Surah 69

Al-Haaqqa

Hari Kiamat
سُورَةُ الحَاقَّةِ
Reset
Ayat 1

ٱلْحَآقَّةُ ١

Al-ḥāqqah(tu).

Terjemah

Hari kiamat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Hari yang benar) yaitu hari kiamat, dikatakan demikian karena pada hari itu dibenarkan hal-hal yang diingkari, seperti mengenai adanya hari kebangkitan, hari hisab dan hari pembalasan. Atau dinamakan demikian karena pada hari itu ditampakkan kepada mereka hal-hal tersebut.
مكية( الحاقة ) يعني القيامة سميت حاقة لأنها حقت فلا كاذبة لها . وقيل لأن فيها حواق الأمور وحقائقها ولأن فيها يحق الجزاء على الأعمال ، أي يجب يقال : حق عليه الشيء إذا وجب يحق [ حقوقا ] قال الله تعالى : " ولكن حقت كلمة العذاب على الكافرين " ( الزمر - 71 ) قال الكسائي : " الحاقة " يوم الحق .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat Berikutnya →
Ayat 2

مَا ٱلْحَآقَّةُ ٢

Mal-ḥāqqah(tu).

Terjemah

apakah hari kiamat itu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Apakah hari yang benar itu) ungkapan ini mengandung makna yang menggambarkan tentang keagungan hari kiamat; dan berkedudukan sebagai mubtada yang sekaligus sebagai khabar dari lafal al-haaqqah yang pertama.
( ما الحاقة ) هذا استفهام معناه التفخيم لشأنها كما يقال : زيد ما زيد على التعظيم لشأنه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 3

وَمَآ أَدْرَٮٰكَ مَا ٱلْحَآقَّةُ ٣

Wa mā adrāka mal-ḥāqqah(tu).

Terjemah

Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan tahukah kamu) sudah tahukah kamu (apakah hari yang benar itu?) ungkapan ini menambah keagungan hari kiamat. Maa yang pertama menjadi mubtada sedangkan maa yang kedua menjadi khabarnya. Dan maa yang kedua berikut khabarnya berkedudukan sebagai maf'ul kedua dari lafal adraa.
( وما أدراك ما الحاقة ) أي أنك لا تعلمها إذ لم تعاينها ولم تر ما فيها من الأهوال .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 4

كَذَّبَتْ ثَمُودُ وَعَادُۢ بِٱلْقَارِعَةِ ٤

Każżabat ṡamūdu wa ‘ādum bil-qāri‘ah(ti).

Terjemah

Kaum Tsamud dan 'Aad telah mendustakan hari kiamat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kaum Tsamud dan kaum 'Ad telah mendustakan hari yang menggentarkan) yakni hari kiamat, hari kiamat dinamakan demikian karena kedahsyatan dan kengerian yang terjadi pada hari itu sangat menggentarkan hati.
( كذبت ثمود وعاد بالقارعة ) قال ابن عباس وقتادة : بالقيامة سميت قارعة لأنها تقرع قلوب العباد بالمخافة . وقيل : كذبت بالعذاب الذي أوعدهم نبيهم حتى نزل بهم فقرع قلوبهم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 5

فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهْلِكُواْ بِٱلطَّاغِيَةِ ٥

Fa'ammā ṡamūdu fa uhlikū biṭ-ṭāgiyah(ti).

Terjemah

Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan teriakan yang dahsyat) teriakan yang kerasnya melampaui batas.
( فأما ثمود فأهلكوا بالطاغية ) أي بطغيانهم وكفرهم . قيل : هي مصدر ، وقيل : نعت أي بفعلهم الطاغية وهذا معنى قول مجاهد ، كما قال : " كذبت ثمود بطغواها " ( الشمس - 11 ) وقال قتادة : بالصيحة الطاغية ، وهي التي جاوزت مقادير الصياح فأهلكتهم . وقيل : طغت على الخزان [ فلم يكن لهم عليها سبيل ولم يعرفوا كم خرج منها ] كما طغى الماء على قوم نوح .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 6

وَأَمَّا عَادٌ فَأُهْلِكُواْ بِرِيحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍ ٦

Wa ammā ‘ādun fa'uhlikū birīḥin ṣarṣarin ‘ātiyah(tin).

Terjemah

Adapun kaum 'Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Adapun kaum Ad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat keras) sangat keras suaranya (lagi amat kuat) kuat lagi keras; angin tersebut ditimpakan atas kaum Ad, sekalipun mereka kuat lagi keras tetapi menghadapi angin ini mereka tidak berarti apa-apa.
"وأما عاد فأهلكوا بريح صرصر عاتية"، عتت على خزانها فلم تطعهم ولم يكن لهم عليها سبيل، وجاوزت المقدار فلم يعرفوا كم خرج منها.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 7

سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَثَمَـٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومًا فَتَرَى ٱلْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَىٰ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍ ٧

Sakhkharahā ‘alaihim sab‘a layāliw wa ṡamāniyata ayyām(in), ḥusūman fataral-qauma fīhā ṣar‘ā, ka'annahum a‘jāzu nakhlin khāwiyah(tin).

