Surah 77

Al-Mursalaat

Malaikat-Malaikat yang Diutus
سُورَةُ المُرۡسَلَاتِ
Reset
Ayat 1

وَٱلْمُرْسَلَـٰتِ عُرْفًا ١

Wal-mursalāti ‘urfā(n).

Terjemah

Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Demi angin yang bertiup sepoi-sepoi) yang bertiup secara beruntun bagaikan beruntunnya susunan rambut kuda yang satu sama lainnya saling beriring-iringan. Dinashabkan karena menjadi Haal atau kata keterangan keadaan.
( والمرسلات عرفا ) يعني الرياح أرسلت متتابعة كعرف الفرس . وقيل : عرفا أي كثيرا . تقول العرب : الناس إلى فلان عرف واحد ، إذا توجهوا إليه فأكثروا ، هذا [ معنى ] قول مجاهد وقتادة . وقال مقاتل : يعني الملائكة التي أرسلت بالمعروف من أمر الله ونهيه ، وهي رواية مسروق عن ابن مسعود .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat Berikutnya →
Ayat 2

فَٱلْعَـٰصِفَـٰتِ عَصْفًا ٢

Fal-‘āṣifāti ‘aṣfā(n).

Terjemah

dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan demi angin yang bertiup dengan kencang) yang bertiup sangat kencang.
"فالعاصفات عصفاً"، يعني الرياح الشديدة الهبوب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 3

وَٱلنَّـٰشِرَٲتِ نَشْرًا ٣

Wan-nāsyirāti nasyrā(n).

Terjemah

dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan demi angin yang menyebarkan rahmat) yaitu angin yang menyebarkan hujan.
"والناشرات نشراً"، يعني الرياح اللينة. وقال الحسن: هي الرياح التي يرسلها الله بشراً بين يدي رحمته. وقيل: هي الرياح التي تنشر السحاب وتأتي بالمطر. وقال مقاتل:هم الملائكة ينشرون الكتب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 4

فَٱلْفَـٰرِقَـٰتِ فَرْقًا ٤

Fal-fāriqāti farqā(n).

Terjemah

dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan demi yang membedakan sejelas-jelasnya) maksudnya, demi ayat-ayat Alquran yang membedakan antara perkara yang hak dan perkara yang batil, serta yang membedakan antara perkara yang halal dan perkara yang haram.
"فالفارقات فرقاً"، قال ابن عباس، ومجاهد، والضحاك: يعني الملائكة تأتي بما يفرق بين الحق والباطل. وقال قتادة والحسن: هي آي القرآن تفرق بين الحلال والحرام. وروي عن مجاهد قال: هي الرياح تفرق السحاب وتبدده.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 5

فَٱلْمُلْقِيَـٰتِ ذِكْرًا ٥

Fal-mulqiyāti żikrā(n).

Terjemah

dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan demi malaikat-malaikat yang menyampaikan peringatan) yakni malaikat-malaikat yang turun untuk menyampaikan wahyu kepada para nabi dan para rasul supaya wahyu tersebut disampaikan kepada umat-umat manusia.
"فالملقيات ذكراً"، يعني الملائكة تلقي الذكر إلى الأنبياء، نظيرها: "يلقي الروح من أمره" (غافر- 15).
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 6

عُذْرًا أَوْ نُذْرًا ٦

‘Użran au nużrā(n).

