Surah 56

Al-Waaqia

Hari Kiamat
سُورَةُ الوَاقِعَةِ
Reset
Ayat 1

إِذَا وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ ١

Iżā waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).

Terjemah

Apabila terjadi hari kiamat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apabila hari kiamat terjadi) bilamana hari terakhir tiba.
( إذا وقعت الواقعة ) إذا قامت القيامة . وقيل : إذا نزلت صيحة القيامة وهي النفخة الأخيرة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat Berikutnya →
Ayat 2

لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ٢

Laisa liwaq‘atihā kāżibah(tun).

Terjemah

tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tidak ada seorang pun dapat berdusta tentang kejadiannya) maksudnya, tiada seorang pun yang tidak mempercayai kejadiannya sebagaimana ia tidak mempercayainya sewaktu di dunia.
( ليس لوقعتها ) لمجيئها ( كاذبة ) كذب كقوله : " لا تسمع فيها لاغية " ( الغاشية - 11 ) أي : لغوا يعني أنها تقع صدقا وحقا . و " الكاذبة " اسم كالعافية والنازلة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 3

خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ ٣

Khāfiḍatur rāfi‘ah(tun).

Terjemah

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ia merendahkan dan meninggikan) artinya, kejadian hari kiamat itu menampakkan siapa di antara mereka yang terhina karena dimasukkan ke dalam neraka, dan siapa di antara mereka yang ditinggikan derajatnya karena dimasukkan ke dalam surga.
( خافضة رافعة ) تخفض أقواما إلى النار ، وترفع آخرين إلى الجنة . وقال عطاء عن ابن عباس : تخفض أقواما كانوا في الدنيا مرتفعين ، وترفع أقواما كانوا في الدنيا مستضعفين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 4

إِذَا رُجَّتِ ٱلْأَرْضُ رَجًّا ٤

Iżā rujjatil-arḍu rajjā(n).

Terjemah

apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apabila bumi diguncangkan dengan se dahsyat-dahsyatnya) yakni bilamana bumi mengalami gempa yang amat dahsyat.
( إذا رجت الأرض رجا ) حركت وزلزلت زلزالا قال الكلبي : إن الله إذا أوحى إليها اضطربت فرقا . قال المفسرون : ترج كما يرج الصبي في المهد حتى ينهدم كل بناء عليها وينكسر كل ما عليها من الجبال وغيرها ، وأصل " الرج " في اللغة : التحريك يقال : رججته فارتج .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 5

وَبُسَّتِ ٱلْجِبَالُ بَسًّا ٥

Wa bussatil-jibālu bassā(n).

Terjemah

dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya) atau apabila gunung-gunung dihancurleburkan.
( وبست الجبال بسا ) [ قال عطاء ومقاتل ومجاهد ] فتت فتا فصارت كالدقيق المبسوس وهو المبلول . قال سعيد بن المسيب والسدي : كسرت كسرا . وقال الكلبي : سيرت على وجه الأرض تسييرا . قال الحسن : قلعت من أصلها فذهبت ، نظيرها : " فقل ينسفها ربي نسفا " ( طه - 105 ) . قال ابن كيسان : جعلت كثيبا مهيلا بعد أن كانت شامخة طويلة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 6

فَكَانَتْ هَبَآءً مُّنۢبَثًّا ٦

Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).

Terjemah

maka jadilah ia debu yang beterbangan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka jadilah dua debu) yaitu berupa debu (yang beterbangan) yang menyebar ke mana-mana. Lafal Idzaa kedua menjadi Badal dari lafal Idza pertama.
( فكانت هباء منبثا ) غبارا متفرقا كالذي يرى في شعاع الشمس إذا دخل الكوة وهو الهباء .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 7

وَكُنتُمْ أَزْوَٲجًا ثَلَـٰثَةً ٧

Wa kuntum azwājan ṡalāṡah(tan).

Terjemah

dan kamu menjadi tiga golongan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kalian menjadi) pada hari kiamat itu (bergolong-golongan) terdiri dari golongan-golongan (yang terbagi tiga).
"وكنتم أزواجاً"، أصنافاً، "ثلاثة".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 8

فَأَصْحَـٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ ٨

Fa aṣḥābul-maimanah(ti), mā aṣḥābul-maimanah(ti).

Terjemah

Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu golongan kanan) mereka adalah orang-orang yang kitab catatan amal perbuatan mereka diberikan kepadanya dari sebelah kanan. Kalimat ayat ini menjadi Mubtada sedangkan Khabarnya ialah, (Alangkah mulianya golongan kanan itu) kalimat ayat ini mengandung makna yang mengagungkan dan memuliakan kedudukan mereka, karena mereka dimasukkan ke dalam surga.
( فأصحاب الميمنة ) هم الذين يؤخذ بهم ذات اليمين إلى الجنة . وقال ابن عباس : هم الذين كانوا على يمين آدم حين أخرجت الذرية من صلبه ، وقال الله تعالى لهم : هؤلاء في الجنة ولا أبالي . وقال الضحاك : هم الذين يعطون كتبهم بأيمانهم . وقال الحسن والربيع : هم الذين كانوا ميامين مباركين على أنفسهم وكانت أعمارهم في طاعة الله ، وهم التابعون بإحسان ثم عجب نبيه - صلى الله عليه وسلم - فقال : ( ما أصحاب الميمنة ) وهذا كما يقال : زيد ما زيد ! يراد : زيد شديد .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 9

وَأَصْحَـٰبُ ٱلْمَشْــَٔمَةِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْمَشْــَٔمَةِ ٩

Wa aṣḥābul-masy'amah(ti), mā aṣḥābul-masy'amah(ti).

Terjemah

Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan golongan kiri) yakni mereka yang kitab catatan amalnya diberikan kepadanya dari sebelah kiri. (Alangkah sengsaranya golongan kiri itu) ungkapan ini mengandung makna yang menghinakan kedudukan mereka, karena mereka dimasukkan ke dalam neraka.
( وأصحاب المشأمة ما أصحاب المشأمة ) يعني أصحاب الشمال ، والعرب تسمي اليد اليسرى الشؤمى ومنه يسمى الشام واليمن ؛ لأن اليمن عن يمين الكعبة والشام عن شمالها ، وهم الذين يؤخذ بهم ذات الشمال إلى النار .وقال ابن عباس : هم الذين كانوا على شمال آدم عند إخراج الذرية ، وقال الله لهم : هؤلاء في النار ولا أبالي .وقال الضحاك : هم الذين يؤتون كتبهم بشمالهم . وقال الحسن : هم المشائيم على أنفسهم وكانت أعمارهم في المعاصي .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 10

وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلسَّـٰبِقُونَ ١٠

Was-sābiqūnas-sābiqūn(a).

Terjemah

Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan orang-orang yang paling dahulu) dalam kebaikan, mereka adalah para nabi; ayat ini berkedudukan menjadi Mubtada (yaitu orang-orang yang paling dahulu) lafal ayat ini mengukuhkan makna ayat pertama, dimaksud sebagai ungkapan tentang keagungan kedudukan mereka.
( والسابقون السابقون ) قال ابن عباس : السابقون إلى الهجرة هم السابقون في الآخرة . وقال عكرمة : السابقون إلى الإسلام . قال ابن سيرين : هم الذين صلوا إلى القبلتين ، دليله : قوله : " والسابقون الأولون من المهاجرين والأنصار " ( التوبة - 100 ) .قال الربيع بن أنس : السابقون إلى إجابة الرسول - صلى الله عليه وسلم - في الدنيا هم السابقون إلى الجنة في العقبى .وقال مقاتل : إلى إجابة الأنبياء بالإيمان .وقال علي بن أبي طالب رضي الله تعالى عنه : إلى الصلوات الخمس . وقال الضحاك : إلى الجهاد .وقال سعيد بن جبير : هم المسارعون إلى التوبة وإلى أعمال البر . قال الله تعالى : " سابقوا إلى مغفرة من ربكم " ( الحديد - 21 ) " وسارعوا إلى مغفرة من ربكم " ( آل عمران - 133 )ثم أثنى عليهم فقال : أولئك يسارعون في الخيرات وهم لها سابقون " قال ابن كيسان : والسابقون إلى كل ما دعا الله إليه .وروي عن كعب قال : هم أهل القرآن المتوجون يوم القيامة . وقيل : هم أولهم رواحا إلى المسجد وأولهم خروجا في سبيل الله . وقال القرظي : إلى كل خير .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 11

أُوْلَـٰٓئِكَ ٱلْمُقَرَّبُونَ ١١

Ulā'ikal-muqarrabūn(a).

Terjemah

Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka itulah orang yang didekatkan).
"أولئك المقربون"، من الله.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 12

فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ ١٢

Fī jannātin-na‘īm(i).

Terjemah

Berada dalam jannah kenikmatan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Berada di dalam surga-surga yang penuh dengan kenikmatan).
"في جنات النعيم".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 13

ثُلَّةٌ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ ١٣

Ṡullatum minal-awwalīn(a).

Terjemah

Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu) menjadi Mubtada, artinya golongan mayoritas dari umat-umat terdahulu.
"ثلة من الأولين"، أي من الأمم الماضية من لدن آدم عليه السلام إلى زمان نبينا صلى الله عليه وسلم والثلة: جماعة غير محصورة العدد.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 14

وَقَلِيلٌ مِّنَ ٱلْأَخِرِينَ ١٤

Wa qalīlum minal-ākhirīn(a).

Terjemah

dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian) yakni dari kalangan umat Nabi Muhammad saw. Mereka terdiri dari bagian besar umat-umat terdahulu dan umat Nabi Muhammad adalah orang-orang yang paling dahulu masuk surga.
( وقليل من الآخرين ) يعني من هذه الأمة . قال الزجاج : الذين عاينوا جميع النبيين من لدن آدم - عليه الصلاة والسلام - وصدقوهم أكثر ممن عاين النبي - صلى الله عليه وسلم - .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 15

عَلَىٰ سُرُرٍ مَّوْضُونَةٍ ١٥

‘Alā sururim mauḍūnah(tin).