Terjemah

yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang Allah tundukkan angin itu) artinya Allah mengirimkannya dengan kekuasaan-Nya (kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari) dimulai pada pagi hari Rabu, tanggal dua puluh dua bulan Syawal; angin itu terjadi di pertengahan musim dingin (terus-menerus) atau secara berturut-turut. Keadaan angin itu diserupakan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tukang setrika, yaitu sewaktu ia mengulang-ulang setrikaannya pada penyakit yang diobatinya. Yakni, ia mengulang-ulanginya dari satu waktu ke waktu yang lainnya hingga penyakitnya lenyap sama sekali (maka kamu lihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan) mereka tercampakkan ke dalam keadaan binasa (seakan-akan mereka batang) pokok (pohon kurma yang lapuk) yang jatuh karena keropos atau lapuk.
( سخرها عليهم ) أرسلها عليهم . وقال مقاتل : سلطها عليهم ( سبع ليال وثمانية أيام ) قال وهب : هي الأيام التي تسميها العرب أيام العجوز ، ذات برد ورياح شديدة . قيل : سميت عجوزا لأنها في عجز الشتاء . وقيل : سميت بذلك لأن عجوزا من قوم عاد دخلت سربا فتبعتها الريح ، فقتلتها اليوم الثامن من نزول العذاب وانقطع العذاب ( حسوما ) قال مجاهد وقتادة : متتابعة ليس لها فترة ، فعلى هذا فهو من حسم الكي وهو أن يتابع على موضع الداء بالمكواة حتى يبرأ ، ثم قيل لكل شيء توبع : حاسم وجمعه حسوم ، مثل شاهد وشهود ، وقال الكلبي ومقاتل : حسوما دائمة . وقال النضر بن شميل : حسمتهم قطعتهم وأهلكتهم ، والحسم : القطع والمنع ومنه حسم الداء . قال الزجاج : [ الذي توجبه الآية فعلى معنى ] تحسمهم حسوما تفنيهم وتذهبهم . وقال عطية : حسوما كأنها حسمت الخير عن أهلها ( فترى القوم فيها ) أي في تلك الليالي والأيام ( صرعى ) هلكى جمع صريع ( كأنهم أعجاز نخل خاوية ) ساقطة ، وقيل : خالية الأجواف .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 8

فَهَلْ تَرَىٰ لَهُم مِّنۢ بَاقِيَةٍ ٨

Fahal tarā lahum mim bāqiyah(tin).

Terjemah

Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apakah kamu melihat bekas-bekas mereka?) lafal baaqiyah adalah sifat dari lafal nafsin yang diperkirakan keberadaannya; yaitu apakah kamu melihat seseorang pun yang tinggal di antara mereka? Atau lafal baaqiyah ini huruf ta-nya untuk menunjukkan makna mubalaghah, yakni bekas-bekasnya? Tentu saja tidak.
"فهل ترى لهم من باقية"، أي من نفس باقية، يعني: لم يبق منهم أحد.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 9

وَجَآءَ فِرْعَوْنُ وَمَن قَبْلَهُۥ وَٱلْمُؤْتَفِكَـٰتُ بِٱلْخَاطِئَةِ ٩

Wa jā'a fir‘aunu wa man qablahū wal-mu'tafikātu bil-khāṭi'ah(ti).

Terjemah

Dan telah datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan telah datang Firaun dan orang-orang yang mengikutinya) beserta para pengikutnya. Menurut suatu qiraat, lafal qabilahu dibaca qablahu sehingga artinya, orang-orang kafir yang sebelumnya (dan negeri-negeri yang dijungkirbalikkan) penduduknya dijungkirbalikkan berikut negeri-negeri tempat tinggal mereka; yang dimaksud adalah negeri-negeri tempat tinggal kaum Nabi Luth (karena kesalahan yang besar) karena mereka mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa besar.
( وجاء فرعون ومن قبله ) قرأ أهل البصرة والكسائي بكسر القاف وفتح الباء ، أي ومن معه من جنوده وأتباعه ، وقرأ الآخرون بفتح القاف وسكون الباء ، أي ومن قبله من الأمم الكافرة ( والمؤتفكات ) أي : قرى قوم لوط ، يريد : أهل المؤتفكات . وقيل يريد الأمم الذين ائتفكوا بخطيئتهم ، أي أهلكوا بذنوبهم ( بالخاطئة ) أي بالخطيئة والمعصية وهي الشرك .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 10

فَعَصَوْاْ رَسُولَ رَبِّهِمْ فَأَخَذَهُمْ أَخْذَةً رَّابِيَةً ١٠

Fa ‘aṣau rasūla rabbihim fa akhażahum akhżatar rābiyah(tan).

