Surah 92

Al-Lail

Malam
سُورَةُ اللَّيۡلِ
Reset
Ayat 1

وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ ١

Wal-laili iżā yagsyā.

Terjemah

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Demi malam apabila menutupi) semua apa yang ada di langit dan di bumi dengan kegelapannya.
مكية"والليل إذا يغشى"، أي يغشى النهار بظلمة فيذهب بضوئه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat Berikutnya →
Ayat 2

وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ ٢

Wan-nahāri iżā tajallā.

Terjemah

dan siang apabila terang benderang,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan siang apabila terang benderang) apabila menampilkan dirinya. Lafal Idzaa yang ada pada dua tempat di atas hanya menunjukkan makna Zharaf atau waktu. Sedangkan yang menjadi Amilnya adalah Fi'il Qasam.
"والنهار إذا تجلى"، بان وظهر من بين الظلمة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 3

وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ ٣

Wa mā khalaqaż-żakara wal-unṡā.

Terjemah

dan penciptaan laki-laki dan perempuan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apa) lafal Maa di sini bermakna Man, yakni manusia; atau dianggap sebagai Maa Mashdariyah (yang Dia telah menciptakannya, yaitu laki-laki dan perempuan) yang dimaksud adalah Adam dan Hawa, demikian pula setiap laki-laki dan perempuan lainnya. Adapun banci/wadam yang tidak dapat diketahui apakah ia sebagai laki-laki atau perempuan di sisi Allah swt., maka jika seseorang yang bersumpah bahwa dia tidak akan berbicara dengan siapa pun baik laki-laki atau perempuan, lalu dia berbicara dengan orang banci, maka dia dianggap telah melanggar sumpahnya itu.
( وما خلق الذكر والأنثى ) يعني : ومن خلق ، قيل هي " ما " المصدرية أي : وخلق الذكر والأنثى ، قال مقاتل والكلبي : يعني آدم وحواء . وفي قراءة ابن مسعود ، وأبي الدرداء : والذكر والأنثى .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 4

إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ ٤

Inna sa‘yakum lasyattā.

Terjemah

sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya usaha kalian) atau kerja kalian (memang berbeda-beda) beraneka macam; ada orang yang beramal atau bekerja untuk mendapatkan surga, dengan cara menempuh jalan ketaatan; dan ada pula orang yang beramal atau bekerja untuk neraka, dengan cara menempuh jalan kemaksiatan.
جواب القسم قوله : ( إن سعيكم لشتى ) إن أعمالكم لمختلفة ، فساع في فكاك نفسه ، وساع في عطبها .روى أبو مالك الأشعري قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " كل ، الناس يغدو فبائع نفسه فمعتقها أو موبقها " .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 5

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱتَّقَىٰ ٥

Fa ammā man a‘ṭā wattaqā.

Terjemah

Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Adapun orang yang memberikan) menginfakkan hartanya di jalan Allah (dan bertakwa) kepada Allah.
"فأما من أعطى"، ماله في سبيل الله، "واتقى"، ربه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 6

وَصَدَّقَ بِٱلْحُسْنَىٰ ٦

Wa ṣaddaqa bil-ḥusnā.

Terjemah

dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan membenarkan perkara yang baik) yaitu makna yang terkandung di dalam lafal Laa Ilaaha Illallaah yang artinya tiada Tuhan selain Allah. Dengan kata lain, bahwa infak di jalan Allah yang dilakukannya dan bertakwa kepada-Nya yang dijalankannya itu tiada lain berangkat dari keimanannya kepada kalimat Laa Ilaaha Illallaah.
( وصدق بالحسنى ) قال أبو عبد الرحمن السلمي والضحاك : وصدق بلا إله إلا‌ الله ، وهي رواية عطية عن ابن عباس .وقال مجاهد : بالجنة دليله : قوله تعالى " للذين أحسنوا الحسنى " يعني الجنة .وقيل : وصدق بالحسنى أي بالخلف ، أي أيقن أن الله تعالى سيخلفه . وهي رواية عكرمة عن ابن عباس .وقال قتادة ومقاتل والكلبي : بموعود الله - عز وجل - الذي وعده أن يثيبه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 7

فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ ٧

Fa sanuyassiruhū lil-yusrā.

Terjemah

maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya tempat yang mudah) yaitu surga.
"فسنيسره"، فسنهيئه في الدنيا، "لليسرى"، أي للخلة اليسرى، وهي العمل بما يرضاه الله عز وجل.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 8

وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسْتَغْنَىٰ ٨

Wa ammā man bakhila wastagnā.

