحاق بعد الفراغ من قصة المذبوح فقال : " وبشرناه بإسحاق نبيا من الصالحين " ( الصافات - 112 ) دل على أن المذبوح غيره ، وأيضا قال الله - تعالى - في سورة هود : " فبشرناها بإسحاق ومن وراء إسحاق يعقوب " ( هود - 71 ) فكما بشره بإسحاق بشره بابنه يعقوب ، فكيف يأمره بذبح إسحاق وقد وعده بنافلة منه .قال القرظي : سأل عمر بن عبد العزيز رجلا كان من علماء اليهود أسلم وحسن إسلامه : أي ابني إبراهيم أمر بذبحه ؟ فقال : إسماعيل ، ثم قال : يا أمير المؤمنين إن اليهود لتعلم ذلك ، ولكنهم يحسدونكم معشر العرب على أن يكون أباكم الذي كان من أمر الله - تعالى - بذبحه ، ويزعمون أنه إسحاق .ومن الدليل عليه : أن قرني الكبش كانا منوطين بالكعبة في أيدي بني إسماعيل إلى أن احترق البيت واحترق القرنان في أيام ابن الزبير والحجاج .قال الشعبي : رأيت قرني الكبش منوطين بالكعبة .وعن ابن عباس قال : والذي نفسي بيده لقد كان أول الإسلام وإن رأس الكبش لمعلق بقرنيه في ميزاب الكعبة ، قد وحش يعني يبس .قال الأصمعي : سألت أبا عمرو بن العلاء عن الذبيح إسحاق كان أو إسماعيل ؟ فقال : يا صميع أين ذهب عقلك متى كان إسحاق بمكة ؟ إنما كان إسماعيل بمكة ، وهو الذي بنى البيت مع أبيه .وأما قصة الذبح قال السدي : لما دعا إبراهيم فقال : رب هب لي من الصالحين ، وبشر به ، قال : هو إذا لله ذبيح ، فلما ولد وبلغ معه السعي قيل له : أوف بنذرك ، هذا هو السبب في أمر الله تعالى إياه بذبح ابنه ، فقال عند ذلك لإسحاق : انطلق فقرب قربانا لله - تعالى - فأخذ سكينا وحبلا وانطلق معه حتى ذهب به بين الجبال ، فقال له الغلام : يا أبت أين قربانك ؟ فقال : " يابني إني أرى في المنام أني أذبحك فانظر ماذا ترى قال ياأبت افعل ما تؤمر " .وقال محمد بن إسحاق : كان إبراهيم إذا زار هاجر وإسماعيل حمل على البراق فيغدو من الشام فيقيل بمكة ، ويروح من مكة فيبيت عند أهله بالشام ، حتى إذا بلغ إسماعيل معه السعي ، وأخذ بنفسه ورجاه لما كان يأمل فيه من عبادة ربه وتعظيم حرماته ، أمر في المنام أن يذبحه ، وذلك أنه رأى ليلة التروية كأن قائلا يقول له : إن الله يأمرك بذبح ابنك هذا ، فلما أصبح روي في نفسه أي : فكر من الصباح إلى الرواح ، أمن الله هذا الحلم أم من الشيطان ؟ فمن ثم سمي يوم التروية فلما أمسى رأى في المنام ثانيا ، فلما أصبح عرف أن ذلك من الله - عز وجل - ، فمن ثم سمي يوم عرفة .قال مقاتل : رأى ذلك إبراهيم ثلاث ليال متواليات ، فلما تيقن ذلك أخبر به ابنه ، فقال : " يابني إني أرى في المنام أني أذبحك فانظر ماذا ترى " .قرأ حمزة والكسائي : " ترى " بضم التاء وكسر الراء : ماذا تشير . وإنما أمره ليعلم صبره على أمر الله تعالى ، وعزيمته على طاعته .وقرأ العامة بفتح التاء والراء إلا أبا عمرو فإنه يميل الراء .قال له ابنه : ( ياأبت افعل ما تؤمر ) وقال ابن إسحاق وغيره : فلما أمر إبراهيم بذلك قال لابنه : يا بني خذ الحبل والمدية ننطلق إلى هذا الشعب نحتطب ، فلما خلا إبراهيم بابنه في شعب ثبير أخبره بما أمر ، ( قال ياأبت افعل ما تؤمر ستجدني إن شاء الله من الصابرين ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 103

فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلْجَبِينِ ١٠٣

Falammā aslamā wa tallahū lil-jabīn(i).

Terjemah

Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tatkala keduanya telah berserah diri) artinya, tunduk dan patuh kepada perintah Allah swt. (dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipisnya) Nabi Ismail dibaringkan pada salah satu pelipisnya; setiap manusia memiliki dua pelipis dan di antara keduanya terdapat jidat. Kejadian ini di Mina; kemudian Nabi Ibrahim menggorokkan pisau besarnya ke leher Nabi Ismail, akan tetapi berkat kekuasaan Allah pisau itu tidak mempan sedikit pun.
( فلما أسلما ) انقادا وخضعا لأمر الله - تعالى - قال قتادة : أسلم إبراهيم ابنه وأسلم الابن نفسه ، ( وتله للجبين ) أي : صرعه على الأرض . قال ابن عباس : أضجعه على جبينه على الأرض والجبهة بين الجبينين ، قالوا : فقال له ابنه الذي أراد ذبحه : يا أبت اشدد رباطي حتى لا أضطرب ، واكفف عني ثيابك حتى لا ينتضح عليها من دمي شيء فينقص أجري وتراه أمي فتحزن ، واشحذ شفرتك ، وأسرع مر السكين على حلقي ليكون أهون علي فإن الموت شديد ، وإذا أتيت أمي فاقرأ عليها السلام مني ، وإن رأيت أن ترد قميصي على أمي فافعل ، فإنه عسى أن يكون أسلى لها عني ، فقال له إبراهيم عليه السلام : نعم العون أنت يا بني على أمر الله ، ففعل إبراهيم ما أمر به ابنه ، ثم أقبل عليه فقبله وقد ربطه وهو يبكي والابن - أيضا - يبكي ثم إنه وضع السكين على حلقه فلم تحك السكين .ويروى أنه كان يجر الشفرة في حلقه فلا تقطع ، فشحذها مرتين أو ثلاثة بالحجر ، كل ذلك لا تستطيع .قال السدي : ضرب الله - تعالى - صفحة من نحاس على حلقه قالوا : فقال الابن عند ذلك : يا أبت كبني لوجهي على جبيني فإنك إذا نظرت في وجهي رحمتني وأدركتك رقة تحول بينك وبين أمر الله تعالى ، وإني لا أنظر إلى الشفرة فأجزع ، ففعل ذلك إبراهيم ثم وضع الشفرة على قفاه فانقلبت السكين ونودي : أن يا إبراهيم قد صدقت الرؤيا .وروى أبو هريرة عن كعب الأحبار وابن إسحاق عن رجاله قال : لما رأى إبراهيم ذبح ابنه قال الشيطان : لئن لم أفتن عند هذا آل إبراهيم لا أفتن منهم أحدا أبدا ، فتمثل له الشيطان رجلا وأتى أم الغلام ، فقال لها : هل تدرين أين ذهب إبراهيم بابنك ؟ قالت : ذهب به يحتطبان من هذا الشعب ، قال : لا والله ما ذهب به إلا ليذبحه ، قالت : كلا هو أرحم به وأشد حبا له من ذلك ، قال : إنه يزعم أن الله قد أمره بذلك ، قالت : فإن كان ربه أمره بذلك فقد أحسن أن يطيع ربه ، فخرج الشيطان من عندها حتى أدرك الابن وهو يمشي على إثر أبيه ، فقال له : يا غلام هل تدري أين يذهب بك أبوك ؟ قال : نحتطب لأهلنا من هذا الشعب ، قال : والله ما يريد إلا أن يذبحك ، قال : ولم ؟ قال : زعم أن ربه أمره بذلك ، قال : فليفعل ما أمره به ربه فسمعا وطاعة ، فلما امتنع منه الغلام أقبل على إبراهيم - عليه السلام - فقال له : أين تريد أيها الشيخ ؟ قال : أريد هذا الشعب لحاجة لي فيه ، قال : والله إني لأرى الشيطان قد جاءك في منامك فأمرك بذبح ابنك هذا ، فعرفه إبراهيم - عليه السلام - فقال : إليك عني يا عدو الله فوالله لأمضين لأمر ربي ، فرجع إبليس بغيظه لم يصب من إبراهيم وآله شيئا مما أراد ، قد امتنعوا منه بعون الله تعالى .وروى أبو الطفيل عن ابن عباس : أن إبراهيم لما أمر بذبح ابنه عرض له الشيطان بهذا المشعر فسابقه فسبقه إبراهيم ، ثم ذهب إلى جمرة العقبة فعرض له الشيطان فرماه بسبع حصيات حتى ذهب ، ثم عرض له عند الجمرة الوسطى فرماه بسبع حصيات حتى ذهب ، ثم أدركه عند الجمرة الكبرى فرماه بسبع حصيات حتى ذهب ، ثم مضى إبراهيم لأمر الله - عز وجل - .قال الله عز وجل : " فلما أسلما وتله للجبين " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 104

وَنَـٰدَيْنَـٰهُ أَن يَـٰٓإِبْرَٲهِيمُ ١٠٤

Wa nādaināhu ay yā ibrāhīm(u).

Terjemah

Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami panggil dia, "Hai Ibrahim!)
( وناديناه ) الواو في " وناديناه " مقحمة صلة ، مجازه : ناديناه كقوله : " وأجمعوا أن يجعلوه في غيابة الجب وأوحينا إليه " ( يوسف - 15 ) أي : أوحينا إليه ، فنودي من الجبل : ( أن يا إبراهيم)
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 105

قَدْ صَدَّقْتَ ٱلرُّءْيَآ‌ۚ إِنَّا كَذَٲلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ ١٠٥

Qad ṣaddaqtar-ru'yā, innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

Terjemah

sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpimu itu") melalui apa yang telah kamu kerjakan, yaitu melaksanakan penyembelihan yang diperintahkan itu atau dengan kata lain, cukuplah bagimu hal itu. Jumlah kalimat Naadainaahu merupakan jawab dari lafal Lammaa, hanya ditambahi Wau (sesungguhnya demikianlah) maksudnya, sebagaimana Kami memberikan pahala kepadamu (Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik) terhadap diri mereka sendiri dengan melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka, yaitu Kami akan melepaskan mereka dari kesulitan.
( قد صدقت الرؤيا ) ، تم الكلام هاهنا . ثم ابتدأ فقال : ( إنا كذلك نجزي المحسنين ) والمعنى : إنا كما عفونا إبراهيم عن ذبح ولده نجزي من أحسن في طاعتنا . قال مقاتل : جزاه الله بإحسانه في طاعته العفو عن ذبح ابنه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 106

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْبَلَـٰٓؤُاْ ٱلْمُبِينُ ١٠٦

Inna hāżā lahuwal-balā'ul-mubīn(u).