Terjemah

Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka masing-masing mereka mendurhakai rasul Rabb mereka) mendurhakai Nabi Luth dan nabi-nabi lainnya (lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras) siksaan yang lebih keras daripada siksaan-siksaan lainnya.
( فعصوا رسول ربهم ) يعني لوطا وموسى ( فأخذهم أخذة رابية ) نامية . قال ابن عباس رضي الله تعالى عنهما : شديدة . وقيل : زائدة على عذاب الأمم .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 11

إِنَّا لَمَّا طَغَا ٱلْمَآءُ حَمَلْنَـٰكُمْ فِى ٱلْجَارِيَةِ ١١

Innā lammā ṭagal-mā'u ḥamalnākum fil-jāriyah(ti).

Terjemah

Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Kami tatkala air naik) naik ke atas, sehingga segala sesuatu termasuk gunung-gunung dan lain-lainnya semuanya tenggelam yaitu, pada masa banjir besar (Kami bawa kalian) bapak moyang kalian, karena kalian pada zaman itu masih berada di dalam tulang sulbi mereka (ke dalam bahtera) atau perahu yang dibuat oleh Nabi Nuh. Akhirnya, selamatlah Nabi Nuh beserta orang-orang yang beriman bersamanya yang berada di dalam bahtera itu, sedangkan yang lainnya semua mati tenggelam.
( إنا لما طغى الماء ) أي عتا وجاوز حده حتى علا على كل شيء وارتفع فوقه ، يعني زمن نوح - عليه السلام - ( حملناكم ) أي حملنا آباءكم وأنتم في أصلابهم ( في الجارية ) في السفينة التي تجري في الماء .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 12

لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةً وَتَعِيَهَآ أُذُنٌ وَٲعِيَةٌ ١٢

Linaj‘alahā lakum tażkirataw wa ta‘iyahā użunuw wā‘iyah(tun).

Terjemah

agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Agar Kami jadikan peristiwa itu) atau perbuatan ini, yaitu diselamatkan-Nya orang-orang yang beriman dan ditenggelamkan-Nya orang-orang yang kafir (peringatan bagi kalian) pelajaran (dan agar diperhatikan) supaya hal itu tetap diingat (oleh telinga yang mau mendengar) mau menerima apa yang didengarnya.
( لنجعلها ) أي لنجعل تلك الفعلة التي فعلنا من إغراق قوم نوح ونجاة من حملنا معه ( لكم تذكرة ) عبرة وموعظة ( وتعيها ) قرأ القواس عن ابن كثير وسليم عن حمزة باختلاس العين ، وقرأ الآخرون بكسرها أي تحفظها ( أذن واعية ) أي : حافظة لما جاء من عند الله . قال قتادة : [ أذن ] سمعت وعقلت ما سمعت . قال الفراء : لتحفظها كل أذن فتكون عبرة وموعظة لمن يأتي بعد .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 13

فَإِذَا نُفِخَ فِى ٱلصُّورِ نَفْخَةٌ وَٲحِدَةٌ ١٣

Fa iżā nufikha fiṣ-ṣūri nafkhatuw wāḥidah(tun).

Terjemah

Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup) yaitu, untuk tiupan yang kedua kalinya, sebagai pemula untuk dijalankannya peradilan di antara semua makhluk.
"فإذا نفخ في الصور نفخة واحدة"، وهي النفخة الأولى.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 14

وَحُمِلَتِ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَٲحِدَةً ١٤

Wa ḥumilatil-arḍu wal-jibālu fa dukkatā dakkataw wāḥidah(tan).

Terjemah

dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan diangkatlah) diangkatlah ke atas (bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya) diadukan (sekali bentur.)
"وحملت الأرض والجبال"، رفعت من أماكنها، "فدكتا"، كسرتا، "دكةً" كسرة، "واحدة" ، فصارتا هباءً منثورا.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 15

فَيَوْمَئِذٍ وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ ١٥

Fayauma'iżiw waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).

Terjemah

Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat) yakni hari terakhir.
"فيومئذ وقعت الواقعة"، قامت القيامة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 16

وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِىَ يَوْمَئِذٍ وَاهِيَةٌ ١٦

Wansyaqqatis-samā'u fahiya yauma'iżiw wāhiyah(tun).

Terjemah

dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah) melemah.
( وانشقت السماء فهي يومئذ واهية ) ضعيفة . قال الفراء : وهيها : تشققها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 17

وَٱلْمَلَكُ عَلَىٰٓ أَرْجَآئِهَا‌ۚ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَـٰنِيَةٌ ١٧

Wal-malaku ‘alā arjā'ihā, wa yaḥmilu ‘arsya rabbika fauqahum yauma'iżin ṡamāniyah(tun).