Terjemah

Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata) yaitu singgasana-singgasana yang terbuat dari emas dan permata.
"على سرر موضونة"، منسوجة كما توضن حلق الدرع فيدخل بعضها في بعض. قال المفسرون: هي موصولة منسوجة بالذهب والجواهر. وقال الضحاك: موضونة مصفوفة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 16

مُّتَّكِــِٔينَ عَلَيْهَا مُتَقَـٰبِلِينَ ١٦

Muttaki'īna ‘alaihā mutaqābilīn(a).

Terjemah

seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Seraya bersandarkan di atasnya berhadap-hadapan) kedua lafal ayat ini berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan bagi Dhamir yang terkandung di dalam Khabar.
"متكئين عليها متقابلين"، لا ينظر بعضهم في قفا بعض.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 17

يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٲنٌ مُّخَلَّدُونَ ١٧

Yaṭūfu ‘alaihim wildānum mukhalladūn(a).

Terjemah

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka dikelilingi) oleh para pelayan (yang terdiri dari anak-anak muda yang tetap muda) maksudnya, mereka tetap muda untuk selama-lamanya.
( يطوف عليهم ) للخدمة ( ولدان ) [ غلمان ] ( مخلدون ) لا يموتون ولا يهرمون ولا يتغيرون . وقال الفراء : [ تقول العرب لمن كبر ولم يشمط : إنه مخلد ] .قال ابن كيسان : يعني ولدانا لا يحولون من حالة إلى حالة .قال سعيد بن جبير : مقرطون ، يقال : خلد جاريته إذا حلاها بالخلد ، وهو القرط .قال الحسن : هم أولاد أهل الدنيا لم تكن لهم حسنات فيثابوا عليها ولا سيئات فيعاقبوا عليها ؛ لأن الجنة لا ولادة فيها فهم خدام أهل الجنة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 18

بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍ ١٨

Bi'akwābiw wa abārīq(a), wa ka'sim mim ma‘īn(in).

Terjemah

dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dengan membawa gelas-gelas) atau tempat-tempat minum yang tidak ada ikatan atau pegangannya (dan cerek) yakni tempat untuk menuangkan minuman yang mempunyai pegangan dan ada pipa penuangannya (dan guci) yaitu, tempat untuk meminum khamar (yang isinya diambil dari air yang mengalir) yaitu dari khamar yang mengalir dari sumbernya yang tidak pernah kering untuk selama-lamanya.
( بأكواب وأباريق ) فالأكواب : جمع كوب ، وهي الأقداح المستديرة الأفواه ، لا آذان لها ولا عرى ، والأباريق وهي : ذوات الخراطيم ، سميت أباريق لبريق لونها من الصفاء .( وكأس من معين ) خمر جارية .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 19

لَّا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلَا يُنزِفُونَ ١٩

Lā yuṣadda‘ūna ‘anhā wa lā yunzifūn(a).

Terjemah

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka tidak pernah merasa pening karenanya dan tidak pula mabuk) dapat dibaca Yanzafuuna atau Yanzifuuna, berasal dari lafal Nazafasy Syaaribu, dan Anzafasy Syaaribu. Artinya mereka tidak merasa pening dan tidak pula merasa mabuk karena meminumnya, berbeda dengan khamar di dunia.
( لا يصدعون عنها ) لا تصدع رءوسهم من شربها ( ولا ينزفون ) أي لا يسكرون [ هذا إذا قرئ بفتح الزاي ، ومن كسر فمعناه لا ينفد شرابهم ] .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 20

وَفَـٰكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ ٢٠

Wa fākihatim mimmā yatakhayyarūn(a).

Terjemah

dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih).
"وفاكهة مما يتخيرون"، يختارون ما يشتهون يقال تخيرت الشيء إذا أخذت خيره.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 21

وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ ٢١

Wa laḥmi ṭairim mimmā yasytahūn(a).

Terjemah

dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan daging burung dari apa yang mereka inginkan) untuk mereka nikmati sepuas-puasnya.
"ولحم طير مما يشتهون"، قال ابن عباس يخطر على قلبه لحم الطير فيصير ممثلاً بين يديه على ما اشتهى، ويقال إنه يقع على صحفة الرجل فيأكل منه ما يشتهي ثم يطير فيذهب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 22

وَحُورٌ عِينٌ ٢٢

Wa ḥūrun ‘īn(un).

Terjemah

Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan bidadari-bidadari) yakni wanita-wanita yang memiliki mata hitam pekat pada bagian yang hitamnya dan putih bersih pada bagian yang putihnya (yang bermata jeli) artinya, matanya lebar tetapi cantik. Harakat huruf 'Ainnya dikasrahkan sebagai pengganti dari harakat fatahnya demi untuk menyesuaikan diri dengan huruf Ya sesudahnya. Bentuk tunggalnya adalah 'Ainaa wazannya sama dengan Hamraa. Tetapi menurut suatu qiraat dibaca Huurin 'Inin yakni dibaca Jarr.
( وحور عين ) قرأ أبو جعفر ، وحمزة والكسائي : بكسر الراء والنون أي : وبحور عين ، أتبعه قوله : " بأكواب وأباريق " وفاكهة ولحم طير " في الإعراب وإن اختلفا في المعنى ؛ لأن الحور لا يطاف بهن ، كقول الشاعر :إذا ما الغانيات برزن يوما وزججن الحواجب والعيوناوالعين لا تزجج وإنما تكحل ، ومثله كثير . وقيل : معناه ويكرمون بفاكهة ولحم طير وحور عين .وقرأ الباقون بالرفع ، أي : ويطوف عليهم حور عين . وقال الأخفش رفع على معنى : لهم حور عين ، وجاء في تفسيره : " حور عين " بيض ضخام العيون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 23

كَأَمْثَـٰلِ ٱللُّؤْلُوِٕ ٱلْمَكْنُونِ ٢٣

Ka'amṡālil-lu'lu'il-maknūn(i).

Terjemah

laksana mutiara yang tersimpan baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Laksana mutiara yang tersimpan) yang disimpan dan terpelihara.
( كأمثال اللؤلؤ المكنون ) المخزون في الصدف لم تمسه الأيدي . ويروى : أنه يسطع نور في الجنة ، قالوا : وما هذا ؟ قالوا : ضوء ثغر حوراء ضحكت في وجه زوجها .ويروى أن الحوراء إذا مشت يسمع تقديس الخلاخل من ساقيها وتمجيد الأسورة من ساعديها ، وإن عقد الياقوت ليضحك من نحرها ، وفي رجليها نعلان من ذهب شراكهما من لؤلؤ يصران بالتسبيح .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 24

جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ ٢٤

Jazā'am bimā kānū ya‘malūn(a).

Terjemah

Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sebagai balasan) menjadi Maf'ul Lah, atau Mashdar, sedangkan 'Amilnya diperkirakan keberadaannya, yaitu, Kami jadikan hal-hal yang telah disebutkan itu buat mereka sebagai pembalasan. Atau, Kami memberikan balasan kepada mereka (bagi apa yang telah mereka kerjakan).
"جزاءً بما كانوا يعملون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 25

لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا تَأْثِيمًا ٢٥

Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā ta'ṡīmā(n).

Terjemah

Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka tidak mendengar di dalamnya) di dalam surga itu (perkataan yang tidak ada gunanya) yakni perkataan jorok (dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa) maksudnya perkataan yang berdosa.
"لا يسمعون فيها لغواً ولا تأثيماً".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 26

إِلَّا قِيلاً سَلَـٰمًا سَلَـٰمًا ٢٦

Illā qīlan salāman salāmā(n).

Terjemah

akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Akan tetapi) (dikatakan) kepada mereka ucapan (Salam, Salam) lafal ayat ini menjadi Badal dari lafal Qiilan; mereka benar-benar mendengarnya.
( إلا قيلا ) أي قولا ( سلاما سلاما ) نصبهما اتباعا لقوله " قيلا " أي يسمعون قيلا سلاما سلاما . قال عطاء : يحيي بعضهم بعضا بالسلام .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 27

وَأَصْحَـٰبُ ٱلْيَمِينِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْيَمِينِ ٢٧

Wa aṣḥābul-yamīn(i), mā aṣḥābul-yamīn(i).

Terjemah

Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu).
ثم ذكر أصحاب اليمين وعجب من شأنهم فقال - جل ذكره - : "وأصحاب اليمين ما أصحاب اليمين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 28

فِى سِدْرٍ مَّخْضُودٍ ٢٨

Fī sidrim makhḍūd(in).

Terjemah

Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Berada di antara pohon bidara) atau dikenal dengan nama pohon Nabaq (yang tidak berduri) tidak ada durinya.
( في سدر مخضود ) لا شوك فيه كأنه خضد شوكه ، أي قطع ونزع منه ، هذا قول ابن عباس وعكرمة .وقال الحسن . لا يعقر الأيدي . قال ابن كيسان : هو الذي لا أذى فيه . قال : وليس شيء من ثمر الجنة في غلف كما يكون في الدنيا من الباقلاء وغيره بل كلها مأكول ومشروب ومشموم ومنظور إليه . قال الضحاك ومجاهد : هو الموقر حملا .قال سعيد بن جبير : ثمارها أعظم من القلال . .قال أبو العالية والضحاك : نظر المسلمون إلى وج - وهو واد مخصب بالطائف - فأعجبهم سدرها وقالوا يا ليت لنا مثل هذا فأنزل الله هذه الآية .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 29

وَطَلْحٍ مَّنضُودٍ ٢٩

Wa ṭalḥim manḍūd(in).