Terjemah

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya ini) penyembelihan yang diperintahkan ini (benar-benar suatu ujian yang nyata) atau cobaan yang jelas.
( إن هذا لهو البلاء المبين ) الاختيار الظاهر حيث اختبره بذبح ابنه . وقال مقاتل : البلاء هاهنا : النعمة ، وهي أن فدي ابنه بالكبش .فإن قيل : كيف قال : صدقت الرؤيا ، وكان قد رأى الذبح ولم يذبح ؟ .قيل : جعله مصدقا لأنه قد أتى بما أمكنه ، والمطلوب إسلامهما لأمر الله - تعالى - وقد فعلا .وقيل : كان قد رأى في النوم معالجة الذبح ولم ير إراقة الدم ، وقد فعل في اليقظة ما رأى في النوم ، فلذلك قال له : " قد صدقت الرؤيا " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 107

وَفَدَيْنَـٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ ١٠٧

Wa fadaināhu biżibḥin ‘aẓīm(in).

Terjemah

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami tebus anak itu) maksudnya, anak yang diperintahkan untuk disembelih (Nabi Ismail). Menurut suatu pendapat bahwa anak yang disembelih itu adalah Nabi Ishak (dengan seekor sembelihan) yakni dengan domba (yang besar) dari surga, yaitu domba yang sama dengan domba yang dijadikan kurban oleh Habil. Domba itu dibawa oleh malaikat Jibril, lalu Nabi Ibrahim menyembelihnya seraya membaca takbir.
( وفديناه بذبح عظيم ) فنظر إبراهيم فإذا هو بجبريل ومعه كبش أملح أقرن ، فقال : هذا فداء لابنك فاذبحه دونه ، فكبر جبريل ، وكبر الكبش ، وكبر ابنه ، فأخذ إبراهيم الكبش فأتى به المنحر من منى فذبحه .قال أكثر المفسرين : كان ذلك الكبش رعى في الجنة أربعين خريفا .وروي عن سعيد بن جبير عن ابن عباس قال : الكبش الذي ذبحه إبراهيم هو الذي قربه ابن آدم هابيل .قال سعيد بن جبير : حق له أن يكون عظيما . قال مجاهد : سماه عظيما ؛ لأنه متقبل . وقال الحسين بن الفضل : لأنه كان من عند الله . وقيل : عظيم في الشخص . وقيل : في الثواب .وقال الحسن : ما فدي إسماعيل إلا بتيس من الأروى أهبط عليه من ثبير .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 108

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْأَخِرِينَ ١٠٨

Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).

Terjemah

Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kami abadikan) Kami lestarikan (untuk Ibrahim itu di kalangan orang-orang yang datang kemudian) pujian yang baik.
( وتركنا عليه في الآخرين ) أي : تركنا له في الآخرين ثناء حسنا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 109

سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِبْرَٲهِيمَ ١٠٩

Salāmun ‘alā ibrāhīm(a).

Terjemah

(yaitu)"Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Kesejahteraan) dari Kami (dilimpahkan atas Ibrahim.")
" سلام على إبراهيم "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 110

كَذَٲلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ ١١٠

Każālika najzil-muḥsinīn(a).

Terjemah

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Demikianlah) sebagaimana Kami memberikan imbalan pahala kepada Ibrahim (kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik) terhadap diri mereka sendiri.
" كذلك نجزي المحسنين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 111

إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ ١١١

Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.)
" إنه من عبادنا المؤمنين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 112

وَبَشَّرْنَـٰهُ بِإِسْحَـٰقَ نَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ ١١٢

Wa basysyarnāhu bi'isḥāqa nabiyyam minaṣ-ṣāliḥīn(a).

Terjemah

Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami beri dia kabar gembira dengan kelahiran Ishak) dengan adanya ayat ini dapat disimpulkan, bahwa anak yang disembelih itu bukanlah Nabi Ishak tetapi anak Nabi Ibrahim yang lainnya, yaitu Nabi Ismail (seorang nabi) menjadi Hal dari lafal yang diperkirakan keberadaannya, artinya kelak ia akan menjadi seorang nabi (yang termasuk orang-orang yang saleh.)
( وبشرناه بإسحاق نبيا من الصالحين ) فمن جعل الذبيح إسماعيل قال : بشره بعد هذه القصة بإسحاق نبيا جزاء لطاعته ، ومن جعل الذبيح إسحاق قال : بشر إبراهيم بنبوة إسحاق . رواه عكرمة عن ابن عباس . قال : بشر به مرتين حين ولد وحين نبئ .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 113

وَبَـٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰٓ إِسْحَـٰقَ‌ۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ مُبِينٌ ١١٣

Wa bāraknā ‘alaihi wa ‘alā isḥāq(a), wa min żurriyyatihimā muḥsinuw wa ẓālimul linafsihī mubīn(un).

Terjemah

Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Ishaq. Dan diantara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang Zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kami limpahkan keberkatan atasnya) dengan diperbanyak anak cucunya (dan atas Ishak) anak Nabi Ibrahim, yaitu Kami menjadikan kebanyakan para nabi dari keturunannya. (Dan di antara anak cucunya ada yang berbuat baik) maksudnya, yang beriman (dan ada pula yang lalim terhadap dirinya sendiri) yang kafir (dengan nyata) nyata kekafirannya.
( وباركنا عليه ) يعني : على إبراهيم في أولاده ، ( وعلى إسحاق ) بكون أكثر الأنبياء من نسله ، ( ومن ذريتهما محسن ) أي : مؤمن ، ) ( وظالم لنفسه ) أي : كافر ، ) ( مبين ) ظاهر .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 114

وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ ١١٤

Wa laqad manannā ‘alā mūsā wa hārūn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya Kami telah melimpahkan nikmat atas Musa dan Harun.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya Kami telah melimpahkan nikmat atas Musa dan Harun) yakni nikmat kenabian.
قوله تعالى : ( ولقد مننا على موسى وهارون ) أنعمنا عليهما بالنبوة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 115

وَنَجَّيْنَـٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ ١١٥

Wa najjaināhumā wa qaumahumā minal-karbil-‘aẓīm(i).

Terjemah

Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya) yaitu kaum Bani Israel (dari bencana yang besar) dari perbudakan Firaun atas mereka.
( ونجيناهما وقومهما ) بني إسرائيل ، ( من الكرب العظيم ) أي : الغم العظيم وهو الذي كانوا فيه من استعباد فرعون إياهم . وقيل : من الغرق .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 116

وَنَصَرْنَـٰهُمْ فَكَانُواْ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ ١١٦

Wa naṣarnāhum fakānū humul-gālibīn(a).

Terjemah

Dan Kami tolong mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami tolong mereka) dari cengkeraman bangsa Koptik (maka jadilah mereka orang-orang yang menang.)
( ونصرناهم ) يعني : موسى وهارون وقومهما ، ( فكانوا هم الغالبين ) على القبط .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 117

وَءَاتَيْنَـٰهُمَا ٱلْكِتَـٰبَ ٱلْمُسْتَبِينَ ١١٧

Wa ātaināhumal-kitābal-mustabīn(a).

Terjemah

Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas) yang di dalamnya terkandung hukum-hukum dan batasan-batasan serta hal-hal lainnya, yang kesemuanya itu diterangkan dengan jelas dan gamblang di dalamnya; Kitab yang dimaksud adalah Kitab Taurat.
( وآتيناهما الكتاب المستبين ) أي : المستنير وهو التوراة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 118

وَهَدَيْنَـٰهُمَا ٱلصِّرَٲطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ ١١٨

Wa hadaināhumaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a).

Terjemah

Dan Kami tunjuki keduanya ke jalan yang lurus.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kami tunjuki keduanya ke jalan) yakni kepada tuntunan (yang lurus.)
" وهديناهما الصراط المستقيم"
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 119

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى ٱلْأَخِرِينَ ١١٩

Wa taraknā ‘alaihimā fil-ākhirīn(a).

Terjemah

Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik) dikalangan orang-orang yang datang kemudian;

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami abadikan) Kami lestarikan (untuk keduanya di kalangan orang-orang yang datang kemudian) pujian yang baik.
" وتركنا عليهما في الآخرين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 120

سَلَـٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ ١٢٠

Salāmun ‘alā mūsā wa hārūn(a).