Terjemah

Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan malaikat-malaikat) lafal al-malaku adalah bentuk jamak dari lafal malaa'ikah, artinya malaikat-malaikat (berada di penjuru-penjuru langit) berada di seantero langit. (Dan diangkatlah Arasy Rabbmu di atas mereka) oleh malaikat-malaikat tersebut (pada hari itu yang jumlahnya ada delapan malaikat) ada delapan malaikat atau delapan barisan malaikat.
( والملك ) يعني الملائكة ( على أرجائها ) نواحيها وأقطارها ما لم ينشق منها واحدها : " رجا " مقصور وتثنيته رجوان . قال الضحاك : تكون الملائكة على حافتها حتى يأمرهم الرب فينزلون فيحيطون بالأرض ومن عليها ( ويحمل عرش ربك فوقهم ) أي فوق رءوسهم يعني الحملة ( يومئذ ) يوم القيامة ( ثمانية ) أي ثمانية أملاك .جاء في الحديث : " إنهم اليوم أربعة فإذا كان يوم القيامة أيدهم الله بأربعة أخرى ، فكانوا ثمانية على صورة الأوعال ما بين أظلافهم إلى ركبهم كما بين سماء إلى سماء " .وجاء في الحديث : " لكل ملك منهم وجه رجل ووجه أسد ووجه ثور ووجه نسر " .أخبرنا أبو بكر بن الهيثم الترابي ، أخبرنا أبو الفضل محمد بن الحسين الحدادي ، أخبرنا محمد بن يحيى الخالدي ، أخبرنا إسحاق بن إبراهيم [ الحنظلي ] حدثنا عبد الرزاق ، حدثنا يحيى بن العلاء ، عن عمه شعيب بن خالد ، حدثنا سماك بن حرب ، عن عبد الله بن عميرة ، عن العباس بن عبد المطلب قال : كنا جلوسا عند النبي - صلى الله عليه وسلم - بالبطحاء فمرت سحابة فقال : النبي - صلى الله عليه وسلم - : " أتدرون ما هذا ؟ قلنا : السحاب . قال : والمزن ؟ قلنا : والمزن ، قال : والعنان ؟ فسكتنا فقال : هل تدرون كم بين السماء والأرض ؟ قلنا : الله ورسوله أعلم ، قال : بينهما مسيرة خمسمائة سنة ، وبين كل سماء إلى سماء مسيرة خمسمائة سنة ، وكذلك غلظ كل سماء خمسمائة سنة ، وفوق السماء السابعة بحر بين أعلاه وأسفله كما بين السماء والأرض [ ثم بين ذلك ثمانية أوعال بين أظلافهن وركبهن كما بين السماء والأرض ] ثم فوق ذلك العرش بين أسفله وأعلاه كما بين السماء والأرض والله تعالى فوق ذلك ، ليس يخفى عليه من أعمال بني آدم شيء " .ويروى هذا عن عبد الله بن عميرة عن الأحنف بن قيس عن العباس .وروي عن ابن عباس أنه قال : " فوقهم يومئذ ثمانية " أي : ثمانية صفوف من الملائكة لا يعلم عدتهم إلا الله .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 18

يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَىٰ مِنكُمْ خَافِيَةٌ ١٨

Yauma'iżin tu‘raḍūna lā takhfā minkum khāfiyah(tun).

Terjemah

Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Pada hari itu kalian dihadapkan) untuk menjalani hisab (tiada yang tersembunyi) dapat dibaca laa takhfaa dan laa yakhfaa (dari keadaan kalian barang sedikit pun) yaitu dari hal-hal yang kalian rahasiakan.
يومئذ تعرضون ) على الله ( لا تخفى ) قرأ حمزة والكسائي : " لا يخفى " بالياء ، وقرأ الآخرون بالتاء ( منكم خافية ) أي فعلة خافية . قال الكلبي : لا يخفى على الله منكم شيء . قال أبو موسى : يعرض الناس ثلاث عرضات ، فأما عرضتان فجدال ومعاذير وأما العرضة الثالثة فعندها تطاير الصحف فآخذ بيمينه وآخذ بشماله
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 19

فَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ فَيَقُولُ هَآؤُمُ ٱقْرَءُواْ كِتَـٰبِيَهْ ١٩

Fa ammā man ūtiya kitābahū biyamīnihī fa yaqūlu hā'umuqra'ū kitābiyah.

Terjemah

Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata) kepada golongannya untuk mengetahui apa yang dia rahasiakan: ("Ambillah) terimalah (bacalah kitabku ini.") Di dalam ungkapan ini terdapat perselisihan pendapat, manakah di antara lafal haa-umu dan iqra`uu yang menjadi amil dari lafal kitabiyah ini?
وذلك قوله - عز وجل - : ( فأما من أوتي كتابه بيمينه فيقول هاؤم اقرءوا كتابيه ) تعالوا اقرءوا كتابيه الهاء في " كتابيه " هاء الوقف .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 20

إِنِّى ظَنَنتُ أَنِّى مُلَـٰقٍ حِسَابِيَهْ ٢٠

Innī ẓanantu annī mulāqin ḥisābiyah.