Terjemah

Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan adapun orang yang bakhil) tidak mau menginfakkan hartanya di jalan Allah (dan merasa dirinya cukup) artinya tidak membutuhkan pahala-Nya.
"وأما من بخل"، بالنفقة في الخير، "واستغنى"، عن ثواب الله فلم يرغب فيه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 9

وَكَذَّبَ بِٱلْحُسْنَىٰ ٩

Wa każżaba bil-ḥusnā.

Terjemah

serta mendustakan pahala terbaik,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Serta mendustakan perkara yang baik.)
"وكذب بالحسنى".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 10

فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ ١٠

Fa sanuyassiruhū lil-‘usrā.

Terjemah

maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka kelak Kami akan menyiapkan baginya) menyediakan baginya (tempat yang sukar) yaitu neraka.
"فسنيسره للعسرى" سنهيئه للشر بأن نجريه على يديه حتى يعمل بما لا يرضي الله ، فيستوجب به النار . قال مقاتل : نعسر عليه أن يأتي خيرا .وروينا عن علي عن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال : " ما من نفس منفوسة إلا [ كتب الله ] مكانها من الجنة أو النار " فقال رجل : أفلا نتكل على كتابنا وندع العمل ؟ قال : " لا ولكن اعملوا فكل ميسر لما خلق له ، أما أهل الشقاء فييسرون لعمل أهل الشقاء ، وأما أهل السعادة فييسرون لعمل أهل السعادة " ، ثم تلا " فأما من أعطى واتقى وصدق بالحسنى فسنيسره لليسرى وأما من بخل واستغنى وكذب بالحسنى فسنيسره للعسرى " .قيل : نزلت في أبي بكر الصديق اشترى بلالا من أمية بن خلف ببردة وعشرة أواق ، فأعتقه فأنزل الله تعالى : " والليل إذا يغشى " إلى قوله : " إن سعيكم لشتى " يعني : سعي أبي بكر وأمية .وروى علي بن حجر عن إسحاق عن أبي نجيح عن عطاء ، قال : كان لرجل من الأنصار نخلة وكان له جار يسقط من بلحها في دار جاره ، وكان صبيانه يتناولون منه ، فشكا ذلك إلى النبي - صلى الله عليه وسلم - فقال له النبي - صلى الله عليه وسلم - : " بعنيها بنخلة في الجنة " فأبى ، فخرج فلقيه أبو الدحداح ، فقال له : هل لك أن تبيعها بحش [ البستان ] ، يعني حائطا له ، فقال له : هي لك ، فأتى النبي - صلى الله عليه وسلم - فقال : يا رسول الله أتشتريها مني بنخلة في الجنة ؟ قال : " نعم " قال : هي لك ، فدعا ‌النبي - صلى الله عليه وسلم - جار الأنصاري فقال : " خذها " . فأنزل الله تعالى : " والليل إذا يغشى " إلى قوله : " إن سعيكم لشتى " [ سعي أبي ] الدحداح والأنصاري صاحب النخلة .( فأما من أعطى واتقى ) [ يعني أبا ] الدحداح ، ( وصدق بالحسنى ) [ الثواب ] ( فسنيسره لليسرى ) يعني الجنة ، ( وأما من بخل واستغنى ) يعني الأنصاري ، ( وكذب بالحسنى ) يعني الثواب ، ( فسنيسره للعسرى ) يعني النار .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 11

وَمَا يُغْنِى عَنْهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ ١١

Wa mā yugnī ‘anhu māluhū iżā taraddā.

Terjemah

Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan tiadalah) huruf Maa di sini bermakna Nafi yakni tidaklah (berguna bagi dirinya harta miliknya apabila ia telah terjerumus) ke dalam neraka.
"وما يغني عنه ماله"، الذي بخل به، "إذا تردى"، قال مجاهد: إذا مات. وقال قتادة وأبو صالح: هوى في جهنم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 12

إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ ١٢

Inna ‘alainā lal-hudā.