Terjemah

(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Harun".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu "Kesejahteraan) dari Kami (dilimpahkan atas Musa dan Harun".')
" سلام على موسى وهارون "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 121

إِنَّا كَذَٲلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ ١٢١

Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya demikianlah) maksudnya, sebagaimana Kami memberikan balasan pahala kepada keduanya (Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.)
" إنا كذلك نجزي المحسنين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 122

إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ ١٢٢

Innahumā min ‘ibādinal-mu'minīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.)
" إنهما من عبادنا المؤمنين ".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 123

وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ ١٢٣

Wa inna ilyāsa laminal-mursalīn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya Ilyas) dapat dibaca Ilyaas atau Alyaas (benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul) menurut suatu pendapat bahwa Nabi Ilyas itu adalah anak saudara lelaki Nabi Harun dan Nabi Musa. Menurut pendapat yang lain bukan; ia diutus oleh Allah kepada kaum yang tinggal di kota Ba'albak dan sekitarnya.
قوله تعالى : ( وإن إلياس لمن المرسلين ) روي عن عبد الله بن مسعود قال : إلياس هو إدريس . وفي مصحفه : وإن إدريس لمن المرسلين . وهذا قول عكرمة .وقال الآخرون : هو نبي من أنبياء بني إسرائيل .قال ابن عباس : هو ابن عم اليسع .قال محمد بن إسحاق : هو إلياس بن بشر بن فنحاص بن العيزار بن هارون بن عمران .وقال أيضا محمد بن إسحاق ، والعلماء من أصحاب الأخبار : لما قبض الله عز وجل حزقيل النبي - صلى الله عليه وسلم - عظمت الأحداث في بني إسرائيل وظهر فيهم الفساد والشرك ، ونصبوا الأوثان وعبدوها من دون الله ، فبعث الله - عز وجل - إليهم إلياس نبيا وكانت الأنبياء من بني إسرائيل يبعثون بعد موسى بتجديد ما نسوا من التوراة ، وبنو إسرائيل كانوا متفرقين في أرض الشام ، وكان سبب ذلك أن يوشع بن نون لما فتح الشام بوأها بني إسرائيل وقسمها بينهم ، فأحل سبطا منهم ببعلبك ونواحيها ، وهم السبط الذين كان منهم إلياس فبعثه الله - تعالى - إليهم نبيا ، وعليهم يومئذ ملك يقال له : آجب قد أضل قومه وأجبرهم على عبادة الأصنام ، وكان يعبد هو وقومه صنما يقال له : بعل ، وكان طوله عشرين ذراعا وله أربعة وجوه ، فجعل إلياس يدعوهم إلى الله - عز وجل - وهم لا يسمعون منه شيئا إلا ما كان من أمر الملك فإنه صدقه وآمن به فكان إلياس يقوم أمره ويسدده ويرشده ، وكان لآجب الملك هذا امرأة يقال لها : أزبيل وكان يستخلفها على رعيته إذا غاب عنهم في غزاة أو غيرها ، وكانت تبرز للناس وتقضي بين الناس ، وكانت قتالة للأنبياء ، يقال : هي التي قتلت يحيى بن زكريا عليهما السلام ، وكان لها كاتب رجل مؤمن حكيم يكتم إيمانه ، وكان قد خلص من يدها ثلاثمائة نبي كانت تريد قتل كل واحد منهم إذا بعث سوى الذين قتلتهم ، وكانت في نفسها غير محصنة ، وكانت قد تزوجت سبعة من ملوك بني إسرائيل ، وقتلت كلهم بالاغتيال وكانت معمرة يقال إنها ولدت سبعين ولدا وكان لآجب هذا جار رجل صالح يقال له مزدكي ، وكانت له جنينة يعيش منها ، ويقبل على عمارتها ومرمتها وكانت الجنينة إلى جانب قصر الملك وامرأته ، وكانا يشرفان على تلك الجنينة يتنزهان فيها ويأكلان ويشربان ويقيلان فيها ، وكان آجب الملك يحسن جوار صاحبها مزدكي ، ويحسن إليه ، وامرأته أزبيل تحسده لأجل تلك الجنينة ، وتحتال أن تغصبها منه لما تسمع الناس يكثرون ذكرها ويتعجبون من حسنها ، وتحتال أن تقتله والملك ينهاها عن ذلك ولا تجد عليه سبيلا ، ثم إنه اتفق خروج الملك إلى سفر بعيد وطالت غيبته فاغتنمت امرأته أزبيل ذلك فجمعت جمعا من الناس وأمرتهم أن يشهدوا على مزدكي أنه سب زوجها آجب فأجابوها إليه ، وكان في حكمهم في ذلك الزمان القتل على من سب الملك إذا قامت عليه البينة ، فأحضرت مزدكي وقالت له : بلغني أنك شتمت الملك فأنكر مزدكي ، فأحضرت الشهود فشهدوا عليه بالزور ، فأمرت بقتله وأخذت جنينته ، فغضب الله عليهم للعبد الصالح ، فلما قدم الملك من سفره أخبرته الخبر ، فقال لها : ما أصبت ولا أرانا نفلح بعده ، فقد جاورنا منذ زمان فأحسنا جواره وكففنا عنه الأذى لوجوب حقه علينا ، فختمت أمره بأسوأ الجوار ، فقالت : إنما غضبت لك وحكمت بحكمك ، فقال لها : أوما كان يسعه حلمك فتحفظين له جواره ؟ قالت : قد كان ما كان ، فبعث الله تعالى إلياس إلى آجب الملك وقومه ، وأمره أن يخبرهم أن الله تعالى قد غضب لوليه حين قتلوه ظلما ، وآلى على نفسه أنهما إن لم يتوبا عن صنيعهما ولم يردا الجنينة على ورثة مزدكي أن يهلكهما - يعني آجب وامرأته - في جوف الجنينة ، ثم يدعهما جيفتين ملقاتين فيها حتى تتعرى عظامهما من لحومهما ، ولا يتمتعان بها إلا قليلا . قال : فجاء إلياس وأخبره بما أوحى الله - تعالى - إليه في أمره وأمر امرأته ورد الجنينة ، فلما سمع الملك ذلك اشتد غضبه عليه ثم قال له : يا إلياس والله ما أرى ما تدعو إليه إلا باطلا وما أرى فلانا وفلانا - سمى ملوكا منهم قد عبدوا الأوثان - إلا على مثل ما نحن عليه يأكلون ويتمتعون مملكين ، ما ينقص من دنياهم أمرهم الذي تزعم أنه باطل ، وما نرى لنا عليهم من فضل ، قال : وهم الملك بتعذيب إلياس وقتله ، فلما أحس إلياس بالشر والمكر به رفضه وخرج عنه ، فلحق بشواهق الجبال ، وعاد الملك إلى عبادة بعل ، وارتقى إلياس إلى أصعب جبل وأشمخه فدخل مغارة فيه .ويقال : إنه بقي سبع سنين شريدا خائفا يأوي إلى الشعاب والكهوف يأكل من نبات الأرض وثمار الشجر وهم في طلبه قد وضعوا عليه العيون والله يستره ، فلما مضى سبع سنين أذن الله في إظهاره عليهم وشفاء غيظه منهم ، فأمرض الله - عز وجل - ابنا لآجب وكان أحب ولده إليه وأشبههم به ، فأدنف حتى يئس منه ، فدعا صنمه بعلا - وكانوا قد فتنوا ببعل وعظموه حتى جعلوا له أربعمائة سادن - فوكلوهم به وجعلوهم أنبياءه ، وكان الشيطان يدخل في جوف الصنم فيتكلم ، والأربعمائة يصغون بآذانهم إلى ما يقول الشيطان ويوسوس إليهم الشيطان بشريعة من الضلال فيبثونها للناس ، فيعملون بها ويسمونهم أنبياء .فلما اشتد مرض ابن الملك طلب إليهم الملك أن يتشفعوا إلى بعل ، ويطلبوا لابنه من قبله الشفاء فدعوه فلم يجبهم ، ومنع الله الشيطان فلم يمكنه الولوج في جوفه ، وهم مجتهدون في التضرع إليه ، فلما طال عليهم ذلك قالوا لآجب : إن في ناحية الشام آلهة أخرى فابعث إليها أنبياءك فلعلها تشفع لك إلى إلهك بعل ، فإنه غضبان عليك ، ولولا غضبه عليك لأجابك . قال آجب : ومن أجل ماذا غضب علي وأنا أطيعه ؟ قالوا : من أجل أنك لم تقتل إلياس وفرطت فيه حتى نجا سليما وهو كافر بإلهك . قال آجب : وكيف لي أن أقتل إلياس وأنا مشغول عن طلبه بوجع ابني ، وليس لإلياس مطلب ولا يعرف له موضع فيقصد ، فلو عوفي ابني لفرغت لطلبه حتى أجده فأقتله فأرضي إلهي ، ثم إنه بعث أنبياءه الأربعمائة إلى الآلهة التي بالشام يسألونها أن تشفع إلى صنم الملك ليشفي ابنه ، فانطلقوا حتى إذا كانوا بحيال الجبل الذي فيه إلياس أوحى الله - تعالى - إلى إلياس - عليه السلام - أن يهبط من الجبل ويعارضهم ويكلمهم ، وقال له : لا تخف فإني سأصرف عنك شرهم وألقي الرعب في قلوبهم ، فنزل إلياس من الجبل ، فلما لقيهم استوقفهم ، فلما وقفوا قال لهم : إن الله - تعالى - أرسلني إليكم وإلى من ورائكم فاسمعوا أيها القوم رسالة ربكم لتبلغوا صاحبكم فارجعوا إليه ، وقولوا له : إن الله - تعالى - يقول لك : ألست تعلم يا آجب أني أنا الله لا إله إلا أنا إله بني إسرائيل الذي خلقهم ، ورزقهم وأحياهم وأماتهم ، فجهلك وقلة علمك حملك على أن تشرك بي ، وتطلب الشفاء لابنك من غيري ممن لا يملكون لأنفسهم شيئا إلا ما شئت ، إني حلفت باسمي لأغيظنك في ابنك ولأميتنه في فوره هذا حتى تعلم أن أحدا لا يملك له شيئا دوني .فلما قال لهم هذا رجعوا وقد ملئوا منه رعبا ، فلما صاروا إلى الملك أخبروه بأن إلياس قد انحط عليهم ، وهو رجل نحيف طوال قد نحل وتمعط شعره وتقشر جلده ، عليه جبة من شعر وعباءة قد خللها على صدره بخلال فاستوقفنا فلما صار معنا قذف له في قلوبنا الهيبة والرعب فانقطعت ألسنتنا ونحن في هذا العدد الكثير فلم نقدر على أن نكلمه ونراجعه حتى رجعنا إليك ، وقصوا عليه كلام إلياس . فقال آجب : لا ننتفع بالحياة ما كان إلياس حيا وما يطاق إلا بالمكر والخديعة ، فقيض له خمسين رجلا من قومه ذوي القوة والبأس ، وعهد إليهم عهده ، وأمرهم بالاحتيال له والاغتيال به وأن يطمعوه في أنهم قد آمنوا به ، هم ومن وراءهم [ ليستنهم إليهم ] ويغتر بهم فيمكنهم من نفسه فيأتون به ملكهم ، فانطلقوا حتى ارتقوا ذلك الجبل الذي فيه إلياس ، ثم تفرقوا فيه ينادونه بأعلى أصواتهم ، ويقولون : يا نبي الله ابرز لنا وامنن علينا بنفسك ، فإنا قد آمنا بك وصدقناك ، وملكنا آجب وجميع قومنا ، وأنت آمن على نفسك ، وجميع بني إسرائيل يقرءون عليك السلام ويقولون : قد بلغتنا رسالتك وعرفنا ما قلت ، [ فآمنا بك وأجبناك إلى ما دعوتنا فهلم إلينا وأقم بين أظهرنا واحكم فينا ] فإنا ننقاد لما أمرتنا وننتهي عما نهيتنا ، وليس يسعك أن تتخلف عنا مع إيماننا وطاعتنا ، فارجع إلينا . وكل هذا منهم مماكرة وخديعة .