Terjemah

Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Sesungguhnya aku yakin) aku telah merasa yakin (bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.")
"إني ظننت"، علمت وأيقنت، "أني ملاق حسابيه"، أي: إني أحاسب في الآخرة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 21

فَهُوَ فِى عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ ٢١

Fa huwa fī ‘īsyatir rāḍiyah(tin).

Terjemah

Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai) lafal raadhiyah berarti mardhiyah, artinya diridai.
( فهو في عيشة ) حالة من العيش ( راضية ) مرضية كقوله : " ماء دافق " ( الطارق - 6 ) يريد : يرضاها بأن لقي الثواب وأمن العقاب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 22

فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍ ٢٢

Fī jannatin ‘āliyah(tin).

Terjemah

dalam surga yang tinggi,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dalam surga yang tinggi.)
"في جنة عالية"، رفيعة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 23

قُطُوفُهَا دَانِيَةٌ ٢٣

Quṭūfuhā dāniyah(tun).

Terjemah

buah-buahannya dekat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Buah-buahannya) buah-buahan yang dipetiknya (dekat) sangat dekat yaitu dapat dicapai oleh orang yang berdiri, orang yang duduk, dan malah orang yang berbaring.
"قطوفها دانية" ثمارها قريبة لمن يتناولها في كل أحواله ينالها قائماً وقاعداً ومضطجعاً يقطعون كيف شاؤوا.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 24

كُلُواْ وَٱشْرَبُواْ هَنِيٓـــَٔۢا بِمَآ أَسْلَفْتُمْ فِى ٱلْأَيَّامِ ٱلْخَالِيَةِ ٢٤

Kulū wasyrabū hanī'am bimā aslaftum fil-ayyāmil-khāliyah(ti).

Terjemah

(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Maka dikatakan kepada mereka: ("Makan dan minumlah dengan nyaman) lafal hanii'an berkedudukan sebagai hal, dengan sedap (disebabkan amal yang telah kalian kerjakan pada hari-hari yang telah lalu") sewaktu kalian di dunia.
"كلوا واشربوا هنيئاً بما أسلفتم"، قدمتم لآخرتكم من الأعمال الصالحة، "في الأيام الخالية"، الماضية يريد أيام الدنيا.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 25

وَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُۥ بِشِمَالِهِۦ فَيَقُولُ يَـٰلَيْتَنِى لَمْ أُوتَ كِتَـٰبِيَهْ ٢٥

Wa ammā man ūtiya kitābahū bisyimālih(ī), fa yaqūlu yā laitanī lam ūta kitābiyah.

Terjemah

Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata, "Aduhai) wahai; lafal ya di sini menunjukkan makna tanbih (alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku.)
( وأما من أوتي كتابه بشماله ) قال ابن السائب : تلوى يده اليسرى [ من صدره ] خلف ظهره ثم يعطى كتابه . وقيل : تنزع يده اليسرى من صدره إلى خلف ظهره ثم يعطى كتابه ; ( فيقول ياليتني لم أوت كتابيه)
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 26

وَلَمْ أَدْرِ مَا حِسَابِيَهْ ٢٦

Wa lam adri mā ḥisābiyah.

Terjemah

Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.)
"ولم أدر ما حسابيه".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 27

يَـٰلَيْتَهَا كَانَتِ ٱلْقَاضِيَةَ ٢٧

Yā laitahā kānatil-qāḍiyah(ta).

Terjemah

Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Wahai kiranya kematian itulah) kematian di dunia (yang menyelesaikan segala sesuatu.) Yang memutuskan hidupku dan tidak akan dibangkitkan lagi.
( يا‎ليتها كانت القاضية ) يقول : يا ليت الموتة التي متها في الدنيا كانت القاضية الفارغة من كل ما بعدها والقاطعة للحياة ، فلم أحي بعدها . و " القاضية " موت لا حياة بعده يتمنى أنه لم يبعث للحساب . قال قتادة : يتمنى الموت ولم يكن عنده في الدنيا شيء أكره من الموت .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 28

مَآ أَغْنَىٰ عَنِّى مَالِيَهْۜ ٢٨

Mā agnā ‘annī māliyah.

Terjemah

Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.)
"ما أغنى عني ماليه"، لم يدفع عني من عذاب الله شيئاً.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 29

هَلَكَ عَنِّى سُلْطَـٰنِيَهْ ٢٩

Halaka ‘annī sulṭāniyah.