Terjemah

dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan pohon pisang) yang juga dikenal dengan nama pohon muz (yang bersusun-susun) buahnya mulai dari bagian atas hingga bagian bawahnya.
( وطلح ) أي : موز - واحدتها طلحة - عن أكثر المفسرين . وقال الحسن : ليس هو بالموز ولكنه شجر له ظل بارد طيب . قال الفراء وأبو عبيدة : الطلح عند العرب : شجر عظام لها شوك .وروى [ مجالد ] عن الحسن بن سعد قال : قرأ رجل عند علي رضي الله عنه : " وطلح منضود " فقال : وما شأن الطلح ؟ إنما هو : طلع منضود ، ثم قرأ : " طلعها هضيم " قلت : يا أمير المؤمنين إنها في المصحف بالحاء أفلا تحولها ؟ فقال : إن القرآن لا يهاج اليوم ولا يحول .و " المنضود " المتراكم الذي قد نضد بالحمل من أوله إلى آخره ، ليست له سوق بارزة . قال مسروق : أشجار الجنة من عروقها إلى أفنائها ثمر كله .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 30

وَظِلٍّ مَّمْدُودٍ ٣٠

Wa ẓillim mamdūd(in).

Terjemah

dan naungan yang terbentang luas,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan naungan yang terbentang luas) untuk selama-lamanya.
( وظل ممدود ) دائم لا تنسخه الشمس والعرب تقول للشيء الذي لا ينقطع : ممدود .أخبرنا أبو علي حسان بن سعيد المنيعي أخبرنا أبو طاهر محمد بن محمد بن محمش الزيادي أخبرنا أبو بكر محمد بن الحسين القطان ، حدثنا أبو الحسن أحمد بن يوسف السلمي حدثنا عبد الرزاق أخبرنا معمر عن همام بن منبه قال : حدثنا أبو هريرة قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " في الجنة شجرة يسير الراكب في ظلها مائة عام لا يقطعها " .وروى عكرمة عن ابن عباس في قوله : ( وظل ممدود ) قال : شجرة في الجنة على ساق العرش يخرج إليها أهل الجنة فيتحدثون في أصلها ويشتهي بعضهم لهو الدنيا فيرسل الله - عز وجل - عليها ريحا من الجنة فتحرك تلك الشجرة بكل لهو في الدنيا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 31

وَمَآءٍ مَّسْكُوبٍ ٣١

Wa mā'im maskūb(in).

Terjemah

dan air yang tercurah,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan air yang tercurah) maksudnya air yang mengalir terus selama-lamanya.
( وماء مسكوب ) مصبوب يجري دائما في غير أخدود لا ينقطع .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 32

وَفَـٰكِهَةٍ كَثِيرَةٍ ٣٢

Wa fākihatin kaṡīrah(tin).

Terjemah

dan buah-buahan yang banyak,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan buah-buahan yang banyak).
"وفاكهة كثيرة".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 33

لَّا مَقْطُوعَةٍ وَلَا مَمْنُوعَةٍ ٣٣

Lā maqṭū‘atiw wa lā mamnū‘ah(tin).

Terjemah

yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang tidak berhenti) buahnya. karena musim-musiman (dan tidak terlarang mengambilnya) artinya, ia boleh diambil tanpa harus membayarnya.
"لا مقطوعة ولا ممنوعة"، قال ابن عباس : لا تنقطع إذا جنيت ، ولا تمتنع من أحد أراد أخذها . وقال بعضهم : لا مقطوعة بالأزمان ولا ممنوعة بالأثمان ، كما ينقطع أكثر ثمار الدنيا إذا جاء الشتاء ، ولا يتوصل إليها إلا بالثمن . وقال القتيبي : يعني لا يحظر عليها كما يحظر على بساتين الدنيا .وجاء في الحديث : " ما قطعت ثمرة من ثمار الجنة إلا أبدل الله مكانها ضعفين " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 34

وَفُرُشٍ مَّرْفُوعَةٍ ٣٤

Wa furusyim marfū‘ah(tin).

Terjemah

dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk) yang diletakkan di atas dipan-dipan.
( وفرش مرفوعة ) قال علي : " وفرش مرفوعة " على الأسرة . وقال جماعة من المفسرين : بعضها فوق بعض فهي مرفوعة عالية .أخبرنا أبو سعيد الشريحي أخبرنا أبو إسحاق الثعلبي أخبرني ابن فنجويه ، حدثنا ابن حبيش ، حدثنا أبو عبد الرحمن النسائي حدثنا أبو كريب ، حدثنا رشدين بن سعد ، عن عمرو بن الحارث عن دراج أبي السمح ، عن أبي الهيثم عن أبي سعيد الخدري وأبي هريرة قالا : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - في قوله تعالى : " وفرش مرفوعة " قال : " إن ارتفاعها لكما بين السماء والأرض وإن ما بين السماء والأرض لمسيرة خمسمائة عام "وقيل أراد بالفرش النساء ، والعرب تسمي المرأة فراشا ولباسا على الاستعارة " مرفوعة " رفعن بالجمال والفضل على نساء الدنيا
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 35

إِنَّآ أَنشَأْنَـٰهُنَّ إِنشَآءً ٣٥

Innā ansya'nāhunna insyā'ā(n).

Terjemah

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung) maksudnya, bidadari-bidadari yang jelita lagi cantik itu Kami ciptakan tanpa melalui proses kelahiran terlebih dahulu.
دليل هذا التأويل قوله في عقبه : ( إنا أنشأناهن إنشاء ) خلقناهن خلقا جديدا . قال ابن عباس : يعني الآدميات العجز الشمط ، يقول خلقناهن بعد الهرم خلقا آخر . ( فجعلناهن أبكارا ) عذارى .أخبرنا أبو محمد عبد الله بن عبد الصمد الجوزجاني أخبرنا أبو القاسم علي بن أحمد الخزاعي عن الهيثم بن كليب الشاشي أخبرنا أبو عيسى الترمذي أخبرنا عبد بن حميد ، أخبرنا مصعب بن المقدام ، أخبرنا المبارك بن فضالة عن الحسن قال : أتت عجوز النبي - صلى الله عليه وسلم - فقالت : يا رسول الله ادع الله أن يدخلني الجنة فقال : " يا أم فلان إن الجنة لا يدخلها عجوز " ، قال : فولت تبكي قال : " أخبروها أنها لا تدخلها وهي عجوز ، إن الله تعالى يقول : " إنا أنشأناهن إنشاء"
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 36

فَجَعَلْنَـٰهُنَّ أَبْكَارًا ٣٦

Faja‘alnāhunna abkārā(n).

Terjemah

dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan) yakni perawan semuanya; setiap kali suami-suami mereka menggaulinya, para suami itu menjumpai mereka dalam keadaan perawan kembali; dan tidak ada rasa sakit dikala menggaulinya.
" فجعلناهن أبكارا "أخبرنا أبو سعيد أحمد بن إبراهيم الشريحي أخبرنا أبو إسحاق أحمد بن محمد بن إبراهيم الثعلبي أخبرنا أبو محمد عبد الله بن محمد الخطيب ، أخبرنا أبو سعيد عمرو بن محمد بن منصور ، أخبرنا أبو بكر بن محمد بن سليمان بن الحارث الواسطي ببغداد ، أخبرنا خلاد بن يحيى بن صفوان السلمي حدثنا سفيان الثوري عن يزيد بن أبان ، عن أنس بن مالك ، عن النبي - صلى الله عليه وسلم - في قوله : " إنا أنشأناهن إنشاء " قال : عجائز كن في الدنيا عمشا رمصا . فجعلهن أبكارا .وقال المسيب بن شريك : هن عجائز الدنيا أنشأهن الله تعالى خلقا جديدا كلما أتاهن أزواجهن وجدوهن أبكارا . .وذكر المسيب عن غيره : أنهن فضلن على الحور العين بصلاتهن في الدنيا .وقال مقاتل وغيره : هن الحور العين أنشأهن الله لم يقع عليهن ولادة ، فجعلناهن أبكارا عذارى وليس هناك وجع .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 37

عُرُبًا أَتْرَابًا ٣٧

‘Uruban atrābā(n).

Terjemah

penuh cinta lagi sebaya umurnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Penuh cinta) dapat dibaca 'Uruban atau 'Urban, bentuk jamak dari lafal 'Aruubun, artinya wanita yang sangat mencintai suaminya dan sangat merindukannya (lagi sebaya umurnya) setara umurnya; bentuk jamak dari lafal Turbun.
( عربا ) قرأ حمزة وإسماعيل عن نافع وأبو بكر : " عربا " ساكنة الراء ، الباقون بضمها وهي جمع " عروب " أي : عواشق متحببات إلى أزواجهن . قاله الحسن ومجاهد وقتادة وسعيد بن جبير ، وهي رواية الوالبي عن ابن عباس .وقال عكرمة عنه : ملقة . وقال عكرمة : غنجة . وقال أسامة بن زيد عن أبيه : " عربا " حسنات الكلام .( أترابا ) مستويات في السن على سن واحد .أخبرنا أبو سعيد الشريحي أخبرنا أبو إسحاق الثعلبي أخبرني ابن فنجويه ، حدثنا ابن شيبة حدثنا الفريابي عن علي بن أبي شيبة أخبرنا يزيد بن هارون عن حماد بن سلمة عن علي بن زيد عن سعيد بن المسيب عن أبي هريرة عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال : " يدخل أهل الجنة الجنة جردا مردا بيضا جعادا مكحلين أبناء ثلاث وثلاثين على خلق آدم طوله ستون ذراعا في سبعة أذرع .أخبرنا أبو بكر محمد بن عبد الله بن أبي توبة أخبرنا أبو طاهر محمد بن أحمد بن الحارث ، أخبرنا محمد بن يعقوب الكسائي أخبرنا عبد الله بن محمود ، حدثنا أبو إسحاق إبراهيم بن عبد الله الخلال ، حدثنا عبد الله بن المبارك عن رشدين بن سعد ، حدثني عمرو بن الحارث عن دراج أبي السمح عن أبي الهيثم ، عن أبي سعيد الخدري قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " أدنى أهل الجنة الذي له ثمانون ألف خادم واثنتان وسبعون زوجة وتنصب له قبة [ من لؤلؤ وزبرجد وياقوت ] . كما بين الجابية إلى صنعاء " .وبهذا الإسناد عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال : " ينظر إلى وجهه في خدها أصفى من المرآة وإن أدنى لؤلؤة عليها تضيء ما بين المشرق والمغرب ، وإنه ليكون عليها سبعون ثوبا ينفذها بصره حتى يرى مخ ساقها من وراء ذلك " .وبهذا الإسناد عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال : " من مات من أهل الجنة من صغير أو كبير يردون أبناء ثلاثين سنة في الجنة لا يزيدون عليها أبدا وكذلك أهل النار " .وبهذا الإسناد عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال : " إن عليهم التيجان ، إن أدنى لؤلؤة فيها تضيء ما بين المشرق والمغرب " .أخبرنا محمد بن عبد الله بن أبي توبة أخبرنا أبو طاهر الحارثي أخبرنا محمد بن يعقوب ، أخبرنا عبد الله بن محمود ، أخبرنا إبراهيم بن عبد الله الخلال ، أخبرنا عبد الله بن المبارك عن محمد بن سليم عن الحجاج بن عتاب العبدي عن عبد الله بن معبد الرماني عن أبي هريرة قال : أدنى أهل الجنة منزلة - وما منهم دنيء - لمن يغدو عليه ويروح عشرة آلاف خادم ، مع كل واحد منهم طريفة ليست مع صاحبه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 38

لِّأَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ ٣٨

Li'aṣḥābil-yamīn(i).