Terjemah

untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan-peringatan) dari Allah swt. Menurut suatu qiraat dibaca 'Udzuran dan Nudzuran, dengan memakai harakat damah pada kedua huruf Dzalnya.
( عذرا أو نذرا ) أي للإعذار والإنذار . وقرأ الحسن " عذرا " بضم الذال . واختلف فيه عن أبي بكر عن عاصم ، وقراءة العامة بسكونها ، وقرأ أبو عمرو وحمزة والكسائي وحفص " [ عذرا أو ] نذرا " ساكنة الذال فيهما ، وقرأ الباقون بضمها ، ومن سكن قال : لأنهما في موضع مصدرين بمعنى الإنذار والإعذار ، وليسا بجمع فينقلا [ وقال ابن كثير ونافع ، وابن عامر ، وأبو بكر عن عاصم ويعقوب برواية رويس بن حسان : " عذرا " سكون الذال و " نذرا " بضم الذال ، وقرأ روح بالضم في العذر والنذر جميعا ، وهي قراءة الحسن . والوجه فيهما أن العذر والنذر بضمتين كالأذن والعنق هو الأصل ، ويجوز التخفيف فيهما كما يجوز التخفيف في العنق والأذن ، يقال : عذر ونذر ، وعذر ونذر ، كما يقال : عنق وعنق ، وأذن وأذن ، والعذر والنذر مصدران بمعنى الإعذار والإنذار كالنكير والعذير والنذير ، ويجوز أن يكونا جمعين لعذير ونذير ، ويجوز أن يكون العذر جمع عاذر ، كشارف وشرف ، والمعنى في التحريك والتسكين واحد على ما بينا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 7

إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَٲقِعٌ ٧

Innamā tū‘adūna lawāqi‘(un).

Terjemah

sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian itu) hai orang-orang kafir Mekah, yaitu mengenai hari berbangkit dan azab yang akan menimpa kalian (pasti terjadi) pasti akan terjadi.
إلى هاهنا أقسام ] ذكرها على قوله : ( إن ما توعدون ) ( إن ما توعدون ) من أمر الساعة والبعث ( لواقع ) [ لكائن ] ثم ذكر متى يقع .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 8

فَإِذَا ٱلنُّجُومُ طُمِسَتْ ٨

Fa iżan-nujūmu ṭumisat.

Terjemah

Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan) dihilangkan cahayanya.
فقال "فإذا النجوم طمست"، محي نورها.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 9

وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ فُرِجَتْ ٩

Wa iżas-samā'u furijat.

Terjemah

dan apabila langit telah dibelah,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apabila langit dibelah) atau menjadi terbelah.
"وإذا السماء فرجت"، شقت.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 10

وَإِذَا ٱلْجِبَالُ نُسِفَتْ ١٠

Wa iżal-jibālu nusifat.

Terjemah

dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan) diletuskan hingga menjadi debu yang beterbangan.
"وإذا الجبال نسفت"، قلعت من أماكنها.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 11

وَإِذَا ٱلرُّسُلُ أُقِّتَتْ ١١

Wa iżar-rusulu uqqitat.

Terjemah

dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apabila rasul-rasul telah dikumpulkan di dalam suatu waktu) memakai Wau dan Hamzah sebagai Badal daripadanya yaitu, pada satu ketika rasul-rasul akan dikumpulkan.
( وإذا الرسل أقتت ) قرأ أهل البصرة " وقتت " بالواو ، وقرأ أبو جعفر بالواو وتخفيف القاف ، وقرأ الآخرون بالألف وتشديد القاف ، وهما لغتان . والعرب تعاقب بين الواو والهمزة كقولهم : وكدت وأكدت ، وورخت وأرخت ، ومعناهما : جمعت لميقات يوم معلوم ، وهو يوم القيامة ليشهدوا على الأمم
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 12

لِأَىِّ يَوْمٍ أُجِّلَتْ ١٢

Li'ayyi yaumin ujjilat.

Terjemah

(Niscaya dikatakan kepada mereka:) "Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?"

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sampai hari kapankah) yakni hari yang besar (ditangguhkan) persaksian terhadap umat-umat mereka tentang penyampaian mereka?
"لأي يوم أجلت"، أي أخرجت، وضرب الأجل لجمعهم فعجب العباد من ذلك اليوم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 13

لِيَوْمِ ٱلْفَصْلِ ١٣

Liyaumil-faṣl(i).