Terjemah

Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk) untuk membedakan antara jalan hidayah dan jalan kesesatan; dimaksud supaya ia mengerjakan perintah Kami dengan menempuh jalan yang pertama, dan ia Kami larang dari menempuh jalan yang kedua.
( إن علينا للهدى ) يعني البيان . قال الزجاج : علينا أن نبين طريق الهدى من طريق الضلال ، وهو قول قتادة ، قال : على الله بيان حلاله وحرامه .قال الفراء : يعني من سلك الهدى فعلى الله سبيله كقوله تعالى : " وعلى الله قصد السبيل " ( النحل - 9 ) يقول : من أراد الله فهو على السبيل القاصد .وقيل معناه : إن علينا للهدى والإضلال كقوله : " بيدك الخير " ( آل عمران - 26 ) [ فاقتصر على الهدى لدلالة الكلام عليه كقوله : " سرابيل تقيكم الحر " ( النحل - 81 ) فاقتصر على ذكر الحر ولم يذكر البرد لأنه يدل عليه ] .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 13

وَإِنَّ لَنَا لَلْأَخِرَةَ وَٱلْأُولَىٰ ١٣

Wa inna lanā lal-ākhirata wal-ūlā.

Terjemah

dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia) maka barang siapa yang mencari keduanya tanpa meminta kepada Kami berarti dia telah sesat jalan.
"وإن لنا للآخرة والأولى"، فمن طلبهما من غير مالكهما فقد أخطأ الطريق.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 14

فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ ١٤

Fa anżartukum nāran talaẓẓā.

Terjemah

Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka Kami memperingatkan kalian) maksudnya Kami pertakuti kalian hai penduduk Mekah (dengan neraka yang menyala-nyala) asal kata Talazhzhaa adalah Tatalazhzhaa, kemudian salah satu di antara kedua huruf Ta dibuang, sehingga jadilah Talazhzhaa. Akan tetapi ada juga suatu qiraat yang membaca sesuai dengan huruf asalnya.
"فأنذرتكم": يا أهل مكة، "ناراً تلظى"، أي: تتلظى، يعني تتوقد وتتوهج.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 15

لَا يَصْلَـٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى ١٥

Lā yaṣlāhā illal-asyqā.

Terjemah

Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tidak ada yang masuk ke dalamnya) atau memasukinya (kecuali orang yang celaka) sekalipun lafal Al-Asyqaa ini menunjukkan arti yang paling celaka, akan tetapi makna yang dimaksud ialah orang yang celaka.
"لا يصلاها إلا الأشقى".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 16

ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ ١٦

Allażī każżaba wa tawallā.

Terjemah

yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang mendustakan) Nabi saw. (dan berpaling) dari iman. Pengecualian yang terdapat pada ayat sebelum ayat ini merupakan takwil dari makna yang terkandung di dalam ayat lainnya yaitu, firman-Nya, "dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (Q.S. An-Nisa, 48) Dengan demikian berarti makna yang dimaksud dengan masuk neraka pada ayat 15 tadi adalah masuk untuk selama-lamanya, yakni untuk menjadi penghuni yang abadi.
"الذي كذب" الرسول، "وتولى"، عن الإيمان.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 17

وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلْأَتْقَى ١٧

Wa sayujannabuhal-atqā.

Terjemah

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kelak akan dijauhkan dari neraka itu) dihindarkan daripadanya (orang yang bertakwa) demikian pula lafal Al-Atqaa, sekalipun menunjukkan makna Tafdhil, tetapi makna yang dimaksud adalah At-Taqiyyu, yakni orang yang bertakwa.
"وسيجنبها الأتقى"، يريد بالأشقى الشقي، وبالأتقى التقي.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 18

ٱلَّذِى يُؤْتِى مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ ١٨

Allażī yu'tī mālahū yatazakkā.