Terjemah

(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Untuk golongan kanan) menjadi Shilah dari lafal Ansya-naahunna, atau dari lafal Ja'alnaahunna. Yakni Kami ciptakan atau Kami jadikan mereka untuk golongan kanan. Golongan kanan itu adalah,
قوله - عز وجل - ( لأصحاب اليمين ) يريد أنشأناهن لأصحاب اليمين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 39

ثُلَّةٌ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ ٣٩

Ṡullatum minal-awwalīn(a).

Terjemah

(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu).
( ثلة من الأولين ) من المؤمنين الذين كانوا قبل هذه الأمة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 40

وَثُلَّةٌ مِّنَ ٱلْأَخِرِينَ ٤٠

Wa ṡullatum minal-ākhirīn(a).

Terjemah

dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian).
( وثلة من الآخرين ) من مؤمني هذه الأمة هذا قول عطاء ومقاتل .أخبرنا أبو سعيد الشريحي أخبرنا أبو إسحاق الثعلبي أخبرني الحسين بن محمد العدل ، حدثنا عبد الله بن عبد الرحمن الدقاق ، حدثنا محمد بن عبد العزيز ، حدثنا عيسى بن المساور ، حدثنا الوليد بن مسلم ، حدثنا عيسى بن موسى عن عروة بن رويم قال : لما أنزل الله على رسوله " ثلة من الأولين وقليل من الآخرين " بكى عمر رضي الله عنه وقال : يا نبي الله آمنا برسول الله - صلى الله عليه وسلم - وصدقناه ومن ينجو منا قليل ؟ فأنزل الله - عز وجل - : " ثلة من الأولين وثلة من الآخرين " فدعا رسول الله - صلى الله عليه وسلم - عمر فقال : " قد أنزل الله - عز وجل - فيما قلت " فقال عمر رضي الله عنه : رضينا عن ربنا وتصديق نبينا فقال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " من آدم إلينا ثلة ومني إلى يوم القيامة ثلة ولا يستتمها إلا سودان من رعاة الإبل ممن قال : لا إله إلا الله ." أخبرنا عبد الواحد المليحي أخبرنا أحمد بن عبد الله النعيمي أخبرنا محمد بن يوسف ، حدثنا محمد بن إسماعيل ، حدثنا مسدد حدثنا حصين بن نمير عن حصين بن عبد الرحمن عن سعيد بن جبير عن ابن عباس قال : خرج علينا رسول الله - صلى الله عليه وسلم - يوما فقال : " عرضت علي الأمم فجعل يمر النبي ومعه الرجل والنبي ومعه الرجلان ، والنبي معه الرهط والنبي ليس معه أحد ورأيت سوادا كثيرا سد الأفق فرجوت أن يكونوا أمتي فقيل : هذا موسى في قومه ، ثم قيل لي : انظر ، فرأيت سوادا كثيرا سد الأفق ، فقيل لي : انظر هكذا وهكذا فرأيت سوادا كثيرا سد الأفق ، فقيل : هؤلاء أمتك ومع هؤلاء سبعون ألفا يدخلون الجنة بغير حساب ، فتفرق الناس ولم يبين لهم فتذاكر أصحاب النبي - صلى الله عليه وسلم - فقالوا : أما نحن فولدنا في الشرك ، ولكنا آمنا بالله ورسوله ، ولكن هؤلاء هم أبناؤنا فبلغ النبي - صلى الله عليه وسلم - فقال : " هم الذين لا يتطيرون ولا يسترقون ولا يكتوون وعلى ربهم يتوكلون " فقام عكاشة بن محصن فقال : أمنهم أنا يا رسول الله ؟ فقال : نعم . فقام آخر فقال : أمنهم أنا ؟ قال عليه السلام : " قد سبقك بها عكاشة "ورواه عبد الله بن مسعود عن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - قال : " عرضت علي الأنبياء الليلة بأتباعها حتى أتى علي موسى عليه السلام في كبكبة بني إسرائيل فلما رأيتهم أعجبوني فقلت : أي رب هؤلاء ؟ قيل : هذا أخوك موسى ومن معه من بني إسرائيل ، قلت : رب فأين أمتي ؟ قيل : انظر عن يمينك ، فإذا ظراب مكة قد سدت بوجوه الرجال ، قيل : هؤلاء أمتك أرضيت ؟ قلت : رب رضيت ، رب رضيت ، قيل انظر عن يسارك ، فإذا الأفق قد سد بوجوه الرجال ، قيل : هؤلاء أمتك أرضيت ؟ قلت : رب رضيت : فقيل : إن مع هؤلاء سبعين ألفا يدخلون الجنة لا حساب لهم ، فقال نبي الله - صلى الله عليه وسلم - إن استطعتم أن تكونوا من السبعين فكونوا وإن عجزتم وقصرتم فكونوا من أهل الظراب ، وإن عجزتم فكونوا من أهل الأفق ، فإني قد رأيت ثم أناسا يتهاوشون كثيرا " .أخبرنا عبد الواحد المليحي أخبرنا أحمد بن عبد الله النعيمي أخبرنا محمد بن يوسف ، حدثنا محمد بن إسماعيل ، حدثنا محمد بن بشار ، حدثنا غندر ، حدثنا شعبة عن أبي إسحاق عن عمرو بن ميمون عن عبد الله قال : كنا مع رسول الله - صلى الله عليه وسلم - في قبة فقال : " أترضون أن تكونوا ربع أهل الجنة ؟ قلنا : نعم ، قال : أترضون أن تكونوا ثلث أهل الجنة ؟ قلنا : نعم ، قال : والذي نفس محمد بيده إني لأرجو أن تكونوا نصف أهل الجنة وذلك أن الجنة لا يدخلها إلا نفس مسلمة وما أنتم في أهل الشرك إلا كالشعرة البيضاء في جلد الثور الأسود أو كالشعرة السوداء في جلد الثور الأحمر .وذهب جماعة إلى أن الثلتين جميعا من هذه الأمة وهو قول أبي العالية ومجاهد وعطاء بن أبي رباح والضحاك ، قالوا : " ثلة من الأولين " من سابقي هذه الأمة " وثلة من الآخرين " من آخر هذه الأمة في آخر الزمان .أخبرنا أبو سعيد الشريحي أخبرنا أبو إسحاق الثعلبي أخبرني الحسين بن محمد الدينوري حدثنا أحمد بن محمد بن إسحاق السني أخبرنا أبو خليفة الفضل بن الحباب ، حدثنا محمد بن كثير ، أخبرنا سفيان عن أبان بن أبي عياش عن سعيد بن جبير عن ابن عباس في هذه الآية : " ثلة من الأولين وثلة من الآخرين " قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " هما جميعا من أمتي " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 41

وَأَصْحَـٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلشِّمَالِ ٤١

Wa aṣḥābusy-syimāl(i), mā aṣḥābusy-syimāl(i).

Terjemah

Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan golongan kiri, alangkah celakanya golongan kiri itu).
قوله تعالى: "وأصحاب الشمال ما أصحاب الشمال".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 42

فِى سَمُومٍ وَحَمِيمٍ ٤٢

Fī samūmiw wa ḥamīm(in).

Terjemah

Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dalam angin yang amat panas) yaitu angin panas dari neraka, panas angin itu dapat menembus sampai ke pori-pori (dan air panas yang mendidih) yang panasnya tak terperikan.
"في سموم"، ريح حارة، "وحميم"، ماء حار.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 43

وَظِلٍّ مِّن يَحْمُومٍ ٤٣

Wa ẓillim miy yaḥmūm(in).

Terjemah

dan dalam naungan asap yang hitam.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan dalam naungan asap yang hitam) mereka diliputi oleh asap yang sangat hitam.
( وظل من يحموم ) دخان شديد السواد ، تقول العرب : أسود يحموم إذا كان شديد السواد ، وقال الضحاك : النار سوداء وأهلها سود ، وكل شيء فيها أسود . وقال ابن كيسان : " اليحموم " اسم من أسماء النار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 44

لَّا بَارِدٍ وَلَا كَرِيمٍ ٤٤

Lā bāridiw wa lā karīm(in).

Terjemah

Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tidak sejuk) tidak sebagaimana naungan yang biasanya (dan tidak menyenangkan) tidak baik pemandangannya.
( لا بارد ولا كريم ) قال قتادة : لا بارد المنزل ولا كريم المنظر . وقال سعيد بن المسيب : ولا كريم ، ولا حسن ، نظيره " من كل زوج كريم " ( الشعراء - 7 ) . وقال مقاتل : طيب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 45

إِنَّهُمْ كَانُواْ قَبْلَ ذَٲلِكَ مُتْرَفِينَ ٤٥

Innahum kānū qabla żālika mutrafīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya mereka sebelum itu) yakni sewaktu-waktu berada di dunia (hidup bermewah-mewah) mereka selalu hidup bersenang-senang dan tidak mau melelahkan diri mereka dalam ketaatan.
( إنهم كانوا قبل ذلك ) يعني في الدنيا ( مترفين ) منعمين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 46

وَكَانُواْ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلْحِنثِ ٱلْعَظِيمِ ٤٦

Wa kānū yuṣirrūna ‘alal-ḥinṡil-‘aẓīm(i).