Terjemah

Sampai hari keputusan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sampai hari keputusan) di antara semua makhluk; dari pengertian ayat inilah diambil kesimpulan bagi Jawab lafal Idzaa yakni, terjadilah keputusan di antara semua makhluk.
ثم بين فقال: "ليوم الفصل"، قال ابن عباس رضي الله عنهما: يوم يفصل الرحمن عز وجل بين الخلائق.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 14

وَمَآ أَدْرَٮٰكَ مَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ١٤

Wa mā adrāka mā yaumul-faṣl(i).

Terjemah

Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?) ayat ini menggambarkan tentang kengerian yang terdapat di dalam hari tersebut.
"وما أدراك ما يوم الفصل".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 15

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ١٥

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) ayat ini mengandung makna ancaman bagi mereka yang tidak mempercayainya.
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 16

أَلَمْ نُهْلِكِ ٱلْأَوَّلِينَ ١٦

Alam nuhlikil-awwalīn(a).

Terjemah

Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?) disebabkan kedustaan mereka.
"ألم نهلك الأولين"، يعني الأمم الماضية بالعذاب في الدنيا حين كذبوا رسلهم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 17

ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ ٱلْأَخِرِينَ ١٧

Ṡumma nutbi‘uhumul-ākhirīn(a).

Terjemah

Lalu Kami iringkan (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu Kami iringi mereka dengan orang-orang yang datang kemudian) di antara orang-orang yang mendustakan seperti orang-orang kafir Mekah, maka Kami kelak akan membinasakan mereka pula.
"ثم نتبعهم الآخرين"، السالكين سبلهم في الكفر والتكذيب يعني كفار مكة بتكذيبهم محمداً صلى الله عليه وسلم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 18

كَذَٲلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ ١٨

Każālika naf‘alu bil-mujrimīn(a).

Terjemah

Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Demikianlah) sebagaimana Kami lakukan terhadap orang-orang yang mendustakan (Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa) artinya, Kami akan melakukan hal yang sama terhadap orang-orang yang berdosa yang kelak akan datang, yaitu Kami pasti akan membinasakan mereka.
"كذلك نفعل بالمجرمين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 19

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ١٩

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) sebagai pengukuh terhadap ayat sebelumnya.
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 20

أَلَمْ نَخْلُقكُّم مِّن مَّآءٍ مَّهِينٍ ٢٠

Alam nakhluqkum mim mā'im mahīn(in).

Terjemah

Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Bukankah Kami menciptakan kalian dari air yang hina?) yang lemah, yaitu air mani.
"ألم نخلقكم من ماء مهين"، يعني النطفة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 21

فَجَعَلْنَـٰهُ فِى قَرَارٍ مَّكِينٍ ٢١

Fa ja‘alnāhu fī qarārim makīn(in).

Terjemah

kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh) tempat yang terpelihara, yaitu dalam rahim.
"فجعلناه في قرار مكين"، يعني الرحم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 22

إِلَىٰ قَدَرٍ مَّعْلُومٍ ٢٢

Ilā qadarim ma‘lūm(in).

Terjemah

sampai waktu yang ditentukan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sampai waktu yang ditentukan) yaitu sampai waktu kelahirannya.
"إلى قدر معلوم"، وهو وقت الولادة.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 23

فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ ٱلْقَـٰدِرُونَ ٢٣

Fa qadarnā, fani‘mal-qādirūn(a).

Terjemah

lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Lalu Kami tentukan) waktu tersebut (maka sebaik-baik yang menentukan) adalah Kami.
"فقدرنا"، قرأ أهل المدينة والكسائي: "فقدرنا" بالتشديد من التقدير، وقرأ الآخرون بالتخفيف من القدرة، لقوله: "فنعم القادرون"، وقيل: معناهما واحد، وقوله: "فنعم القادرون" أي المقدرون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 24

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٢٤

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 25

أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ كِفَاتًا ٢٥

Alam naj‘alil-arḍa kifātā(n).