Terjemah

yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang menafkahkan hartanya untuk membersihkannya) untuk membersihkannya di sisi Allah swt. seumpamanya dia mengeluarkannya bukan karena ria atau pamer dan gengsi, maka setelah itu harta yang dimilikinya menjadi bersih di sisi-Nya nanti. Ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. yaitu sewaktu ia membeli Bilal yang sedang disiksa oleh majikannya karena beriman. Setelah membelinya lalu langsung memerdekakannya. Pada saat itu juga orang-orang kafir mengatakan, bahwa tiada lain Abu Bakar melakukan hal tersebut karena ia telah berutang jasa kepadanya. Maka pada saat itu turunlah ayat ini.
( الذي يؤتي ماله ) يعطي ماله ( يتزكى ) يطلب أن يكون عند الله زاكيا لا رياء ولا سمعة ، يعني أبا بكر الصديق ، في قول الجميع .قال ابن الزبير : كان أبو بكر يبتاع الضعفة فيعتقهم ، فقال أبوه : أي بني لو كنت تبتاع من يمنع ظهرك ؟ قال : منع ظهري أريد ، فنزل : " وسيجنبها الأتقى " ، إلى آخر السورة .وذكر محمد بن إسحاق قال : كان بلال لبعض بني جمح وهو بلال بن رباح واسم أمه حمامة ، وكان صادق الإسلام طاهر القلب ، وكان أمية بن خلف يخرجه إذا حميت الظهيرة فيطرحه على ظهره ببطحاء مكة ، ثم يأمر بالصخرة العظيمة فتوضع على صدره ، ثم يقول له : لا تزال هكذا حتى تموت ، أو تكفر بمحمد ، فيقول وهو في ذلك البلاء : أحد أحد .وقال محمد بن إسحاق عن هشام بن عروة عن أبيه قال : مر به أبو بكر يوما وهم يصنعون به ذلك ، وكانت دار أبي بكر في بني جمح ، فقال لأمية ألا تتقي الله تعالى في هذا المسكين ؟ قال : أنت أفسدته فأنقذه مما ترى ، قال أبو بكر : أفعل! عندي غلام أسود أجلد منه وأقوى ، على دينك ، أعطيك ؟ قال : قد فعلت فأعطاه أبو بكر غلامه وأخذه فأعتقه ، ثم أعتق معه على الإسلام قبل أن يهاجر ست [ رقاب ] ، بلال سابعهم ، عامر بن فهيرة شهد بدرا وأحدا ، وقتل يوم بئر معونة شهيدا ، وأم عميس ، وزنيرة فأصيب بصرها حين أعتقها ، فقالت قريش : ما أذهب بصرها إلا اللات والعزى [ فقالت : كذبوا وبيت الله ما تضر اللات والعزى ] ، وما تنفعان فرد الله إليها بصرها ، وأعتق النهدية وابنتها ، وكانتا لامرأة من بني عبد الدار فمر بهما وقد بعثتهما سيدتهما تحطبان لها وهي تقول والله لا أعتقكما أبدا . فقال أبو بكر : خلا يا أم فلان ، فقالت : خلا أنت أفسدتهما فأعتقهما ، قال [ أبو بكر - رضي الله عنه - ] فبكم ؟ قالت : بكذا وكذا ، قال : قد أخذتهما وهما حرتان ، ومر بجارية بني المؤمل وهي تعذب فابتاعها فأعتقها .وقال سعيد بن المسيب : بلغني أن أمية بن خلف قال لأبي بكر في بلال حين قال : أتبيعه ؟ قال : نعم أبيعه بنسطاس عبد لأبي بكر ، صاحب عشرة آلاف دينار ، وغلمان وجوار ومواش ، وكان مشركا حمله أبو بكر على الإسلام على أن يكون ماله له ، فأبى فأبغضه أبو بكر ، فلما قال له أمية أبيعه بغلامك نسطاس اغتنمه وباعه منه ، فقال المشركون : ما فعل ذلك أبو بكر ببلال إلا ليد كانت لبلال عنده فأنزل الله :
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 19

وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُۥ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَىٰٓ ١٩

Wa mā li'aḥadin ‘indahū min ni‘matin tujzā.

Terjemah

padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Padahal tidak ada seseorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,)
فأنزل الله: "وما لأحد عنده من نعمة تجزى"، أي يحازيه ويكافئه عليها.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 20

إِلَّا ٱبْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِ ٱلْأَعْلَىٰ ٢٠

Illabtigā'a wajhi rabbihil-a‘lā.

Terjemah

tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha Tinggi.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(melainkan) tetapi hanya semata-mata (karena mencari keridaan Rabbnya Yang Maha Tinggi) artinya dia memberikan hartanya itu hanya karena mengharapkan pahala Allah.
"إلا"، لكن "ابتغاء وجه ربه الأعلى"، يعني: لا يفعل ذلك مجازاة لأحد بيد له عنده، ولكنه يفعله وجه ربه الأعلى وطلب رضاه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 21

وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ ٢١

Wa lasaufa yarḍā.

Terjemah

Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kelak Dia benar-benar mendapat kepuasan) dari pahala pemberiannya itu di surga nanti. Makna ayat ini mencakup pula setiap orang yang mengerjakan amal perbuatan seperti yang telah dilakukan oleh Abu Bakar r.a. Kelak dia akan dijauhkan dari neraka dan mendapatkan pahala yang berlimpah.
"ولسوف يرضى"، بما يعطيه الله عز وجل في الآخرة من الجنة والكرامة جزاء على ما فعل.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
← Ayat Sebelumnya