فلما سمع إلياس مقالتهم وقعت في قلبه وطمع في إيمانهم ، وخاف الله إن هو لم يظهر لهم ، فألهمه الله التوقف والدعاء ، فقال : اللهم إن كانوا صادقين فيما يقولون فأذن لي في البروز إليهم ، وإن كانوا كاذبين فاكفنيهم وارمهم بنار تحرقهم ، فما استتم قوله حتى حصبوا بالنار من فوقهم ، فاحترقوا أجمعين . قال : وبلغ آجب الخبر فلم يرتدع من همه بالسوء ، واحتال ثانيا في أمر إلياس ، وقيض له فئة أخرى مثل عدد أولئك أقوى منهم وأمكن من الحيلة والرأي ، فأقبلوا ، أي : حتى توقلوا ، أي : صعدوا قلل تلك الجبال متفرقين ، وجعلوا ينادون يا نبي الله إنا نعوذ بالله وبك من غضب الله وسطواته ، إنا لسنا كالذين أتوك قبلنا وإن أولئك فرقة نافقوا فصاروا إليك ليكيدوا بك في غير رأينا ، ولو علمنا بهم لقتلناهم ولكفيناك مؤنتهم ، فالآن قد كفاك ربك أمرهم وأهلكهم وانتقم لنا ولك منهم ، فلما سمع إلياس مقالتهم دعا الله بدعوته الأولى فأمطر عليهم النار ، فاحترقوا عن آخرهم ، وفي كل ذلك ابن الملك في البلاء الشديد من وجعه ، فلما سمع الملك بهلاك أصحابه ثانيا ازداد غضبا على غضب ، وأراد أن يخرج في طلب إلياس بنفسه ، إلا أنه شغله عن ذلك مرض ابنه ، فلم يمكنه فوجه نحو إلياس المؤمن الذي هو كاتب امرأته رجاء أن يأنس به إلياس فينزل معه ، وأظهر للكاتب أنه لا يريد بإلياس سوءا ، وإنما أظهر له لما اطلع عليه من إيمانه ، وكان الملك مع اطلاعه على إيمانه مغضيا عليه لما هو عليه من الكفاية والأمانة وسداد الرأي ، فلما وجهه نحوه أرسل معه فئة من أصحابه ، وأوعز إلى الفئة - دون الكاتب - أن يوثقوا إلياس ويأتوا به إن أراد التخلف عنهم ، وإن جاء مع الكاتب واثقا به لم يروعوه ، ثم أظهر مع الكاتب الإنابة وقال له : قد آن لي أن أتوب وقد أصابتنا بلايا من حريق أصحابنا والبلاء الذي فيه ابني ، وقد عرفت أن ذلك بدعوة إلياس ، ولست آمن أن يدعو على جميع من بقي منا فنهلك بدعوته ، فانطلق إليه وأخبره أنا قد تبنا وأنبنا ، وأنه لا يصلحنا في توبتنا ، وما نريد من رضاء ربنا وخلع أصنامنا إلا أن يكون إلياس بين أظهرنا ، يأمرنا وينهانا ، ويخبرنا بما يرضي ربنا ، وأمر قومه فاعتزلوا الأصنام ، وقال له : أخبر إلياس أنا قد خلعنا آلهتنا التي كنا نعبد ، وأرجينا أمرها حتى ينزل إلياس فيكون هو الذي يحرقها ويهلكها ، وكان ذلك مكرا من الملك .فانطلق الكاتب والفئة حتى علا الجبل الذي فيه إلياس ثم ناداه ، فعرف إلياس صوته ، فتاقت نفسه إليه ، وكان مشتاقا إلى لقائه فأوحى الله تعالى إليه أن ابرز إلى أخيك الصالح فالقه ، وجدد العهد به فبرز إليه وسلم عليه وصافحه ، وقال له : ما الخبر ؟ فقال المؤمن : إنه قد بعثني إليك هذا الجبار الطاغية وقومه ، ثم قص عليه ما قالوا ثم قال له : وإني لخائف إن رجعت إليه ولست معي أن يقتلني فمرني بما شئت أفعله ، إن شئت انقطعت إليك وكنت معك وتركته ، وإن شئت جاهدته معك وإن شئت ترسلني إليه بما تحب فأبلغه رسالتك ، وإن شئت دعوت ربك يجعل لنا من أمرنا فرجا ومخرجا ، فأوحى الله تعالى إلى إلياس أن كل شيء جاءك منهم مكر وكذب ليظفروا بك ، وإن آجب إن أخبرته رسله أنك قد لقيت هذا الرجل ولم يأت بك اتهمه وعرف أنه قد داهن في أمرك ، فلم يأمن أن يقتله ، فانطلق معه فإني سأشغل عنكما آجب فأضاعف على ابنه البلاء ، حتى لا يكون له هم غيره ، ثم أميته على شر حال ، فإذا مات فارجع عنه ، قال فانطلق معهم حتى قدموا على آجب ، فلما قدموا شدد الله - تعالى - الوجع على ابنه وأخذ الموت يكظمه ، فشغل الله تعالى بذلك آجب وأصحابه عن إلياس ، فرجع إلياس سالما إلى مكانه ، فلما مات ابن آجب وفرغوا من أمره وقل جزعه انتبه لإلياس ، وسأل عنه الكاتب الذي جاء به ، فقال : ليس لي به علم شغلني عنه موت ابنك والجزع عليه ، ولم أكن أحسبك إلا قد استوثقت منه ، فانصرف عنه آجب وتركه لما فيه من الحزن على ابنه .فلما طال الأمر على إلياس مل السكون في الجبال واشتاق إلى الناس نزل من الجبل فانطلق حتى نزل بامرأة من بني إسرائيل ، وهي أم يونس بن متى ذي النون استخفى عندها ستة أشهر ويونس بن متى يومئذ مولود يرضع ، فكانت أم يونس تخدمه بنفسها وتواسيه بذات يدها ، ثم إن إلياس سئم ضيق البيوت بعد تعوده فسحة الجبال ، فأحب اللحوق بالجبال فخرج وعاد إلى مكانه ، فجزعت أم يونس لفراقه فأوحشها فقده ، ثم لم تلبث إلا يسيرا حتى مات ابنها يونس حين فطمته ، فعظمت مصيبتها فخرجت في طلب إلياس ، فلم تزل ترقى الجبال وتطوف فيها حتى عثرت عليه ، فوجدته وقالت له : إني قد فجعت بعدك لموت ابني فعظمت فيه مصيبتي واشتد لفقده بلائي ، وليس لي ولد غيره ، فارحمني وادع لي ربك جل جلاله ليحيي لي ابني وإني قد تركته مسجى لم أدفنه ، وقد أخفيت مكانه ، فقال لها إلياس : ليس هذا مما أمرت به ، وإنما أنا عبد مأمور أعمل بما يأمرني ربي ، فجزعت المرأة وتضرعت فأعطف الله - تعالى - قلب إلياس لها ، فقال لها : متى مات ابنك ؟ قالت : منذ سبعة أيام فانطلق إلياس معها وسار سبعة أيام أخرى حتى انتهى إلى منزلها ، فوجد ابنها ميتا له أربعة عشر يوما ، فتوضأ وصلى ودعا ، فأحيا الله تعالى يونس بن متى ، فلما عاش وجلس وثب إلياس وتركه ، وعاد إلى موضعه .فلما طال عصيان قومه ضاق بذلك إلياس ذرعا فأوحى الله - تعالى - إليه بعد سبع سنين وهو خائف مجهود : يا إلياس ما هذا الحزن والجزع الذي أنت فيه ؟ ألست أميني على وحيي وحجتي في أرضي وصفوتي من خلقي ؟ فسلني أعطك ، فإني ذو الرحمة الواسعة والفضل العظيم ، قال : تميتني وتلحقني بآبائي فإني قد مللت بني إسرائيل وملوني ، فأوحى الله - تعالى - إليه : يا إلياس ما هذا باليوم الذي أعري عنك الأرض وأهلها ، وإنما قوامها وصلاحها بك وبأشباهك ، وإن كنتم قليلا ولكن سلني فأعطك ، فقال إلياس : إن لم تمتني فأعطني ثأري من بني إسرائيل ، قال الله تعالى : فأي شيء تريد أن أعطيك ؟ قال : تمكنني من خزائن السماء سبع سنين فلا تنشر عليهم سحابة إلا بدعوتي ، ولا تمطر عليهم سبع سنين قطرة إلا بشفاعتي ، فإنهم لا يذلهم إلا ذلك ، قال الله تعالى : يا إلياس أنا أرحم بخلقي من ذلك ، وإن كانوا ظالمين ، قال : فست سنين ، قال : أنا أرحم بخلقي من ذلك ، قال : فخمس سنين ، قال : أنا أرحم بخلقي من ذلك ولكني أعطيك ثأرك ثلاث سنين ، أجعل خزائن المطر بيدك ، قال إلياس : : فبأي شيء أعيش ؟ قال : أسخر لك جيشا من الطير ينقل إليك طعامك وشرابك من الريف والأرض التي لم تقحط . قال إلياس : قد رضيت ، قال : فأمسك الله - تعالى - عنهم المطر حتى هلكت الماشية والدواب والهوام والشجر وجهد الناس جهدا شديدا ، وإلياس على حالته مستخف من قومه ، يوضع له الرزق حيثما كان ، وقد عرف ذلك قومه وكانوا إذا وجدوا ريح الخبز في بيت قالوا : لقد دخل إلياس هذا المكان ، وطلبوه ولقي من أهل ذلك المنزل شرا .قال ابن عباس : أصاب بني إسرائيل ثلاث سنين القحط ، فمر إلياس بعجوز فقال لها : هل عندك طعام ؟ قالت : نعم شيء من دقيق وزيت قليل ، قال : فدعا بهما ودعا فيه بالبركة ومسه حتى ملأ جرابها دقيقا ، وملأ خوابيها زيتا ، فلما رأوا ذلك عندها قالوا : من أين لك هذا ؟ قالت : مر بي رجل من حاله كذا وكذا فوصفته بوصفه فعرفوه ، فقالوا : ذلك إلياس ، فطلبوه فوجدوه فهرب منهم ، ثم إنه أوى إلى بيت امرأة من بني إسرائيل لها ابن يقال له اليسع بن أخطوب ، به ضر فآوته وأخفت أمره ، فدعا له فعوفي من الضر الذي كان به ، واتبع اليسع إلياس فآمن به وصدقه ولزمه ، وكان يذهب حيثما ذهب وكان إلياس قد أسن فكبر واليسع شاب ، ثم إن الله - تعالى - أوحى إلى إلياس : إنك قد أهلكت كثيرا من الخلق ممن لم يعص من البهائم والدواب والطير والهوام بحبس المطر ، فيزعمون - والله أعلم - أن إلياس قال : يا رب دعني أكن أنا الذي أدعو لهم وآتيهم بالفرج مما هم فيه من البلاء ، لعلهم أن يرجعوا وينزعوا عما هم عليه من عبادة غيرك ، فقيل له : نعم ، فجاء إلياس إلى بني إسرائيل ، فقال : إنكم قد هلكتم جوعا وجهدا ، وهلكت البهائم والدواب والطير والهوام والشجر بخطاياكم ، وإنكم على باطل فإن كنتم تحبون أن تعلموا ذلك فاخرجوا بأصنامكم ، فإن استجابت لكم فذلك كما تقولون ، وإن هي لم تفعل علمتم أنكم على باطل ، فنزعتم ودعوت الله - تعالى - ففرج عنكم ما أنتم فيه من البلاء ، قالوا : أنصفت فخرجوا بأوثانهم فدعوها ، فلم تفرج عنهم ما كانوا فيه من البلاء ، ثم قالوا لإلياس : إنا قد هلكنا فادع الله تعالى لنا ، فدعا لهم إلياس ومعه اليسع بالفرج ، فخرجت سحابة مثل الترس على ظهر البحر وهم ينظرون ، فأقبلت نحوهم وطبقت الآفاق ثم أرسل الله تعالى عليهم المطر فأغاثهم ، وأحييت بلادهم ، فلما كشف الله - تعالى - عنهم الضر نقضوا العهد ، ولم ينزعوا عن كفرهم وأقاموا على أخبث ما كانوا عليه ، فلما رأى ذلك إلياس دعا ربه - عز وجل - أن يريحه منهم ، فقيل له فيما يزعمون : انظر يوم كذا وكذا فاخرج فيه إلى موضع كذا فما جاءك من شيء فاركبه ولا تهبه ، فخرج إلياس ومعه اليسع حتى إذا كانا بالموضع الذي أمر أقبل فرس من نار ، وقيل : لونه كلون النار ، حتى وقف بين يديه ، فوثب عليه إلياس ، فانطلق به الفرس فناداه اليسع : يا إلياس ، ما تأمرني ؟ فقذف إليه إلياس بكسائه من الجو الأعلى ، فكان ذلك علامة استخلافه إياه على بني إسرائيل ، فكان ذلك آخر العهد به ، فرفع الله تعالى إلياس من بين أظهرهم ، وقطع عنه لذة المطعم والمشرب ، وكساه الريش فكان إنسيا ملكيا أرضيا سماويا ، وسلط الله تعالى على آجب الملك وقومه عدوا لهم فقصدهم من حيث لم يشعروا به حتى رهقهم ، فقتل آجب وامرأته أزبيل في بستان مزدكي ، فلم تزل جيفتاهما ملقاتين في تلك الجنينة حتى بليت لحومهما ورمت عظامهما ، ونبأ الله - تعالى - اليسع وبعثه رسولا إلى بني إسرائيل ، وأوحى الله - تعالى - إليه وأيده ، فآمنت به بنو إسرائيل فكانوا يعظمونه ، وحكم الله - تعالى - فيهم قائم إلى أن فارقهم اليسع .وروى السري بن يحيى عن عبد العزيز بن أبي رواد قال : الخضر وإلياس يصومان شهر رمضان ببيت المقدس ، ويوافيان الموسم في كل عام .وقيل : إن إلياس موكل بالفيافي ، والخضر موكل بالبحار فذلك قوله تعالى : " وإن إلياس لمن المرسلين " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 124

إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ ١٢٤

Iż qāla liqaumihī alā tattaqūn(a).

Terjemah

(ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertakwa?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ingatlah ketika) lafal Idz di sini dinashabkan oleh lafal Udzkur yang diperkirakan keberadaannya (ia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kalian tidak bertakwa) kepada Allah?
" إذ قال لقومه ألا تتقون "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 125

أَتَدْعُونَ بَعْلاً وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ ٱلْخَـٰلِقِينَ ١٢٥

Atad‘ūna ba‘law wa tażarūna aḥsanal-khāliqīn(a).

Terjemah

Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Patutkah kalian menyembah Ba'l) Ba'l adalah nama berhala yang terbuat dari emas, dan dengan nama berhala itu pula negeri mereka diberi nama, lalu dimudhafkan kepada lafal Bik, sehingga jadilah Ba'alabak. Maksud ayat ini ialah mengapa kalian menyembahnya (dan kalian tinggalkan) artinya kalian tidak menyembah (sebaik-baik pencipta) yakni Allah; maksudnya mengapa kalian tidak menyembah Allah?
( إذ قال لقومه ألا تتقون أتدعون ) أتعبدون ) ( بعلا ) وهو اسم صنم لهم كانوا يعبدونه ، ولذلك سميت مدينتهم : بعلبك . قال مجاهد وعكرمة وقتادة : " البعل " : الرب بلغة أهل اليمن .( وتذرون أحسن الخالقين ) فلا تبعدونه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 126

ٱللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ ١٢٦

Allāha rabbakum wa rabba ābā'ikumul-awwalīn(a).

Terjemah

(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu Allah Rabb kalian dan Rabb bapak-bapak kalian yang terdahulu?") kalau dibaca Allaahu Rabbukum Warabbu Aabaa-ikum, berarti sebelumnya diperkirakan adanya lafal Huwa. Kalau dibaca Allaaha Rabbakum warabba Aabaa-ikum berarti menjadi Badal dari lafal Ahsanal Khaaliqiina.
( الله ربكم ورب آبائكم الأولين ) قرأ حمزة ، والكسائي ، وحفص ، ويعقوب : " الله ربكم ورب " بنصب الهاء والباءين على البدل ، وقرأ الآخرون برفعهن على الاستئناف .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 127

فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ ١٢٧

Fakażżabūhu fa'innahum lamuḥḍarūn(a).

Terjemah

Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret) ke dalam neraka.
( فكذبوه فإنهم لمحضرون ) في النار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 128

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ ١٢٨

Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).

Terjemah

kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari dosa) yaitu hamba-hamba Allah yang beriman, mereka diselamatkan dari neraka.
( إلا عباد الله المخلصين ) من قومه فإنهم نجوا من العذاب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 129

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْأَخِرِينَ ١٢٩

Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).

Terjemah

Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami abadikan untuk Ilyas di kalangan orang-orang yang datang kemudian) pujian yang baik.
" وتركنا عليه في الآخرين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 130

سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِلْ يَاسِينَ ١٣٠

Salāmun ‘alā ilyāsīn(a).

Terjemah

(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu "Kesejahteraan) dari Kami (dilimpahkan atas Ilyasin) yang dimaksud adalah Nabi Ilyas yang tadi, ia dinamakan demikian secara Taghlib, perihalnya sama dengan ucapan orang-orang Arab jika menamakan Muhallab dan kaumnya, mereka menamakannya Al-Muhallabuun. Dan menurut qiraat yang membacakannya menjadi Aali Yasiina dengan dipanjangkan harakat Hamzahnya, berarti keluarga Nabi Ilyas, dan makna yang dimaksud adalah Nabi Ilyas pula.
( وتركنا عليه في الآخرين سلام على إلياسين ) قرأ نافع وابن عامر : " آل ياسين " بفتح الهمزة مشبعة ، وكسر اللام مقطوعة ، لأنها في المصحف مفصولة ، وقرأ الآخرون بكسر الهمزة وسكون اللام موصولةفمن قرأ " آل يس " مقطوعة ، قيل : أراد آل محمد - صلى الله عليه وسلم - . وهذا القول بعيد لأنه لم يسبق له ذكر . وقيل : أراد آل إلياس .والقراءة المعروفة بالوصل ، واختلفوا فيه ، فقد قيل : إلياسين لغة في إلياس ، مثل : إسماعيل وإسماعين ، وميكائيل وميكائين .وقال الفراء : هو جمع أراد إلياس وأتباعه من المؤمنين ، فيكون بمنزلة الأشعرين والأعجمين بالتخفيف ، وفي حرف عبد الله بن مسعود : سلام على إدراسين يعني : إدريس وأتباعه ؛ لأنه يقرأ : وإن إدريس لمن المرسلين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 131

إِنَّا كَذَٲلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ ١٣١

Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya demikianlah) sebagaimana Kami memberikan balasan pahala kepadanya (Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.)
" إنا كذلك نجزي المحسنين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 132

إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ ١٣٢

Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.)
" إنه من عبادنا المؤمنين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 133

وَإِنَّ لُوطًا لَّمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ ١٣٣

Wa inna lūṭal laminal-mursalīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya Luth benar-benar salah seorang rasul.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya Luth benar-benar adalah seorang rasul.)
" وإن لوطاً لمن المرسلين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 134

إِذْ نَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ ١٣٤

Iż najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).

Terjemah

(Ingatlah) ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya (pengikut-pengikutnya) semua,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ingatlah ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya pengikut-pengikutnya semua.)
"إذ نجيناه وأهله أجمعين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 135

إِلَّا عَجُوزًا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ ١٣٥

Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).

Terjemah

kecuali seorang perempuan tua (isterinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecuali seorang perempuan tua istrinya yang berada bersama-sama orang yang ditinggal) orang-orang yang ditinggal tertimpa azab.
( إلا عجوزا في الغابرين ) أي : الباقين في العذاب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 136

ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْأَخَرِينَ ١٣٦

Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).