Terjemah

Telah hilang kekuasaanku daripadaku".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Telah hilang kekuasaanku dariku") kekuatanku dan argumentasi atau hujahku. Huruf Ha yang terdapat dalam lafal kitabiyah, hisabiyah, maliyah, dan sulthaniyah, semuanya adalah ha saktah yang tetap dibaca baik dalam keadaan Waqaf maupun dalam keadaan Washal. Demikian itu karena mengikut mushhaf imam/induk dan karena mengikut dalil naqli. Akan tetapi sekali pun demikian, ada pula sebagian ulama yang tidak membacakannya bila diwashalkan.
"هلك عني سلطانيه"، ضلت عني حجتي، عن أكثر المفسرين. وقال ابن زيد: زال عني ملكي وقوتي. قال مقاتل: يعني حين شهدت عليه الجوارح بالشرك.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 30

خُذُوهُ فَغُلُّوهُ ٣٠

Khużūhu fagullūh(u).

Terjemah

(Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Peganglah dia) khithab atau perintah dalam ayat ini ditujukan kepada para malaikat penjaga neraka Jahanam (lalu belenggulah dia.") Ikatlah kedua tangannya menjadi satu dengan kepalanya ke dalam belenggu.
يقول الله لخزنة جهنم: "خذوه فغلوه"، اجمعوا يده إلى عنقه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 31

ثُمَّ ٱلْجَحِيمَ صَلُّوهُ ٣١

Ṡummal-jaḥīma ṣallūh(u).

Terjemah

Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Kemudian ke dalam neraka Jahanam) neraka yang apinya menyala-nyala (masukkanlah dia") jebloskanlah dia ke dalamnya.
"ثم الجحيم صلوه"، أي: أدخلوه الجحيم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 32

ثُمَّ فِى سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَٱسْلُكُوهُ ٣٢

Ṡumma fī silsilatin żar‘uhā sab‘ūna żirā‘an faslukūh(u).

Terjemah

Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Kemudian dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta) menurut ukuran hasta malaikat (belitlah dia") lilitlah dia dengan rantai itu sesudah ia dimasukkan ke dalam neraka. Huruf fa di sini tidak dapat mencegah hubungan antara fi'il dan zharaf yang mendahuluinya.
( ثم في سلسلة ذرعها سبعون ذراعا فاسلكوه ) فأدخلوه فيها . قال ابن عباس : سبعون ذراعا بذراع الملك ، فتدخل في دبره وتخرج من منخره . وقيل : تدخل في فيه وتخرج من دبره . وقال نوف البكالي : سبعون ذراعا كل ذراع سبعون باعا كل باع أبعد مما بينك وبين مكة ، وكان في رحبة الكوفة وقال سفيان : كل ذراع سبعون ذراعا . قال الحسن : الله أعلم أي ذراع هو .أخبرنا أبو بكر محمد بن عبد الله بن أبي توبة ، أخبرنا أبو طاهر محمد بن أحمد بن الحارث ، أخبرنا أبو الحسن محمد بن يعقوب الكسائي ، أخبرنا عبد الله بن محمود ، حدثنا أبو إسحاق إبراهيم بن عبد الله الخلال ، حدثنا عبد الله بن المبارك ، عن سعيد بن يزيد ، عن أبي السمح ، عن عيسى بن هلال الصدفي ، عن عبد الله بن عمرو بن العاص قال : قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : " لو أن [ رضاضة ] مثل هذه - وأشار إلى مثل الجمجمة - أرسلت من السماء إلى الأرض ، وهي مسيرة خمسمائة سنة لبلغت الأرض قبل الليل ، ولو أنها أرسلت من رأس السلسلة لسارت أربعين خريفا الليل والنهار قبل أن تبلغ أصلها أو قعرها " .وعن كعب قال : لو جمع حديد الدنيا ما وزن حلقة منها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 33

إِنَّهُۥ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ ٣٣

Innahū kāna lā yu'minu billāhil-‘aẓīm(i).

Terjemah

Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.")
"إنه كان لا يؤمن بالله العظيم".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 34

وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ ٣٤

Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa‘āmil-miskīn(i).

Terjemah

Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Dan juga dia tidak mendorong untuk memberi makan orang miskin.")
"ولا يحض على طعام المسكين"، لا يطعم المسكين في الدنيا ولا يأمر أهله بذلك.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 35

فَلَيْسَ لَهُ ٱلْيَوْمَ هَـٰهُنَا حَمِيمٌ ٣٥

Fa laisa lahul-yauma hāhunā ḥamīm(un).

Terjemah

Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini) maksudnya, pada hari ini tiada kaum kerabat yang bermanfaat bagi dirinya.
" فليس له اليوم هاهنا حميم "، قريب ينفعه ويشفع له.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 36

وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍ ٣٦

Wa lā ṭa‘āmun illā min gislīn(in).