Terjemah

Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mereka terus menerus mengerjakan dosa) melakukan perbuatan dosa (yang besar) yaitu perbuatan menyekutukan Allah.
( وكانوا يصرون ) يقيمون ( على الحنث العظيم ) على الذنب الكبير وهو الشرك . وقال الشعبي : " الحنث العظيم " اليمين الغموس . ومعنى هذا : أنهم كانوا يحلفون أنهم لا يبعثون وكذبوا في ذلك .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 47

وَكَانُواْ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ ٤٧

Wa kānū yaqūlūn(a), a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).

Terjemah

Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mereka selalu mengatakan, "Apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan?) kedua huruf Hamzah pada dua tempat dapat dibaca Tahqiq dan dapat pula dibaca Tas-hil.
( وكانوا يقولون أئذا متنا وكنا ترابا وعظاما أئنا لمبعوثون ) قرأ أبو جعفر ، ونافع والكسائي ويعقوب : " أئذا " مستفهما " إنا " بتركه ، وقرأ الآخرون بالاستفهام فيهما .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 48

أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ ٤٨

Awa'ābā'unal-awwalūn(a).

Terjemah

apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu dibangkitkan pula?") lafal Awa huruf Wawunya dibaca Fat-hah, sedangkan huruf Hamzahnya menunjukkan kata tanya, Hamzah atau kata tanya pada ayat ini dan pada ayat sebelumnya mengandung arti Istib'ad, artinya jauh dari kemungkinan; ini berdasarkan keyakinan mereka yang tidak mempercayainya. Tetapi menurut suatu qiraat huruf Wawu dibaca Sukun sehingga bacaannya menjadi Au karena di'athafkan kepada Inna dan Isimnya secara Mahall.
"أو آباؤنا الأولون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 49

قُلْ إِنَّ ٱلْأَوَّلِينَ وَٱلْأَخِرِينَ ٤٩

Qul innal-awwalīna wal-ākhirīn(a).

Terjemah

Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,)
"قل إن الأولين والآخرين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 50

لَمَجْمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَـٰتِ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ ٥٠

Lamajmū‘ūn(a), ilā mīqāti yaumim ma‘lūm(in).

Terjemah

benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu) atau waktu yang tertentu (pada hari yang dikenal) yaitu pada hari kiamat.
"لمجموعون إلى ميقات يوم معلوم".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 51

ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلْمُكَذِّبُونَ ٥١

Ṡumma innakum ayyuhaḍ-ḍāllūnal-mukażżibūn(a).

Terjemah

Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian sesungguhnya kalian, hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan!)
"ثم إنكم أيها الضالون المكذبون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 52

لَأَكِلُونَ مِن شَجَرٍ مِّن زَقُّومٍ ٥٢

La'ākilūna min syajarim min zaqqūm(in).

Terjemah

benar-benar akan memakan pohon zaqqum,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Benar-benar akan memakan pohon zaqqum) lafal Min zaqquum menjadi Bayan dari lafal Min Syajarin.
"لآكلون من شجر من زقوم".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 53

فَمَالِــُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ ٥٣

Fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).

Terjemah

dan akan memenuhi perutmu dengannya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka kalian akan memenuhi dengannya) dengan pohon zaqqum itu (perut-perut kalian).
"فمالئون منها البطون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 54

فَشَـٰرِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْحَمِيمِ ٥٤

Fasyāribūna ‘alaihi minal-ḥamīm(i).

Terjemah

Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesudah itu kalian minum) yakni sesudah memakan buah pohon zaqqum itu (air yang sangat panas).
"فشاربون عليه من الحميم".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 55

فَشَـٰرِبُونَ شُرْبَ ٱلْهِيمِ ٥٥

Fa syāribūna syurbal-hīm(i).

Terjemah

Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka kalian minum seperti minumnya) dapat dibaca Syarba, atau Syurba, dalam keadaan Nashab karena menjadi Mashdar (unta yang kehausan) maksudnya, bagaikan unta yang sedang kehausan. Lafal Al Hiim adalah bentuk jamak dari lafal Haiman untuk jenis jantan, dan untuk jenis betina dikatakan Haimaa; wazannya sama dengan lafal 'Athsyaan dan 'Athsyaa.
(فشاربون شرب الهيم ) قرأ أهل المدينة ، وعاصم ، وحمزة : " شرب " بضم الشين . وقرأ الباقون بفتحها وهما لغتان ، فالفتح على المصدر ، والضم اسم بمعنى المصدر كالضعف والضعف و " الهيم " الإبل العطاش ، قال عكرمة وقتادة : الهيام : داء يصيب الإبل لا تروى معه ، ولا تزال تشرب حتى تهلك . يقال : جمل أهيم ، وناقة هيماء ، والإبل هيم . وقال الضحاك وابن عيينة : " الهيم " الأرض السهلة ذات الرمل .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 56

هَـٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ ٱلدِّينِ ٥٦

Hāżā nuzuluhum yaumad-dīn(i).

Terjemah

Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Itulah hidangan untuk mereka) apa yang disediakan untuk mereka (pada hari pembalasan") yakni di hari kiamat nanti.
"هذا نزلهم"، يعني ما ذكر من الزقوم والحميم، أي رزقهم وغذاؤهم وما أعد لهم، "يوم الدين"، يوم يجازون بأعمالهم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 57

نَحْنُ خَلَقْنَـٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ ٥٧

Naḥnu khalaqnākum falau lā tuṣaddiqūn(a).

Terjemah

Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kami telah menciptakan kalian) dari tiada (maka mengapa tidak) kenapa tidak (kalian membenarkan) atau mempercayai adanya hari berbangkit, karena sesungguhnya Allah yang mampu menciptakan mereka. Dia mampu pula untuk menghidupkan mereka kembali.
( نحن خلقناكم ) قال مقاتل : خلقناكم ولم تكونوا شيئا وأنتم تعلمون ذلك ( فلولا ) فهلا ( تصدقون ) بالبعث .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 58

أَفَرَءَيْتُم مَّا تُمْنُونَ ٥٨

Afa ra'aitum mā tumnūn(a).

Terjemah

Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka terangkanlah kepada-Ku nuthfah yang kalian tumpahkan) yakni air mani yang kalian tumpahkan ke dalam rahim wanita.
"أفرأيتم ما تمنون"، تصبون في الأرحام من النطف.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 59

ءَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلْخَـٰلِقُونَ ٥٩

A'antum takhluqūnahū am naḥnul-khāliqūn(a).

Terjemah

Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kamukah) dapat dibaca Tahqiq dan dapat pula dibaca Tas-hil (yang menciptakannya) yakni air mani itu kemudian menjadi manusia (atau Kami kah yang menciptakannya?)
"أأنتم تخلقونه"، يعني أأنتم تخلقون ما تمنون بشراً، "أم نحن الخالقون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 60

نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ ٱلْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ ٦٠

Naḥnu qaddarnā bainakumul-mauta wa mā naḥnu bimasbūqīn(a).

Terjemah

Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kami telah menentukan) dapat dibaca Qaddarnaa atau Qadarnaa (kematian di antara kalian dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan) dibuat tak berdaya.
نحن قدرنا ) قرأ ابن كثير بتخفيف الدال والباقون بتشديدها وهما لغتان ( بينكم الموت ) قال مقاتل : فمنكم من يبلغ الهرم ومنكم من يموت صبيا وشابا . وقال الضحاك : تقديره : إنه جعل أهل السماء وأهل الأرض فيه سواء ، فعلى هذا يكون معنى " قدرنا " : قضينا . "وما نحن بمسبوقين"، بمغلوبين عاجزين عن إهلاككم وإيدالكم بأمثالكم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 61

عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمْثَـٰلَكُمْ وَنُنشِئَكُمْ فِى مَا لَا تَعْلَمُونَ ٦١

‘Alā an nubaddila amṡālakum wa nunsyi'akum fī mā lā ta‘lamūn(a).

Terjemah

untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Untuk) maksudnya, supaya Kami (menggantikan) menjadikan (orang-orang yang seperti kalian) sebagai pengganti dari kalian (dan menciptakan kalian kelak) di akhirat (dalam keadaan yang tidak kalian ketahui) maksudnya, dalam bentuk yang belum kalian ketahui, seperti dalam bentuk kera atau babi, umpamanya.
فذلك قوله - عز وجل - : ( على أن نبدل أمثالكم ) . يعني : نأتي بخلق مثلكم بدلا منكم ، ( وننشئكم ) نخلقكم ( في ما لا تعلمون ) من الصور ، قال مجاهد : في أي خلق شئنا .وقال الحسن : أي نبدل صفاتكم فنجعلكم قردة وخنازير ، كما فعلنا بمن كان قبلكم يعني : إن أردنا أن نفعل ذلك ما فاتنا ذلك . وقال سعيد بن المسيب : " في ما لا تعلمون " يعني : في حواصل طير سود ، تكون ببرهوت كأنها الخطاطيف ، وبرهوت واد باليمن .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 62

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْأُولَىٰ فَلَوْلَا تَذَكَّرُونَ ٦٢

Wa laqad ‘alimtumun-nasy'atal-ūlā falau lā tażakkarūn(a).

Terjemah

Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya kalian telah mengetahui penciptaan yang pertama) menurut suatu qiraat lafal An Nasy`ata boleh dibaca An-Nasya`ata (maka mengapa kalian tidak mengambil pelajaran?) lafal Tadzakkaruuna asalnya adalah Tatadzakkaruuna, lalu huruf Ta yang kedua diidgamkan kepada huruf Dzal.
( ولقد علمتم النشأة الأولى ) الخلقة الأولى ولم تكونوا شيئا .( فلولا تذكرون ) أني قادر على إعادتكم كما قدرت على إبدائكم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 63

أَفَرَءَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ ٦٣

Afara'aitum mā taḥruṡūn(a).