Terjemah

Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian Kami binasakan) Kami hancurkan (orang-orang yang lain) yaitu orang-orang yang kafir dari kaumnya.
( ثم دمرنا الآخرين ) والتدمير : الإهلاك .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 137

وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِم مُّصْبِحِينَ ١٣٧

Wa innakum latamurrūna ‘alaihim muṣbiḥīn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka di waktu pagi,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya kalian hai penduduk Mekah benar-benar akan melalui mereka) melalui bekas-bekas dan tempat-tempat tinggal mereka bila kalian mengadakan perjalanan (di waktu pagi) maksudnya di waktu siang hari.
( وإنكم لتمرون عليهم ) على آثارهم ومنازلهم ، ) ( مصبحين ) وقت الصباح .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 138

وَبِٱلَّيْلِ‌ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ ١٣٨

Wa bil-lail(i), afalā ta‘qilūn(a).

Terjemah

dan di waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan di waktu malam hari. Maka apakah kalian tidak memikirkan?) hai penduduk Mekah, mengenai apa yang telah menimpa mereka berupa azab, oleh karena kalian lalu mengambil pelajaran darinya.
( وبالليل ) يريد : تمرون بالنهار وبالليل عليهم إذا ذهبتم إلى أسفاركم ورجعتم ، ( أفلا تعقلون ) فتعتبرون بهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 139

وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ ١٣٩

Wa inna yūnusa laminal-mursalīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul.)
قوله تعالى : ( وإن يونس لمن المرسلين ) من جملة رسل الله .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 140

إِذْ أَبَقَ إِلَى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ ١٤٠

Iż abaqa ilal-fulkil-masyḥūn(i).

Terjemah

(ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ingatlah ketika ia lari) maksudnya, minggat (ke kapal yang penuh muatan) hal ini terjadi sewaktu ia bersitegang dengan kaumnya, karena ternyata azab yang diancamkan olehnya kepada kaumnya tidak turun-turun juga, akhirnya ia melarikan diri naik kapal. Dan kapal yang dinaikinya itu berhenti di tengah laut yang besar ombaknya. Juru mudi kapal mengatakan, bahwa di dalam kapal ini terdapat seorang hamba yang melarikan diri dari tuannya, hal ini akan tampak jelas melalui undian.
( إذ أبق إلى الفلك المشحون ) يعني : هرب .قال ابن عباس - رضي الله عنهما - ووهب : كان يونس وعد قومه العذاب ، فلما تأخر عنهم العذاب خرج كالمشور منهم ، فقصد البحر فركب السفينة ، فاحتبست السفينة فقال الملاحون : هاهنا عبد آبق من سيده ، فاقترعوا فوقعت القرعة على يونس ، فاقترعوا ثلاثا فوقعت على يونس ، فقال يونس : أنا الآبق ، وزج نفسه في الماء .وروي في القصة : أنه لما وصل إلى البحر كانت معه امرأته وابنان له ، فجاء مركب فأراد أن يركب معهم فقدم امرأته ليركب بعدها ، فحال الموج بينه وبين المركب ومر المركب ، ثم جاءت موجة أخرى وأخذت ابنه الأكبر وجاء ذئب فأخذ الابن الأصغر ، فبقي فريدا ، فجاء مركب آخر فركبه فقعد ناحية من القوم ، فلما مرت السفينة في البحر ركدت ، فاقترعوا ، وقد ذكرنا القصة في سورة يونس .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 141

فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُدْحَضِينَ ١٤١

Fa sāhama fakāna minal-mudḥaḍīn(a).

Terjemah

kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian ia ikut berundi) para penumpang kapal itu semuanya diundi (lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian itu) akibatnya ia dilemparkan ke laut.
فذلك قوله عز وجل: ( فساهم ) فقارع ، والمساهمة : إلقاء السهام على جهة القرعة ، ( فكان من المدحضين ) المقروعين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 142

فَٱلْتَقَمَهُ ٱلْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ ١٤٢

Faltaqamahul-ḥūtu wa huwa mulīm(un).

Terjemah

Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka ia ditelan oleh ikan besar) ditelan bulat-bulat (dalam keadaan tercela) karena ia melakukan perbuatan yang tercela, yaitu pergi dengan memakai jalan laut kemudian naik kapal meninggalkan kaumnya, tanpa izin terlebih dahulu dari Rabbnya.
( فالتقمه الحوت ) ابتلعه ، ( وهو مليم ) آت بما يلام عليه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 143

فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ ١٤٣

Falau lā annahū kāna minal-musabbiḥīn(a).

Terjemah

Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang bertasbih) yakni selalu ingat kepada Allah, melalui zikirnya di dalam perut ikan seraya mengatakan, "Laa Ilaaha Illaa Anta Subhaanaka Innii Kuntu Minazh Zhaalimiina", artinya, "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang aniaya."
( فلولا أنه كان من المسبحين ) من الذاكرين لله قبل ذلك ، وكان كثير الذكر . وقال ابن عباس : من المصلين . وقال وهب : من العابدين . وقال الحسن : ما كانت له صلاة في بطن الحوت ولكنه قدم عملا صالحا . وقال الضحاك : شكر الله تعالى له طاعته القديمة .وقيل : " فلولا أنه كان من المسبحين " في بطن الحوت . قال سعيد بن جبير : يعني قوله : " لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين " ( الأنبياء - 87 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 144

لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ ١٤٤

Lalabiṡa fī baṭnihī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).

Terjemah

niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit) artinya, niscaya perut ikan besar itu akan menjadi kuburnya hingga hari kiamat nanti.
( للبث في بطنه إلى يوم يبعثون ) لصار بطن الحوت له قبرا إلى يوم القيامة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 145

۞ فَنَبَذْنَـٰهُ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمٌ ١٤٥

Fa nabażnāhu bil-‘arā'i wa huwa saqīm(un).

Terjemah

Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian Kami lemparkan dia) Kami campakkan dia dari dalam perut ikan besar itu (ke daerah yang tandus) di permukaan bumi yang tandus, yakni ke tepi pantai pada hari itu juga, setelah tiga hari, tujuh hari, dua puluh hari atau setelah empat puluh hari sejak ia ditelan ikan besar itu (sedangkan ia dalam keadaan sakit) yakni kurus kering dan sakit bagaikan anak ayam yang terserang penyakit kok.
( فنبذناه ) طرحناه ( بالعراء ) يعني : على وجه الأرض ، قال السدي : بالساحل ، والعراء : الأرض الخالية عن الشجر والنبات ) . ( وهو سقيم ) عليل كالفرخ الممعط . وقيل : كان قد بلي لحمه ورق عظمه ولم يبق له قوة .واختلفوا في مدة لبثه في بطن الحوت ، فقال مقاتل بن حيان : ثلاثة أيام . وقال عطاء : سبعة أيام . وقال الضحاك : عشرين يوما . وقال السدي والكلبي ومقاتل بن سليمان : أربعين يوما . وقال الشعبي : التقمه ضحى ولفظه عشية .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 146

وَأَنۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّن يَقْطِينٍ ١٤٦

Wa ambatnā ‘alaihi syajaratam miy yaqṭīn(in).

Terjemah

Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu) pohon itu dapat menaunginya dengan batangnya, berbeda keadaannya dengan pohon labu yang biasanya. Hal ini merupakan suatu mukjizat baginya, setiap pagi dan petang datang kepadanya kambing hutan, ia meminum air susu dari teteknya hingga ia kuat kembali.
(وأنبتنا عليه ) أي : له ، وقيل : عنده ( شجرة من يقطين ) يعني : القرع ، على قول جميع المفسرين .وقال الحسن ومقاتل : كل نبت يمتد وينبسط على وجه الأرض ليس له ساق ولا يبقى على الشتاء نحو القرع والقثاء والبطيخ فهو يقطين .قال مقاتل بن حيان : فكان يونس يستظل بالشجرة ، وكانت وعلة تختلف إليه فيشرب من لبنها بكرة وعشية حتى اشتد لحمه ونبت شعره وقوي ، فنام نومة فاستيقظ وقد يبست الشجرة فحزن حزنا شديدا وأصابه أذى الشمس فجعل يبكي ، فبعث الله - تعالى - إليه جبريل وقال : أتحزن على شجرة ولا تحزن على مائة ألف من أمتك وقد أسلموا وتابوا .فإن قيل : قال هاهنا : " فنبذناه بالعراء وهو سقيم " ، وقال في موضع آخر : " لولا أن تداركه نعمة من ربه لنبذ بالعراء " ( القلم - 49 ) فهذا يدل على أنه لم ينبذ ؟قيل : " لولا " هناك يرجع إلى الذم ، معناه : لولا نعمة من ربه لنبذ بالعراء وهو مذموم ، ولكن تداركه النعمة فنبذ وهو غير مذموم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 147

وَأَرْسَلْنَـٰهُ إِلَىٰ مِاْئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ ١٤٧

Wa arsalnāhu ilā mi'ati alfin au yazīdūn(a).

Terjemah

Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami utus dia) sesudah itu, sebagaimana status sebelumnya, kepada kaum Bunainawiy yang tinggal di daerah Maushul (kepada seratus ribu orang atau) bahkan (lebih dari itu) yakni lebih dua puluh atau tiga puluh atau tujuh puluh ribu orang.
قوله عز وجل : ( وأرسلناه إلى مائة ألف ) قال قتادة : أرسل إلى أهل نينوى من أرض الموصل قبل أن يصيبه ما أصابه ، وقوله : " وأرسلناه " أي : وقد أرسلناه ، وقيل : كان إرساله بعد خروجه من بطن الحوت إليهم ، وقيل : إلى قوم آخرين . ) ( أو يزيدون ) قال ابن عباس : معناه : ويزيدون " أو " بمعنى الواو ، كقوله : " عذرا أو نذرا " ( المرسلات - 6 ) ، وقال مقاتل والكلبي : معناه بل يزيدون . وقال الزجاج : " أو " هاهنا على أصله ، ومعناه : أو يزيدون على تقديركم وظنكم ، كالرجل يرى قوما فيقول : هؤلاء ألف أو يزيدون ، فالشك على تقدير المخلوقين ، والأكثرون على أن معناه : ويزيدون .واختلفوا في مبلغ تلك الزيادة فقال ابن عباس ، ومقاتل : كانوا عشرين ألفا ، ورواه أبي بن كعب عن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - .وقال الحسن : بضعا وثلاثين ألفا .وقال سعيد بن جبير : سبعين ألفا
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 148

فَـَٔـامَنُواْ فَمَتَّعْنَـٰهُمْ إِلَىٰ حِينٍ ١٤٨

Fa'āmanū famatta‘nāhum ilā ḥīn(in).