Terjemah

Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan tiada pula makanan sedikit pun baginya kecuali dari darah dan nanah) yaitu nanah dan darah ahli neraka, atau shadiid, yaitu nama sejenis pohon yang ada di dalam neraka.
"ولا طعام إلا من غسلين"، وهو صديد أهل النار، مأخوذ من الغسل، كأنه غسالة جروحهم وقروحهم. قال الضحاك والربيع: هو شجر يأكله أهل النار.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 37

لَّا يَأْكُلُهُۥٓ إِلَّا ٱلْخَـٰطِــُٔونَ ٣٧

Lā ya'kuluhū illal-khāṭi'ūn(a).

Terjemah

Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa) orang-orang yang kafir.
"لا يأكله إلا الخاطئون"، أي: الكافرون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 38

فَلَآ أُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُونَ ٣٨

Falā uqsimu bimā tubṣirūn(a).

Terjemah

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka) huruf laa di sini adalah huruf zaidah (Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat) makhluk-makhluk yang kalian lihat.
"فلا أقسم"، لا رد لكلام المشركين، كأنه قال: ليس كما يقول المشركون أقسم، "بما تبصرون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 39

وَمَا لَا تُبْصِرُونَ ٣٩

Wa mā lā tubṣirūn(a).

Terjemah

Dan dengan apa yang tidak kamu lihat.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan dengan apa yang tidak kalian lihat) di antara makhluk-makhluk itu.
( بما تبصرون ) أي بما ترون وبما لا ترون . قال قتادة : أقسم بالأشياء كلها فيدخل فيه جميع [ المخلوقات ] والموجودات . وقال : أقسم بالدنيا والآخرة . وقيل : " ما تبصرون " ما على وجه الأرض ، و " ما لا تبصرون " ما في بطنها . وقيل : " ما تبصرون " من الأجسام و " ما لا تبصرون " من الأرواح . وقيل : " ما تبصرون " الإنس و " ما لا تبصرون " الملائكة والجن . وقيل النعم الظاهرة والباطنة . وقيل : " ما تبصرون " ما أظهر الله للملائكة واللوح والقلم : و " ما لا تبصرون " ما استأثر بعلمه فلم يطلع عليه أحدا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 40

إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ ٤٠

Innahū laqaulu rasūlin karīm(in).

Terjemah

Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya dia) yakni Alquran itu (adalah benar-benar perkataan utusan yang mulia) yang disampaikan oleh malaikat Jibril dari Allah swt.
"إنه"، يعني القرآن، "لقول رسول كريم"، أي تلاوة رسول كريم، يعني محمداً صلى الله عليه وسلم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 41

وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍ‌ۚ قَلِيلاً مَّا تُؤْمِنُونَ ٤١

Wa mā huwa biqauli syā‘ir(in), qalīlam mā tu'minūn(a).

Terjemah

dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Alquran itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kalian beriman kepadanya.)
"وما هو بقول شاعر قليلاً ما تؤمنون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 42

وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍ‌ۚ قَلِيلاً مَّا تَذَكَّرُونَ ٤٢

Wa lā biqauli kāhin(in), qalīlam mā tażakkarūn(a).

Terjemah

Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran darinya) lafal tu'minuuna pada ayat di atas dan lafal tadzakkaruuna, kedua-duanya dapat pula dibaca yu'minuuna dan yadzakkaruuna. Huruf maa-nya merupakan huruf zaidah yang berfungsi mengukuhkan makna. Makna ayat, bahwasanya mereka itu hanya beriman kepada hal-hal yang sedikit sekali, dan mereka pun hanya ingat sedikit tentang hal-hal yang didatangkan oleh Nabi saw. yaitu berupa kebaikan, silaturahmi, dan memelihara kehormatan. Maka hal-hal tersebut tiada memberi manfaat kepada mereka barang sedikit pun.
"ولا بقول كاهن قليلاً ما تذكرون"، قرأ ابن كثير، وابن عامر، ويعقوب: يؤمنون ويذكرون بالياء فيهما، وقرأ الآخرون بالتاء، وأراد بالقليل نفي إيمانهم أصلاً كقولك لمن لا يزورك: قلما تأتينا. وأنت تريد: لا تأتينا أصلاً.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 43

تَنزِيلٌ مِّن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ٤٣

Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).

Terjemah

Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
Bahkan Alquran itu (diturunkan dari Rabb semesta alam.)
"تنزيل من رب العالمين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 44

وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ ٱلْأَقَاوِيلِ ٤٤

Wa lau taqawwala ‘alainā ba‘ḍal-aqāwīl(i).

Terjemah

Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Seandainya dia mengada-adakan) yakni Nabi Muhammad (sebagian perkataan atas nama Kami) seumpamanya dia mengatakan dari Kami, padahal Kami tidak pernah mengatakannya.
"ولو تقول"، تخرص واختلق، "علينا"، محمد، "بعض الأقاويل"، وأتى بشيء من عند نفسه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 45

لَأَخَذْنَا مِنْهُ بِٱلْيَمِينِ ٤٥

La'akhażnā minhu bil-yamīn(i).