Terjemah

Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka terangkanlah kepada-Ku tentang yang kalian tanam?) yaitu tentang tanah yang kalian bajak lalu kalian semaikan benih-benih di atasnya.
"أفرأيتم ما تحرثون"، يعني: تثيرون من الأرض وتلقون فيها من البذر.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 64

ءَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلزَّٲرِعُونَ ٦٤

A'antum tazra‘ūnahū am naḥnuz-zāri‘ūn(a).

Terjemah

Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kaliankah yang menumbuhkannya) suatu pertanyaan, apakah kalian yang telah menumbuhkannya (ataukah Kami yang menumbuhkannya?)
"أأنتم تزرعونه"، تنبتونه، "أم نحن الزارعون"، المنبتون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 65

لَوْ نَشَآءُ لَجَعَلْنَـٰهُ حُطَـٰمًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ ٦٥

Lau nasyā'u laja‘alnāhu ḥuṭāman fa ẓaltum tafakkahūn(a).

Terjemah

Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering lagi keropos) maksudnya, tumbuhan yang kalian tanam itu menjadi kering tak ada biji dan isinya (maka jadilah kalian) pada asalnya lafal Zhaltum adalah Zhaliltum, lalu huruf Lam yang berharakat dibuang demi untuk meringankan bunyi sehingga jadilah Zhaltum, yakni jadilah kalian pada keesokan harinya (heran tercengang) keheranan karena melihat hal tersebut. Lafal Tafakkahuuna asalnya Tatafakkahuuna, lalu salah satu dari kedua huruf Ta dibuang sehingga menjadi Tafakkahuuna.
( لو نشاء لجعلناه حطاما ) قال عطاء : تبنا لا قمح فيه وقيل : هشيما لا ينتفع به في مطعم وغذاء ( فظلتم ) وأصله : فظللتم حذفت إحدى اللامين تخفيفا . ( تفكهون ) تتعجبون بما نزل بكم في زرعكم [ وهو قول عطاء والكلبي ومقاتل . وقيل تندمون على نفقاتكم ] وهو قول يمان نظيره : " فأصبح يقلب كفيه على ما أنفق فيها " ( الكهف - 42 ) وقال الحسن : تندمون على ما سلف منكم من المعصية التي أوجبت تلك العقوبة . وقال عكرمة : تتلاومون . وقال ابن كيسان : تحزنون . قال الكسائي : هو تلهف على ما فات ، وهو من الأضداد ، تقول العرب : " تفكهت " أي : تنعمت و " تفكهت " أي : حزنت .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 66

إِنَّا لَمُغْرَمُونَ ٦٦

Innā lamugramūn(a).

Terjemah

(Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian",

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(-Seraya mengatakan-, "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian,) biaya yang telah kami tanamkan buat tanaman kami.
( إنا لمغرمون ) قرأ أبو بكر عن عاصم " أئنا " بهمزتين وقرأ الآخرون على الخبر ، ومجاز الآية : فظلتم تفكهون وتقولون إنا لمغرمون . وقال مجاهد وعكرمة لمولع بنا . وقال ابن عباس وقتادة : معذبون ، والغرام العذاب . وقال الضحاك وابن كيسان : غرمنا أموالنا وصار ما أنفقنا غرما علينا والمغرم الذي ذهب ماله بغير عوض ، وهو قوله :
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 67

بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ ٦٧

Bal naḥnu maḥrūmūn(a).

Terjemah

bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa") kami tidak mendapatkan rezeki apa-apa.
وهو قوله: "بل نحن محرومون"، محدودون ممنوعون، أي: حرمنا ما كنا نطلبه من الريع في الزرع.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 68

أَفَرَءَيْتُمُ ٱلْمَآءَ ٱلَّذِى تَشْرَبُونَ ٦٨

Afa ra'aitumul-mā'al-lażī tasyrabūn(a).

Terjemah

Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka terangkanlah kepada-Ku tentang air yang kalian minum.)
"أفرأيتم الماء الذي تشربون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 69

ءَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ ٱلْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنزِلُونَ ٦٩

A'antum anzaltumūhu minal-muzni am naḥnul-munzilūn(a).

Terjemah

Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kaliankah yang menurunkannya dari awan) lafal Muzni adalah bentuk jamak dari lafal Muznatun, artinya awan yang membawa air hujan (ataukah Kami yang menurunkannya).
"أأنتم أنزلتموه من المزن"، السحاب، واحدتها: مزنة، "أم نحن المنزلون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 70

لَوْ نَشَآءُ جَعَلْنَـٰهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ ٧٠

Lau nasyā'u ja‘alnāhu ujājan falau lā tasykurūn(a).

Terjemah

Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kalau Kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin) berasa asin hingga tidak dapat diminum (maka mengapa tidak) kenapa tidak (kalian bersyukur?
( لو نشاء جعلناه أجاجا ) قال ابن عباس : شديد الملوحة ، قال الحسن : مرا . ( فلولا تشكرون )
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 71

أَفَرَءَيْتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِى تُورُونَ ٧١

Afa ra'aitumun-nāral-latī tūrūn(a).

Terjemah

Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka terangkanlah kepada-Ku tentang api yang kalian nyalakan) yang kalian keluarkan dari gosokan-gosokan kayu yang hijau.
( أفرأيتم النار التي تورون ) تقدحون وتستخرجون من زندكم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 72

ءَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنشِــُٔونَ ٧٢

A'antum ansya'tum syajaratahā am naḥnul-munsyi'ūn(a).

Terjemah

Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kaliankah yang menjadikan kayu itu) yang dimaksud adalah pohon Marakh dan pohon 'Affar yang kayunya dapat dijadikan sebagai pemantik api (atau Kamikah yang menjadikannya?).
( أأنتم أنشأتم شجرتها ) التي تقدح منها [ النار ] وهي المرخ والعفار ( أم نحن المنشئون)
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 73

نَحْنُ جَعَلْنَـٰهَا تَذْكِرَةً وَمَتَـٰعًا لِّلْمُقْوِينَ ٧٣

Naḥnu ja‘alnāhā tażkirataw wa matā‘al lil-muqwīn(a).

Terjemah

Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kami menjadikan api itu untuk peringatan) yakni mengingatkan tentang neraka Jahanam (dan sebagai bekal) dalam perjalanan (bagi orang-orang yang mengadakan perjalanan) diambil dari lafal Aqwal Qaumu, yakni kaum itu kini berada di padang pasir yang tandus, tiada tumbuh-tumbuhan dan air padanya.
( نحن جعلناها تذكرة ) [ يعني نار الدنيا ] تذكرة للنار الكبرى إذا رآها الرائي ذكر جهنم قاله عكرمة ومجاهد ومقاتل . وقال عطاء : موعظة يتعظ بها المؤمن .أخبرنا أبو الحسن محمد بن محمد السرخسي أخبرنا أبو علي زاهر بن أحمد الفقيه حدثنا أبو إسحاق إبراهيم بن عبد الصمد الهاشمي أخبرنا أبو مصعب عن مالك عن أبي الزناد عن الأعرج ، عن أبي هريرة أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - قال : " نار بني آدم التي يوقدون جزء من سبعين جزءا من نار جهنم " قالوا : يا رسول الله إن كانت لكافية ، قال : " فإنها فضلت عليها بتسعة وستين جزءا " .( ومتاعا ) بلغة ومنفعة ( للمقوين ) المسافرين و " المقوي " : النازل في الأرض والقي والقوا هو : القفر الخالية البعيدة من العمران ، يقال : أقوت الدار إذا خلت من سكانها . والمعنى : أنه ينتفع بها أهل البوادي والأسفار ، فإن منفعتهم بها أكثر من منفعة المقيم وذلك أنهم يوقدونها ليلا لتهرب منهم السباع ويهتدي بها الضلال وغير ذلك من المنافع ، هذا قول أكثر المفسرين .وقال مجاهد وعكرمة : " للمقوين " يعني للمستمتعين بها من الناس أجمعين ، المسافرين والحاضرين ، يستضيئون بها في الظلمة ويصطلون من البرد ، وينتفعون بها في الطبخ والخبز .قال الحسن : بلغة للمسافرين ، يتبلغون بها إلى أسفارهم ، يحملونها في الخرق والجواليق .وقال ابن زيد : للجائعين تقول العرب : أقويت منذ كذا وكذا أي : ما أكلت شيئا .قال قطرب : " المقوي " من الأضداد ، يقال للفقير : مقو لخلوه من المال ، ويقال للغني : مقو ، لقوته على ما يريد ، يقال : أقوى الرجل إذا قويت دوابه وكثر ماله ، وصار إلى حالة القوة . والمعنى أن فيها متاعا للأغنياء والفقراء جميعا لا غنى لأحد عنها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 74

فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ ٧٤

Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).

Terjemah

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka bertasbihlah) artinya, Maha Sucikanlah (dengan menyebut nama) huruf Ba di sini adalah Zaidah (Rabbmu Yang Maha Besar) yakni Allah Yang Maha Besar.
"فسبح باسم ربك العظيم".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 75

۞ فَلَآ أُقْسِمُ بِمَوَٲقِعِ ٱلنُّجُومِ ٧٥

Falā uqsimu bimawāqi‘in-nujūm(i).

Terjemah

Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quran.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka Aku bersumpah) huruf Laa di sini adalah Zaidah (dengan nama tempat-tempat terbenamnya bintang-bintang) tempat-tempat bintang-bintang tenggelam.
قوله - عز وجل - : ( فلا أقسم بمواقع النجوم ) ، قال أكثر المفسرين : معناه : أقسم و " لا " صلة ، وكان عيسى بن عمر يقرأ : فلأقسم على التحقيق . وقيل : قوله " فلا " رد لما قاله الكفار في القرآن إنه سحر وشعر وكهانة ، معناه : ليس الأمر كما يقولون ، ثم استأنف القسم ، فقال : ( أقسم بمواقع النجوم ) قرأ حمزة والكسائي : " بموقع " على التوحيد . وقرأ الآخرون " بمواقع " على الجمع . قال ابن عباس : أراد نجوم القرآن ، فإنه كان ينزل على رسول الله - صلى الله عليه وسلم - متفرقا نجوما . وقال جماعة من المفسرين : أراد مغارب النجوم ومساقطها . وقال عطاء بن أبي رباح : أراد منازلها . وقال الحسن : أراد انكدارها وانتثارها يوم القيامة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 76

وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٌ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ ٧٦

Wa innahū laqasamul lau ta‘lamūna ‘aẓīm(un).