Terjemah

Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu mereka beriman) sewaktu mereka menyaksikan azab yang telah dijanjikan kepada mereka (karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka) artinya, kami biarkan mereka menikmati harta yang ada pada mereka (hingga waktu yang tertentu) hingga ajal mereka datang.
( فآمنوا ) يعني : الذين أرسل إليهم يونس بعد معاينة العذاب ، ( فمتعناهم إلى حين ) إلى انقضاء آجالهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 149

فَٱسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ ٱلْبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلْبَنُونَ ١٤٩

Fastaftihim alirabbikal-banātu wa lahumul-banūn(a).

Terjemah

Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah): "Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tanyakanlah kepada mereka) kepada orang-orang kafir Mekah; ungkapan ini dimaksud sebagai ejekan terhadap mereka, ("Apakah untuk Rabb kamu anak-anak perempuan) sesuai dengan dugaan mereka bahwa para malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah (dan untuk mereka anak laki-laki) mereka memilih yang lebih kuat dan yang lebih baik.
قوله تعالى : ) ( فاستفتهم ) فاسأل يا محمد أهل مكة وهو سؤال توبيخ ، ( ألربك البنات ولهم البنون ) وذلك أن جهينة وبني سلمة بن عبد الدار زعموا أن الملائكة بنات الله يقول : جعلوا لله البنات ولأنفسهم البنين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 150

أَمْ خَلَقْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ إِنَـٰثًا وَهُمْ شَـٰهِدُونَ ١٥٠

Am khalaqnal-malā'ikata ināṡaw wa hum syāhidūn(a).

Terjemah

atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan(nya)?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikannya") yakni mereka menyaksikan penciptaan Kami itu, yang karenanya mereka mengatakan demikian?
( أم خلقنا الملائكة إناثا ) معناه : أخلقنا الملائكة إناثا ، ( وهم شاهدون ) حاضرون خلقنا إياهم ، نظيره قوله : " أشهدوا خلقهم " ( الزخرف - 19 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 151

أَلَآ إِنَّهُم مِّنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ ١٥١

Alā innahum min ifkihim layaqūlūn(a).

Terjemah

Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan:

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya) dengan kedustaan mereka itu (benar-benar mengatakan,)
( ألا إنهم من إفكهم ) من كذبهم ، ( ليقولون ).
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 152

وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ ١٥٢

Waladallāh(u), wa innahum lakāżibūn(a).

Terjemah

"Allah beranak". Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Allah beranak") melalui perkataan mereka yang menyatakan bahwa malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah. (Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta) dalam hal ini.
" ولد الله وإنهم لكاذبون "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 153

أَصْطَفَى ٱلْبَنَاتِ عَلَى ٱلْبَنِينَ ١٥٣

Aṣṭafal-banāti ‘alal-banīn(a).

Terjemah

Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah Tuhan memilih) lafal Ashthafaa Hamzahnya adalah Hamzah Istifham yang berharakat Fatah, oleh karenanya Hamzah Washal tidak dibutuhkan lagi, sebab itu dibuang. Yakni apakah Allah mengutamakan (anak-anak perempuan daripada anak laki-laki?)
( أصطفى ) قرأ أبو جعفر : " لكاذبون اصطفى " موصولا على الخبر عن قول المشركين ، وعند الوقف يبتدئ : " اصطفى " بكسر الألف ، وقراءة العامة بقطع الألف ، لأنها ألف استفهام دخلت على ألف الوصل ، فحذفت ألف الوصل وبقيت ألف الاستفهام مفتوحة مقطوعة ، مثل : أستكبر ونحوها ، ( أصطفى البنات على البنين ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 154

مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ ١٥٤

Mā lakum, kaifa taḥkumūn(a).

Terjemah

Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah yang terjadi pada kalian? Bagaimanakah caranya kalian menetapkan?) kesimpulan yang rusak ini.
( ما لكم كيف تحكمون ) لله بالبنات ولكم بالبنين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 155

أَفَلَا تَذَكَّرُونَ ١٥٥

Afalā tażakkarūn(a).

Terjemah

Maka apakah kamu tidak memikirkan?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apakah kalian tidak memikirkan?) bahwasanya Allah swt. itu Maha Tinggi lagi Maha Suci dari mempunyai anak?
( أفلا تذكرون ) أفلا تتعظون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 156

أَمْ لَكُمْ سُلْطَـٰنٌ مُّبِينٌ ١٥٦

Am lakum sulṭānum mubīn(un).

Terjemah

Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Atau apakah kalian mempunyai bukti yang nyata?) artinya hujah yang jelas menyatakan bahwa Allah mempunyai anak.
( أم لكم سلطان مبين ) برهان بين على أن لله ولدا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 157

فَأْتُواْ بِكِتَـٰبِكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ ١٥٧

Fa'tū bikitābikum in kuntum ṣādiqīn(a).

Terjemah

Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka bawalah kitab kalian) kitab Taurat kalian, kemudian perlihatkanlah kepadaku mengenai hal itu di dalamnya (jika kalian memang orang-orang yang benar) di dalam perkataan dan dugaan kalian itu.
( فأتوا بكتابكم ) الذي لكم فيه حجة ( إن كنتم صادقين ) في قولكم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 158

وَجَعَلُواْ بَيْنَهُۥ وَبَيْنَ ٱلْجِنَّةِ نَسَبًا‌ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ ٱلْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ ١٥٨

Wa ja‘alū bainahū wa bainal-jinnati nasabā(n), wa laqad ‘alimatil-jinnatu innahum lamuḥḍarūn(a).

Terjemah

Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mereka adakan) orang-orang musyrik itu (antara Dia) yakni Allah swt. (dan antara jin) yakni malaikat dinamakan Al-Jinnah karena mereka tidak dapat dilihat oleh mata (hubungan nasab) melalui perkataan mereka yang menyatakan bahwasanya malaikat-malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah. (Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka) yakni orang-orang yang mengatakan demikian (benar-benar akan diseret) ke dalam neraka dan mereka akan diazab di dalamnya.
( وجعلوا بينه وبين الجنة نسبا ) قال مجاهد وقتادة : أراد بالجنة الملائكة ، سموا جنة لاجتنانهم عن الأبصار .وقال ابن عباس : حي من الملائكة يقال لهم الجن ، ومنهم إبليس ، قالوا : هم بنات الله .وقال الكلبي : قالوا - لعنهم الله - بل تزوج من الجن فخرج منها الملائكة تعالى الله عن ذلك ، وقد كان زعم بعض قريش أن الملائكة بنات الله تعالى الله . فقال أبو بكر الصديق : فمن أمهاتهم ؟ قالوا : سروات الجن .وقال الحسن : معنى النسب أنهم أشركوا الشياطين في عبادة الله ، ( ولقد علمت الجنة أنهم ) يعني قائلي هذا القول ) ( لمحضرون ) في النار ، ثم نزه نفسه عما قالوا فقال :
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 159

سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ ١٥٩

Subḥānallāhi ‘ammā yaṣifūn(a).

Terjemah

Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maha Suci Allah) kalimat ini memahasucikan Dia (dari apa yang mereka sifatkan) yaitu bahwasanya Allah mempunyai anak.
فقال: " سبحان الله عما يصفون "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 160

إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ ١٦٠

Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).

Terjemah

Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari dosa) yakni kecuali orang-orang yang beriman. Istitsna di sini adalah bersifat Munqathi'. Maksudnya bahwa mereka yang beriman itu memahasucikan Allah swt. dari apa yang telah disifatkan oleh mereka kepada-Nya.
( إلا عباد الله المخلصين ) هذا استثناء من المحضرين ، أي : أنهم لا يحضرون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 161

فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ ١٦١

Fa'innakum wa mā ta‘budūn(a).

Terjemah

Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka sesungguhnya kalian dan apa-apa yang kalian sembah itu) yakni berhala-berhala sesembahan-sesembahan kalian itu.
قوله عز وجل : ) ( فإنكم ) يقول لأهل مكة : ( وما تعبدون ) من الأصنام .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 162

مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ بِفَـٰتِنِينَ ١٦٢

Mā antum ‘alaihi bifātinīn(a).

Terjemah

Sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sekali-kali kalian dengannya tidak akan dapat) dengan melalui sesembahan kalian itu; lafal 'Alaihi berta'alluq kepada firman selanjutnya, yaitu (menyesatkan) seorang pun.
( ما أنتم عليه ) على ما تعبدون ، ) ( بفاتنين ) بمضلين أحدا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 163

إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ ٱلْجَحِيمِ ١٦٣

Illā man huwa ṣālil-jaḥīm(i).

Terjemah

kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala-nyala) menurut ilmu Allah swt.
( إلا من هو صال الجحيم ) إلا من قدر الله أنه سيدخل النار ، أي : سبق له في علم الله الشقاوة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 164

وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامٌ مَّعْلُومٌ ١٦٤

Wa mā minnā illā lahū maqāmum ma‘lūm(un).

Terjemah

Tiada seorangpun di antara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Malaikat Jibril berkata kepada Nabi saw., ("Tiada seorang pun di antara kami) para malaikat (melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu) di langit, di tempat itu ia beribadah kepada Allah dan tidak melampaui tempat atau kedudukan yang lain.
قوله عز وجل : ( وما منا إلا له مقام معلوم ) يقول جبرائيل للنبي - صلى الله عليه وسلم - وما منا معشر الملائكة إلا له مقام معلوم ، أي : ما منا ملك إلا له مقام معلوم في السماوات يعبد الله فيه .قال ابن عباس : ما في السماوات موضع شبر إلا وعليه ملك يصلي أو يسبح .وروينا عن أبي ذر عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال : " أطت السماء ، وحق لها أن تئط ، والذي نفسي بيده ما فيها موضع أربعة أصابع إلا وملك واضع جبهته ساجدا لله "قال السدي : إلا له مقام معلوم في القربة والمشاهدة .وقال أبو بكر الوراق : إلا له مقام معلوم يعبد الله عليه ، كالخوف والرجاء والمحبة والرضا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 165

وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلصَّآفُّونَ ١٦٥

Wa innā lanaḥnuṣ-ṣāffūn(a).