Terjemah

Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Bukankah Kami menjadikan bumi tempat berkumpul) lafal Kifaatan adalah Mashdar dari lafal Kafata yang artinya berkumpul atau tempat untuk berkumpul.
"ألم نجعل الأرض كفاتاً"، وعاءً، ومعنى الكفت: الضم والجمع، يقال: كفت الشيء: إذا ضمه وجمعه. وقال الفراء: يريد تكفتهم أحياء على ظهرها في دورهم ومنازلهم، وتكفتهم أمواتاً في بطنها، أي: تحوزهم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 26

أَحْيَآءً وَأَمْوَٲتًا ٢٦

Aḥyā'aw wa amwātā(n).

Terjemah

orang-orang hidup dan orang-orang mati?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Orang-orang hidup) pada permukaannya (dan orang-orang mati) yang ada pada perutnya.
وهو قوله: "أحياءً وأمواتاً".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 27

وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَٲسِىَ شَـٰمِخَـٰتٍ وَأَسْقَيْنَـٰكُم مَّآءً فُرَاتًا ٢٧

Wa ja‘alnā fīhā rawāsiya syāmikhātiw wa asqainākum mā'an furātā(n).

Terjemah

dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi) gunung-gunung yang menjulang tinggi (dan Kami beri minum kalian dengan air yang tawar) air yang segar dan tawar.
"وجعلنا فيها رواسي"، جبالاً "شامخات"، عاليات، "وأسقيناكم ماءً فراتاً"، عذباً.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 28

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٢٨

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) kemudian pada hari kiamat dikatakan kepada orang-orang yang mendustakan:
"ويل يومئذ للمكذبين"، قال مقاتل: وهذا كله أعجب من البعث.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 29

ٱنطَلِقُوٓاْ إِلَىٰ مَا كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ ٢٩

Inṭaliqū ilā mā kuntum bihī tukażżibūn(a).

Terjemah

(Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): "Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Pergilah kamu sekalian mendapatkan azab yang dahulunya kalian mendustakannya.)
ثم أخبر أنه يقال لهم يوم القيامة: "انطلقوا إلى ما كنتم به تكذبون"، في الدنيا.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 30

ٱنطَلِقُوٓاْ إِلَىٰ ظِلٍّ ذِى ثَلَـٰثِ شُعَبٍ ٣٠

Inṭaliqū ilā ẓillin żī ṡalāṡi syu‘ab(in).

Terjemah

Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Pergilah kalian mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang) yang dimaksud adalah asap neraka Jahanam, apabila membubung terbagi menjadi tiga, karena sangat besarnya.
( انطلقوا إلى ظل ذي ثلاث شعب ) يعني دخان جهنم إذا ارتفع انشعب وافترق ثلاث فرق . وقيل : يخرج عنق من النار فيتشعب ثلاث شعب ، أما النور فيقف على رءوس المؤمنين ، والدخان يقف على رءوس المنافقين ، واللهب الصافي يقف على رءوس الكافرين .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 31

لَّا ظَلِيلٍ وَلَا يُغْنِى مِنَ ٱللَّهَبِ ٣١

Lā ẓalīliw wa lā yugnī minal-lahab(i).

Terjemah

yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang tidak melindungi) asap itu tidak dapat menaungi mereka dari panas hari itu (dan tiada bermanfaat) barang sedikit pun bagi mereka (untuk menolak api") yakni api neraka.
ثم وصف ذلك الظل فقال - عز وجل - ( لا ظليل ) لا يظل من الحر ( ولا يغني من اللهب ) قال الكلبي : لا يرد لهب جهنم عنكم ، والمعنى أنهم [ إذا ] استظلوا بذلك الظل لم يدفع عنهم حر اللهب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 32

إِنَّهَا تَرْمِى بِشَرَرٍ كَٱلْقَصْرِ ٣٢

Innahā tarmī bisyararin kal-qaṣr(i).