Terjemah

Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya sumpah itu) sumpah dengan memakai namanya ita (adalah sumpah yang besar kalau kalian mengetahui) jika kalian termasuk orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan niscaya kalian mengetahui besarnya sumpah ini.
"وإنه لقسم لو تعلمون عظيم"
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 77

إِنَّهُۥ لَقُرْءَانٌ كَرِيمٌ ٧٧

Innahū laqur'ānun karīm(un).

Terjemah

Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya ini) yakni yang dibacakan kepada kalian (adalah Alquran yang sangat mulia).
( إنه ) ، يعني هذا الكتاب وهو موضع القسم . ( لقرآن كريم ) عزيز مكرم لأنه كلام الله . قال بعض أهل المعاني : الكريم الذي من شأنه أن يعطي الخير الكثير .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 78

فِى كِتَـٰبٍ مَّكْنُونٍ ٧٨

Fī kitābim maknūn(in).

Terjemah

pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Pada Kitab) yang tertulis dalam Kitab (yang terpelihara) yang dijaga, maksudnya Mushhaf Alquran.
( في كتاب مكنون ) مصون عند الله في اللوح المحفوظ ، محفوظ من الشياطين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 79

لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُطَهَّرُونَ ٧٩

Lā yamassuhū illal-muṭahharūn(a).

Terjemah

tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tidak menyentuhnya) adalah kalimat berita, tetapi mengandung makna perintah, yakni jangan menyentuhnya (kecuali orang-orang yang telah bersuci) yakni orang-orang yang telah menyucikan dirinya dari hadas-hadas.
( لا يمسه ) أي ذلك الكتاب المكنون ، ( إلا المطهرون ) وهم الملائكة الموصوفون بالطهارة ، يروى هذا عن أنس ، وهو قول سعيد بن جبير ، وأبي العالية ، وقتادة وابن زيد : أنهم الملائكة ، وروى حسان عن الكلبي قال : هم السفرة الكرام البررة .وروى محمد بن الفضيل عنه لا يقرؤه إلا الموحدون . قال عكرمة : وكان ابن عباس ينهى أن يمكن اليهود والنصارى من قراءة القرآن .قال الفراء : لا يجد طعمه ونفعه إلا من آمن به .وقال قوم : معناه لا يمسه إلا المطهرون من الأحداث والجنابات ، وظاهر الآية نفي ومعناها نهي ، قالوا : لا يجوز للجنب ولا للحائض ولا المحدث حمل المصحف ولا مسه ، وهو قول عطاء وطاوس ، وسالم ، والقاسم ، وأكثر أهل العلم ، وبه قال مالك والشافعي . وقال الحكم ، وحماد ، وأبو حنيفة : يجوز للمحدث والجنب حمل المصحف ومسه . والأول قول أكثر الفقهاء .أخبرنا أبو الحسن السرخسي ، أخبرنا زاهر بن أحمد ، أخبرنا أبو إسحاق الهاشمي أخبرنا أبو مصعب عن مالك عن عبد الله بن أبي بكر بن محمد بن عمرو بن حزم أن في الكتاب الذي كتبه رسول الله - صلى الله عليه وسلم - لعمرو بن حزم أن لا يمس القرآن إلا طاهر .والمراد بالقرآن : المصحف ، سماه قرآنا على قرب الجوار والاتساع . كما روي أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " نهى أن يسافر بالقرآن إلى أرض العدو " . وأراد به المصحف .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 80

تَنزِيلٌ مِّن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ٨٠

Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).

Terjemah

Diturunkan dari Rabbil 'alamiin.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Diturunkan) ia diturunkan (dari Rabb semesta alam).
( تنزيل من رب العالمين ) أي القرآن منزل من عند رب العالمين . سمي المنزل : تنزيلا على اتساع اللغة ، كما يقال للمقدور : قدر ، وللمخلوق : خلق .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 81

أَفَبِهَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ ٨١

Afa biḥāżal-ḥadīṡi antum mudhinūn(a).

Terjemah

Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apakah terhadap firman ini) Alquran ini (kalian menganggapnya remeh?) meremehkan dan mendustakannya
( أفبهذا الحديث ) يعني القرآن ( أنتم ) يا أهل مكة ( مدهنون ) قال ابن عباس : مكذبون . وقال مقاتل بن حيان : كافرون ، نظيره : " ودوا لو تدهن فيدهنون " ( القلم - 9 ) والمدهن والمداهن : الكذاب والمنافق وهو من الإدهان وهو الجري في الباطن على خلاف الظاهر هذا أصله ، ثم قيل للمكذب : مدهن وإن صرح بالتكذيب والكفر .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 82

وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ ٨٢

Wa taj‘alūna rizqakum annakum tukażżibūn(a).

Terjemah

kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kalian menjadikan rezeki yang diberikan kepada kalian) yaitu berupa air hujan; kalian membalasnya (dengan mendustakan) rezeki yang diberikan Allah kepada kalian berupa air hujan itu karena kalian telah mengatakan, "Kami di beri hujan oleh bintang anu".
( وتجعلون رزقكم ) حظكم ونصيبكم من القرآن ( أنكم تكذبون ) قال الحسن في هذه الآية : خسر عبد لا يكون حظه من كتاب الله إلا التكذيب به . وقال جماعة من المفسرين : معناه وتجعلون شكركم أنكم تكذبون .وقال الهيثم بن عدي : إن من لغة أزد شنوءة : ما رزق فلان بمعنى ما شكر وهذا في الاستسقاء بالأنواء ، وذلك أنهم كانوا يقولون إذا مطروا : مطرنا بنوء كذا ، ولا يرون ذلك من فضل الله تعالى ، فقيل لهم : أتجعلون رزقكم ، أي : شكركم بما رزقتم ، يعني شكر رزقكم التكذيب ، فحذف المضاف وأقام المضاف إليه مقامه .أخبرنا أبو الحسن السرخسي أخبرنا زاهر بن أحمد ، أخبرنا أبو إسحاق الهاشمي أخبرنا أبو مصعب عن مالك ، عن صالح بن كيسان ، عن عبيد الله بن عبد الله بن عتبة بن مسعود ، عن زيد بن خالد الجهني قال : صلى بنا رسول الله - صلى الله عليه وسلم - صلاة الصبح بالحديبية على أثر سماء كانت من الليل ، فلما انصرف أقبل على الناس فقال : " هل تدرون ماذا قال ربكم ؟ قالوا : الله ورسوله أعلم قال : قال : أصبح من عبادي مؤمن بي وكافر ، فأما من قال : مطرنا بفضل الله ورحمته فذلك مؤمن بي وكافر بالكواكب ، وأما من قال : مطرنا بنوء كذا وكذا ، فذلك كافر بي ومؤمن بالكواكب " . ورواه ابن عباس عن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - وزاد : فنزلت هذه الآية " فلا أقسم بمواقع النجوم " إلى قوله : " وتجعلون رزقكم أنكم تكذبون " ( الواقعة - 82 ) .أخبرنا إسماعيل بن عبد القاهر ، أخبرنا عبد الغافر بن محمد ، أخبرنا محمد بن عيسى الجلودي أخبرنا إبراهيم بن محمد بن سفيان ، حدثنا مسلم بن الحجاج ، حدثني محمد بن سلمة المرادي حدثنا عبد الله بن وهب عن عمرو بن الحارث ، أخبرنا أبو يونس حدثه عن أبي هريرة عن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - أنه قال : " ما أنزل الله من السماء من بركة إلا أصبح فريق من الناس بها كافرين ، ينزل الله تعالى الغيث فيقولون : مطرنا بكوكب كذا وكذا " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 83

فَلَوْلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلْحُلْقُومَ ٨٣

Falau lā iżā balagatil-ḥulqūm(a).

Terjemah

Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka mengapa tidak) kenapa tidak (sewaktu nyawa sampai) pada saat menjelang kematian (di tenggorokan) yakni pada saat nyawa sampai pada kerongkongan.
قوله - عز وجل - : ( فلولا ) فهلا ( إذا بلغت الحلقوم ) أي بلغت النفس الحلقوم عند الموت .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 84

وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ ٨٤

Wa antum ḥīna'iżin tanẓurūn(a).

Terjemah

padahal kamu ketika itu melihat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Padahal kalian) hai orang-orang yang menghadiri saat kematian (ketika itu melihat) kapada orang yang sedang mengalami kematiannya.
( وأنتم حينئذ تنظرون ) يريد وأنتم يا أهل الميت تنظرون إليه متى تخرج نفسه . وقيل : معنى قوله " تنظرون " أي إلى أمري وسلطاني لا يمكنكم الدفع ولا تملكون شيئا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 85

وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَـٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ ٨٥

Wa naḥnu aqrabu ilaihi minkum wa lākil lā tubṣirūn(a).

Terjemah

dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian) yakni melalui pengetahuan-Ku. (Tetapi kalian tidak melihat) kalian tidak mengetahui hal tersebut, lafal Tubshiruuna ini diambil dari lafal Bashiirah yang artinya melihat.
( ونحن أقرب إليه منكم ) بالعلم والقدرة والرؤية . وقيل : ورسلنا الذين يقبضون روحه أقرب إليه منكم ( ولكن لا تبصرون ) الذين حضروه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 86

فَلَوْلَآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ ٨٦

Falau lā in kuntum gaira madīnīn(a).