Terjemah

dan sesungguhnya kami benar-benar bershaf-shaf (dalam menunaikan perintah Allah).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf) artinya meluruskan telapak kaki kami dalam salat.
( وإنا لنحن الصافون ) قال قتادة : هم الملائكة صفوا أقدامهم . وقال الكلبي : صفوف الملائكة في السماء للعبادة كصفوف الناس في الأرض .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 166

وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلْمُسَبِّحُونَ ١٦٦

Wa innā lanaḥnul-musabbiḥūn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih.") menyucikan Allah dari hal-hal yang tidak layak bagi-Nya.
( وإنا لنحن المسبحون ) أي : المصلون المنزهون الله عن السوء ، يخبر جبريل عليه السلام النبي - صلى الله عليه وسلم - أنهم يعبدون الله بالصلاة والتسبيح ، وأنهم ليسوا بمعبودين ، كما زعمت الكفار ، ثم أعاد الكلام إلى الإخبار عن المشركين فقال :
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 167

وَإِن كَانُواْ لَيَقُولُونَ ١٦٧

Wa in kānū layaqūlūn(a).

Terjemah

Sesungguhnya mereka benar-benar akan berkata:

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya) lafal In di sini adalah bentuk Takhfif dari lafal Inna (mereka) yakni orang-orang kafir Mekah (akan berkata,)
( وإن كانوا ) وقد كانوا يعني : أهل مكة ، ) ( ليقولون ) لام التأكيد .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 168

لَوْ أَنَّ عِندَنَا ذِكْرًا مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ ١٦٨

Lau anna ‘indanā żikram minal-awwalīn(a).

Terjemah

"Kalau sekiranya di sksi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah peringatan) maksudnya, sebuah kitab (dari orang-orang yang dahulu) yakni dari kitab-kitab yang diturunkan kepada orang-orang yang dahulu.
( لو أن عندنا ذكرا من الأولين ) أي : كتابا مثل كتاب الأولين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 169

لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ ١٦٩

Lakunnā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).

Terjemah

benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang mukhlis") maksudnya beribadah kepada-Nya semata.
" لكنا عباد الله المخلصين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 170

فَكَفَرُواْ بِهِۦ‌ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ ١٧٠

Fa kafarū bih(ī), fasaufa ya‘lamūn(a).

Terjemah

Tetapi mereka mengingkarinya (Al Quran); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Allah berfirman, ("Tetapi mereka mengingkarinya) mengingkari Kitab yang diturunkan kepada mereka, yaitu Alquran kitab yang lebih mulia daripada kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya (kelak mereka akan mengetahui) akibat dari kekafiran dan keingkaran mereka itu.
( فكفروا به ) أي : فلما أتاهم ذلك الكتاب كفروا به ، ) ( فسوف يعلمون ) هذا تهديد لهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 171

وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلْمُرْسَلِينَ ١٧١

Wa laqad sabaqat kalimatunā li‘ibādinal-mursalīn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami) pertolongan Kami (kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul) yaitu sebagaimana yang telah diungkapkan oleh firman-Nya yang lain, "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang." (Q.S. Al-Mujadilah, 21).
( ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين ) وهي قوله : " كتب الله لأغلبن أنا ورسلي " ( المجادلة - 21 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 172

إِنَّهُمْ لَهُمُ ٱلْمَنصُورُونَ ١٧٢

Innahum lahumul-manṣūrūn(a).

Terjemah

(yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Atau janji tersebut sebagaimana yang diungkapkan-Nya pada ayat berikut ini, yaitu, (yaitu, 'Sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.')
"إنهم لهم المنصورون "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 173

وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلْغَـٰلِبُونَ ١٧٣

Wa inna jundanā lahumul-gālibūn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya tentara Kami) yakni orang-orang mukmin (itulah yang pasti menang) atas orang-orang kafir melalui hujah, dan mendapat kemenangan atas mereka di dunia ini. Dan jika sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak mendapat kemenangan atas orang-orang kafir di dunia ini, maka mereka pasti mendapat kemenangan di akhirat nanti.
( وإن جندنا لهم الغالبون ) أي : حزب الله لهم الغلبة بالحجة والنصرة في العاقبة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 174

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ ١٧٤

Fatawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).

Terjemah

Maka berpalinglah kamu (Muhammad) dari mereka sampai suatu ketika.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka berpalinglah kamu dari mereka) yaitu dari orang-orang kafir Mekah (sampai suatu ketika") sampai Dia memerintahkannya untuk memerangi mereka.
( فتول ) أعرض ( عنهم حتى حين ) قال ابن عباس : يعني الموت . وقال مجاهد : يوم بدر . وقال السدي : حتى نأمرك بالقتال . وقيل : إلى أن يأتيهم عذاب الله ، قال مقاتل بن حيان : نسختها آية القتال .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 175

وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ ١٧٥

Wa abṣirhum, fa saufa yubṣirūn(a).

Terjemah

Dan lihatlah mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan terangkanlah kepada mereka) apabila azab turun kepada mereka (maka kelak mereka akan mengetahui) akibat dari kekafiran mereka.
( وأبصرهم ) إذا نزل بهم العذاب ) ( فسوف يبصرون ) ذلك فقالوا : متى هذا العذاب ؟
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 176

أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ ١٧٦

Afabi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).

Terjemah

Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Maka mereka mengatakan dengan nada yang mengejek, "Kapankah turunnya azab itu?" Lalu Allah berfirman mengancam mereka yang mengatakan demikian: (Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan.)
قال الله عز وجل: " أفبعذابنا يستعجلون "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 177

فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَآءَ صَبَاحُ ٱلْمُنذَرِينَ ١٧٧

Fa iżā nazala bisāḥatihim fa sā'a ṣabāḥul-munżarīn(a).

Terjemah

Maka apabila siksaan itu turun dihalaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apabila siksaan itu turun di halaman mereka) maksudnya, di tengah-tengah mereka. Sehubungan dengan makna lafal As-Saahah ini Imam Al-Farra mengatakan, bahwa orang-orang Arab bila menyebutkan suatu kaum cukup hanya dengan menyebutkan halaman tempat mereka tinggal (maka amat buruklah) yakni seburuk-buruk pagi hari adalah (pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu) di dalam ungkapan ayat ini terdapat Isim Zahir yang menduduki tempatnya Isim Mudhmar.
قال الله عز وجل : ( فإذا نزل ) يعني : العذاب ( بساحتهم ) قال مقاتل : بحضرتهم . وقيل : بفنائهم . قال الفراء : العرب تكتفي بذكر الساحة عن القوم ، ( فساء صباح المنذرين ) فبئس صباح الكافرين الذين أنذروا بالعذاب .أخبرنا أبو الحسن السرخسي ، أخبرنا زاهر بن أحمد ، أخبرنا أبو إسحاق الهاشمي ، أخبرنا أبو مصعب ، أخبرنا مالك ، عن حميد الطويل ، عن أنس بن مالك : أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - حين خرج إلى خيبر ، أتاها ليلا وكان إذا جاء قوما بليل لم يغز حتى يصبح ، قال : فلما أصبح خرجت يهود خيبر بمساحيها ومكاتلها ، فلما رأوا النبي - صلى الله عليه وسلم - قالوا : محمد والله محمد والخميس ، فقال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " الله أكبر خربت خيبر ، إنا إذا نزلنا بساحة قوم فساء صباح المنذرين " .ثم كرر ما ذكرنا تأكيدا لوعيد العذاب فقال :
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 178

وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ ١٧٨

Wa tawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).

Terjemah

Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika.)
فقال: " وتول عنهم حتى حين "
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 179

وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ ١٧٩

Wa abṣir, fasaufa yubṣirūn(a).

Terjemah

Dan lihatlah, maka kelak mereka juga akan melihat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan lihatlah, karena mereka juga akan melihat) ayat ini diulangi penyebutannya dengan maksud untuk mengukuhkan ancaman yang ditujukan kepada mereka, dan sekaligus sebagai penenang hati bagi Nabi saw.
( وأبصر ) العذاب إذا نزل بهم ، ( فسوف يبصرون ) . ثم نزه نفسه فقال :
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 180

سُبْحَـٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ ١٨٠

Subḥāna rabbika rabbil-‘izzati ‘ammā yaṣifūn(a).

Terjemah

Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maha Suci Rabbmu Yang mempunyai keperkasaan) yakni kemenangan (dari apa yang mereka katakan) yaitu, bahwa Dia memiliki anak.
( سبحان ربك رب العزة ) الغلبة والقوة ، ( عما يصفون ) من اتخاذ الصاحبة والأولاد .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 181

وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلْمُرْسَلِينَ ١٨١

Wa salāmun ‘alal-mursalīn(a).

Terjemah

Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul) yang menyampaikan ajaran tauhid dan syariat-syariat dari Allah swt.
" وسلام على المرسلين " الذين بلغوا عن الله التوحيد والشرائع.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 182

وَٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ١٨٢

Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn(a).

Terjemah

Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam) Yang menolong mereka dan yang membinasakan orang-orang yang kafir.
( والحمد لله رب العالمين ) على هلاك الأعداء ونصرة الأنبياء عليهم السلام .أخبرنا أبو سعيد أحمد بن إبراهيم الشريحي ، أخبرنا أبو إسحاق الثعلبي ، أخبرني ابن فنجويه ، أخبرنا أحمد بن جعفر بن حمدان ، حدثنا إبراهيم بن سهلويه ، حدثنا علي بن محمد الطنافسي ، حدثنا وكيع ، عن ثابت بن أبي صفية ، عن أصبغ بن نبانة ، عن علي قال : " من أحب أن يكتال بالمكيال الأوفى من الأجر يوم القيامة ، فليكن آخر كلامه من مجلسه : سبحان ربك رب العزة عما يصفون ، وسلام على المرسلين ، والحمد لله رب العالمين " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
← Ayat Sebelumnya