Terjemah

Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya neraka itu) maksudnya, api neraka itu (melontarkan bunga api) memercikkan bunga api (sebesar istana) yakni besar dan tingginya bagaikan istana.
( إنها ) يعني جهنم ( ترمي بشرر ) وهو ما تطاير من النار ، واحدها شررة ( كالقصر ) وهو البناء العظيم ، قال ابن مسعود : يعني الحصون .وقال عبد الرحمن بن عياش سألت ابن عباس عن قوله تعالى : " إنها ترمي بشرر كالقصر " قال : هي الخشب العظام المقطعة ، وكنا نعمد إلى الخشب فنقطعها ثلاثة أذرع وفوق ذلك ودونه ندخرها للشتاء ، فكنا نسميها القصر .وقال سعيد بن جبير ، والضحاك : هي أصول النخل والشجر العظام ، واحدتها قصرة ، مثل تمرة وتمر ، وجمرة وجمر .وقرأ علي وابن عباس " كالقصر " بفتح الصاد ، أي أعناق النخل ، والقصرة العنق ، وجمعها قصر وقصرات .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 33

كَأَنَّهُۥ جِمَـٰلَتٌ صُفْرٌ ٣٣

Ka'annahū jimālatun ṣufr(un).

Terjemah

Seolah-olah ia iringan unta yang kuning.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Seolah-olah ia iringan unta) lafal Jimaalaatun bentuk jamak dari lafal Jimaalah, juga lafal Jimaalah ini adalah bentuk jamak dari lafal Jamalun. Menurut suatu qiraat dibaca Jimaalatun (yang kuning kehitam-hitaman) perwujudan dan warnanya. Di dalam sebuah hadis disebutkan: "Manusia yang paling buruk ialah yang hitam bagaikan aspal." Orang-orang Arab menamakan unta yang berwarna hitam unta kuning, demikian itu karena warna hitamnya dicampuri dengan warna kuning. Tetapi menurut pendapat yang lain bahwa arti lafal Shufrun dalam ayat ini adalah hitam, karena alasan yang telah disebutkan tadi, tetapi menurut pendapat lainnya lagi bermakna kuning. Lafal Syararun adalah bentuk jamak dari lafal Syaraarah artinya percikan atau bunga api; dan lafal Al-Qiiru/Al-Qaaru artinya belakin atau aspal.
( كأنه ) رد الكناية إلى اللفظ ( جمالة ) قرأ حمزة والكسائي وحفص : " جمالة " على جمع الجمل ، مثل حجر وحجارة ، وقرأ يعقوب بضم الجيم بلا ألف ، أراد : الأشياء العظام المجموعة ، وقرأ الآخرون : " جمالات " بالألف وكسر الجيم على جمع الجمال ، وقال ابن عباس رضي الله عنهما وسعيد بن جبير : هي حبال السفن يجمع بعضها إلى بعض ، حتى تكون كأوساط الرجال ، ( صفر ) جمع الأصفر ، يعني لون النار ، وقيل : " الصفر " معناه : السود ؛ لأنه جاء في الحديث : " إن شرر نار جهنم أسود كالقير " . والعرب تسمى سود الإبل صفرا ؛ لأنه يشوب سوادها شيء من صفرة كما يقال لبيض الظباء : أدم ؛ لأن بياضها يعلوه كدرة .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 34

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٣٤

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 35

هَـٰذَا يَوْمُ لَا يَنطِقُونَ ٣٥

Hāżā yaumu lā yanṭiqūn(a).

Terjemah

Ini adalah hari, yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ini) yakni hari kiamat ini (adalah hari yang mereka tidak dapat berbicara) sepatah kata pun.
"هذا يوم لا ينطقون"، وفي القيامة مواقف، ففي بعضها يختصمون ويتكلمون، وفي بعضها يختم على أفواههم فلا ينطقون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 36

وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُونَ ٣٦

Wa lā yu'żanu lahum fa ya‘tażirūn(a).