Terjemah

maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka mengapa tidak) kenapa tidak (jika kalian merasa tidak akan dibalas) merasa tidak akan dibangkitkan nanti, sesuai dengan dugaan kalian.
( فلولا ) فهلا ( إن كنتم غير مدينين ) مملوكين وقال أكثرهم : محاسبين ومجزيين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 87

تَرْجِعُونَهَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ ٨٧

Tarji‘ūnahā in kuntum ṣādiqīn(a).

Terjemah

Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kalian mengembalikan nyawa itu) maksudnya, mengembalikannya ke dalam tubuh kalian sendiri sesudah nyawa itu mencapai kerongkongan? (jika kalian adalah orang-orang yang benar) di dalam pengakuan kalian itu. Lafal Falaulaa yang kedua mengukuhkan makna lafal Laulaa pertama. Sedangkan lafal Idzaa yang terkandung di dalam lafal Hiinaidzin menjadi Zharaf bagi lafal Tarji'uuna yang bergantung kepadanya kedua Syarat tersebut. Makna ayat, mengapa kalian tidak mengembalikan nyawa kalian sendiri ke dalam tubuh kalian, jika kalian tidak mempercayai adanya hari berbangkit dan kalian benar-benar meniadakannya? Yakni hendaknya kalian meniadakan pula kematian itu sebagai pengganti dari ketidakpercayaan kalian kepada adanya hari berbangkit.
( ترجعونها إن كنتم صادقين ) أي تردون نفس هذا الميت إلى جسده بعدما بلغت الحلقوم فأجاب عن قوله : " فلولا إذا بلغت الحلقوم " وعن قوله : " فلولا إن كنتم غير مدينين " بجواب واحد . ومثله قوله - عز وجل - : " فإما يأتينكم مني هدى فمن تبع هداي فلا خوف عليهم " ( البقرة - 38 ) أجيبا بجواب واحد ، معناه : إن كان الأمر كما تقولون - أنه لا بعث ولا حساب ولا إله يجازي - فهلا تردون نفس من يعز عليكم إذا بلغت الحلقوم ، وإذا لم يمكنكم ذلك فاعلموا أن الأمر إلى غيركم وهو الله - عز وجل - فآمنوا به .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 88

فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ ٨٨

Fa ammā in kāna minal-muqarrabīn(a).

Terjemah

adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Adapun jika dia) orang yang mati itu (termasuk orang-orang yang didekatkan-kepada Allah-).
ثم ذكر طبقات الخلق عند الموت وبين درجاتهم فقال : ( فأما إن كان من المقربين ( فأما إن كان من المقربين ) وهم السابقون .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 89

فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّتُ نَعِيمٍ ٨٩

Fa rauḥuw wa raiḥān(un), wa jannatu na‘īm(in).

Terjemah

maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka dia memperoleh ketenteraman) dia mendapatkan ketenangan (dan rezeki) yang baik (serta surga yang penuh dengan kenikmatan) apakah jawab ini bagi lafal Amma ataukah bagi In, ataukah menjadi Jawab bagi kedua-duanya?, sehubungan dengan masalah ini ada beberapa pendapat.
( فروح ) قرأ يعقوب " فروح " بضم الراء والباقون بفتحها ، فمن قرأ بالضم ، قال الحسن معناه : تخرج روحه في الريحان ، وقال قتادة : الروح الرحمة أي له الرحمة ، وقيل : معناه فحياة وبقاء لهم .ومن قرأ بالفتح معناه : فله روح وهو الراحة ، وهو قول مجاهد . وقال سعيد بن جبير : فرح . وقال الضحاك : مغفرة ورحمة .( وريحان ) استراحة . وقال مجاهد وسعيد بن جبير : رزق . وقال مقاتل : هو الرزق بلسان حمير ، يقال : خرجت أطلب ريحان الله أي رزق الله .وقال آخرون : هو الريحان الذي يشم . قال أبو العالية : لا يفارق أحد من المقربين الدنيا حتى يؤتى بغصن من ريحان الجنة فيشمه ثم تقبض روحه . .( وجنة نعيم ) قال أبو بكر الوراق : " الروح " النجاة من النار ، و " الريحان " دخول دار القرار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 90

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ ٩٠

Wa ammā in kāna min aṣḥābil-yamīn(i).

Terjemah

Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan).
"وأما إن كان"، المتوفى، "من أصحاب اليمين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 91

فَسَلَـٰمٌ لَّكَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ ٩١

Fa salāmul laka min aṣḥābil-yamīn(i).

Terjemah

maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka keselamatan bagi kamu) yakni baginya keselamatan dari siksaan (karena kamu termasuk golongan kanan) karena dia termasuk di antara mereka.
( فسلام لك من أصحاب اليمين ) أي سلامة لك يا محمد منهم فلا تهتم لهم ، فإنهم سلموا من عذاب الله أو أنك ترى فيهم ما تحب من السلامة .قال مقاتل : هو أن الله تعالى يتجاوز عن سيئاتهم ويقبل حسناتهم .وقال الفراء وغيره : مسلم لك أنهم من أصحاب اليمين ، أو يقال لصاحب اليمين : مسلم لك أنك من أصحاب اليمين . وألفيت : إن كالرجل يقول إني مسافر عن قليل ، فيقول له : أنت مصدق مسافر عن قليل ، وقيل : " فسلام لك " أي عليك من أصحاب اليمين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 92

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ ٩٢

Wa ammā in kāna minal-mukażżibīnaḍ-ḍāllīn(a).

Terjemah

Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan adapun jika dia termasuk golongan orang-orang yang mendustakan lagi sesat).
( وأما إن كان من المكذبين ) بالبعث ( الضالين ) عن الهدى وهم أصحاب المشئمة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 93

فَنُزُلٌ مِّنْ حَمِيمٍ ٩٣

Fa nuzulum min ḥamīm(in).

Terjemah

maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka dia mendapat hidangan air yang sangat panas).
"فنزل من حميم"، فالذي يعد لهم حميم جهنم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 94

وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ ٩٤

Wa taṣliyatu jaḥīm(in).

Terjemah

dan dibakar di dalam jahannam.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan dibakar di dalam neraka Jahim).
"وتصلية جحيم"، وإدخال نار عظيمة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 95

إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ ٩٥

Inna hāżā lahuwal-ḥaqqul-yaqīn(i).

Terjemah

Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya yang disebutkan ini adalah suatu keyakinan yang benar) lafal Haqqul Yaqiin termasuk ungkapan dengan memakai cara mengidhafahkan Maushuf kepada sifatnya.
( إن هذا ) يعني ما ذكر من قصة المحتضرين ( لهو حق اليقين ) أي الحق اليقين أضافه إلى نفسه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 96

فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ ٩٦

Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).

Terjemah

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka bertasbihlah kamu dengan menyebut nama Rabbmu Yang Maha Besar) penafsirannya sebagaimana yang telah lalu.
( فسبح باسم ربك العظيم ) قيل : فصل بذكر ربك وأمره وقيل : " الباء " زائدة أي فسبح اسم ربك العظيم .أخبرنا أحمد بن إبراهيم الشريحي أخبرنا أحمد بن محمد بن إبراهيم الثعلبي أخبرنا ابن فنجويه ، أخبرنا ابن أبي شيبة ، حدثنا حمزة بن محمد الكاتب ، حدثنا نعيم بن حماد ، حدثنا عبد الله بن المبارك عن موسى بن أيوب الغافقي عن عمه وهو إياس بن عامر ، عن عقبة بن عامر الجهني قال : لما نزلت على رسول الله - صلى الله عليه وسلم - " فسبح باسم ربك العظيم " قال : " اجعلوها في ركوعكم " ولما نزلت " سبح اسم ربك الأعلى " قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : اجعلوها في سجودكم " .أخبرنا أبو عثمان الضبي أخبرنا أبو محمد الجراحي حدثنا أبو العباس المحبوبي حدثنا أبو عيسى الترمذي حدثنا محمود بن غيلان ، حدثنا أبو داود ، قال أخبرنا شعبة عن الأعمش قال : سمعت سعد بن عبيدة يحدث عن المستورد ، عن صلة بن زفر ، عن حذيفة ، أنه صلى مع النبي - صلى الله عليه وسلم - فكان يقول في ركوعه : " سبحان ربي العظيم وفي سجوده سبحان ربي الأعلى ، وما أتى على آية رحمة إلا وقف وسأل ، وما أتى على آية عذاب إلا وقف وتعوذ " .أخبرنا عبد الواحد بن أحمد المليحي أخبرنا أحمد بن عبد الله النعيمي أخبرنا محمد بن يوسف ، حدثنا محمد بن إسماعيل ، حدثنا قتيبة بن سعيد ، حدثنا محمد بن فضيل ، أخبرنا عمارة بن القعقاع عن أبي زرعة عن أبي هريرة قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " كلمتان خفيفتان على اللسان ثقيلتان في الميزان حبيبتان إلى الرحمن : سبحان الله وبحمده ، سبحان الله العظيم " .أخبرنا أبو نصر محمد بن الحسن الجلفري حدثني أبو القاسم تمام بن محمد بن عبد الله الرازي بدمشق ، حدثنا علي بن الحسين البزاز وأحمد بن سليمان بن حذلم وابن راشد قالوا : أخبرنا بكار بن قتيبة ، حدثنا روح بن عبادة ، حدثنا حجاج الصواف عن أبي الزبير عن جابر قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - . " من قال سبحان الله العظيم وبحمده ، غرست له نخلة في الجنة " .أخبرنا عبد الواحد المليحي قال أخبرنا أبو منصور محمد بن محمد بن سمعان ، حدثنا أبو جعفر محمد بن أحمد بن عبد الجبار الرياني حدثنا حميد بن زنجويه ، حدثنا يونس بن عبد الأعلى ، أخبرنا ابن وهب ، أخبرني السري بن يحيى أن شجاعا حدثه عن أبي طيبة عن عبد الله بن مسعود قال : سمعت رسول الله - صلى الله عليه وسلم - يقول : " من قرأ سورة الواقعة كل ليلة لم تصبه فاقة أبدا " وكان أبو طيبة لا يدعها أبدا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
← Ayat Sebelumnya