Terjemah

niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Niscaya benar-benar Kami pegang) niscaya Kami tangkap (dia) sebagai hukuman baginya (dengan kekuatan) dan kekuasaan-Ku.
( لأخذنا منه باليمين ) قيل " من " صلة ، مجازه : لأخذناه وانتقمنا منه باليمين أي بالحق ، كقوله : " كنتم تأتوننا عن اليمين " ( الصافات - 28 ) أي : من قبل الحق . وقال ابن عباس : لأخذناه بالقوة والقدرة . قال الشماخ في عرابة ملك اليمن :إذا ما راية رفعت لمجد تلقاها عرابة باليمينأي بالقوة ، عبر عن القوة باليمين لأن قوة كل شيء في ميامنه .وقيل : معناه لأخذنا بيده اليمنى ، وهو مثل معناه : لأذللناه وأهناه كالسلطان إذا أراد الاستخفاف ببعض من يريد يقول لبعض أعوانه : خذ بيده فأقمه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 46

ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ ٱلْوَتِينَ ٤٦

Ṡumma laqaṭa‘nā minhul-watīn(a).

Terjemah

Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya) yang apabila urat itu terputus maka orang itu akan mati.
"ثم لقطعنا منه الوتين"، قال ابن عباس: أي نياط القلب، وهو قول أكثر المفسرين. وقال مجاهد: الحبل الذي في الظهر. وقيل هو عرق يجري في الظهر حتى يتصل بالقلب، فإذا انقطع مات صاحبه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 47

فَمَا مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ عَنْهُ حَـٰجِزِينَ ٤٧

Famā minkum min aḥadin ‘anhu ḥājizīn(a).

Terjemah

Maka sekali-kali tidak ada seorangpun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kalian) lafal min ahadin adalah isimnya maa, sedangkan huruf min adalah huruf zaidah yang mengandung makna mengukuhkan kenafiannya. Dan lafal minkum adalah hal dari lafal ahadin (yang dapat menghalang-halangi Kami daripadanya) tiada seorang pun yang dapat mencegah-Ku daripadanya. Lafal haajiziina adalah khabar dari maa, dan ia dijamakkan karena lafal ahadan di dalam konteks nafi yang maknanya mengandung pengertian jamak. Dan dhamir yang terdapat di dalam lafal `anhu merujuk kepada Nabi saw.; yakni tiada seorang pun yang dapat mencegah Kami dari hukumannya.
. ( فما منكم من أحد عنه حاجزين ) مانعين يحجزوننا عن عقوبته ، والمعنى : أن محمدا لا يتكلف الكذب لأجلكم مع علمه بأنه لو تكلفه لعاقبناه ولا يقدر أحد على دفع عقوبتنا عنه ، وإنما قال : " حاجزين " بالجمع وهو فعل واحد ردا على معناه كقوله : " لا نفرق بين أحد من رسله " ( البقرة - 285 ) .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 48

وَإِنَّهُۥ لَتَذْكِرَةٌ لِّلْمُتَّقِينَ ٤٨

Wa innahū latażkiratul lil-muttaqīn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya dia itu) Alquran itu (benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.)
"وإنه"، يعني القرآن، "لتذكرة للمتقين"، أي لعظة لمن اتقى عقاب الله.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 49

وَإِنَّا لَنَعْلَمُ أَنَّ مِنكُم مُّكَذِّبِينَ ٤٩

Wa innā lana‘lamu anna minkum mukażżibīn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan(nya).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui, bahwa di antara kalian) hai manusia (ada orang-orang yang mendustakan) Alquran dan ada pula yang mempercayainya.
"وإنا لنعلم أن منكم مكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 50

وَإِنَّهُۥ لَحَسْرَةٌ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ ٥٠

Wa innahū laḥasratun ‘alal-kāfirīn(a).

Terjemah

Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya dia itu) Alquran itu (menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir) di saat mereka melihat pahala yang diterima oleh orang-orang yang beriman kepadanya, dan hukuman yang diterima oleh orang-orang yang mendustakannya.
"وإنه لحسرة على الكافرين"، يوم القيامة يندمون على ترك الإيمان به.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 51

وَإِنَّهُۥ لَحَقُّ ٱلْيَقِينِ ٥١

Wa innahū laḥaqqul-yaqīn(i).

Terjemah

Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar kebenaran yang diyakini.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sesungguhnya dia itu) Alquran itu (benar-benar perkara hak yang diyakini) atau keyakinan yang hak.
"وإنه لحق اليقين"، أضافه إلى نفسه لاختلاف اللفظين.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 52

فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ ٥٢

Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).

Terjemah

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka bertasbihlah) sucikanlah Dia (dengan menyebut nama) huruf ba di sini adalah huruf zaidah (Rabbmu Yang Maha Besar) Maha Suci Dia.
"فسبح باسم ربك العظيم".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
← Ayat Sebelumnya