Terjemah

dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan tidak diizinkan kepada mereka) mengemukakan alasannya (sehingga mereka dapat mengemukakan alasannya) lafal Faya'tadziruuna di'athafkan kepada lafal Yu'dzanu tanpa ada penyebab yang mengaitkannya, tetapi tetap termasuk ke dalam pengertian negatif. Artinya tiada berkenan bagi mereka untuk berbicara, maka tiada alasan bagi mereka.
"ولا يؤذن لهم فيعتذرون"، رفع عطف على قوله: "يؤذن"، قال الجنيد: أي لا عذر لمن أعرض عن منعمه وكفر بأياديه ونعمه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 37

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٣٧

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 38

هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ‌ۖ جَمَعْنَـٰكُمْ وَٱلْأَوَّلِينَ ٣٨

Hāżā yaumul-faṣli jama‘nākum wal-awwalīn(a).

Terjemah

Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Ini adalah hari keputusan; Kami mengumpulkan kalian) hai orang-orang yang mendustakan dari kalangan umat ini, yakni umat Nabi Muhammad (dan orang-orang yang terdahulu) dari kalangan orang-orang yang mendustakan sebelum kalian; lalu kalian semuanya akan dihisab kemudian diazab.
"هذا يوم الفصل"، بين أهل الجنة والنار، "جمعناكم والأولين"، يعني مكذبي هذه الأمة والأولين الذين كذبوا أنبياءهم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 39

فَإِن كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيدُونِ ٣٩

Fa'in kāna lakum kaidun fakīdūn(i).

Terjemah

Jika kamu mempunyai tipu daya, maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Jika kalian mempunyai tipu daya) tipu muslihat untuk melindungi diri kalian dari azab (maka lakukanlah tipu daya kalian itu terhadap-Ku) perbuatlah tipu daya kalian itu.
"فإن كان لكم كيد فكيدون"، قال مقاتل: إن كانت لكم حيلة فاحتالوا لأنفسكم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 40

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٤٠

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 41

إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى ظِلَـٰلٍ وَعُيُونٍ ٤١

Innal-muttaqīna fī ẓilāliw wa ‘uyūn(in).

Terjemah

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata-mata air.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan) berada dalam naungan pohon-pohon, yang pada hari itu bukan main panasnya, padahal tiada matahari (dan mata air-mata air) yang mengalir.
"إن المتقين في ظلال"، جمع ظل أي في ظلال الشجر، "وعيون"، الماء.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 42

وَفَوَٲكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ ٤٢

Wa fawākiha mimmā yasytahūn(a).

Terjemah

Dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mendapat buah-buahan dari jenis-jenis yang mereka sukai) di dalam ungkapan ayat ini terkandung pengertian bahwa makanan dan minuman di surga sesuai dengan selera penghuninya masing-masing. Berbeda dengan keadaan di dunia, makanan dan minuman sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa itu:
"وفواكه مما يشتهون".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 43

كُلُواْ وَٱشْرَبُواْ هَنِيٓـــَٔۢا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ٤٣

Kulū wasyrabū hanī'am bimā kuntum ta‘malūn(a).

Terjemah

(Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Makan dan minumlah kalian dengan enak) lafal Haniian merupakan Haal atau kata keterangan keadaan, yakni makan dan minumlah dengan seenak-enaknya (karena apa yang telah kalian kerjakan") berupa ketaatan.
ويقال لهم: "كلوا واشربوا هنيئاً بما كنتم تعملون"، في الدنيا بطاعتي.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 44

إِنَّا كَذَٲلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ ٤٤

Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

Terjemah

Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya demikianlah Kami) sebagaimana Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang takwa (memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.)
"إنا كذلك نجزي المحسنين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 45

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٤٥

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 46

كُلُواْ وَتَمَتَّعُواْ قَلِيلاً إِنَّكُم مُّجْرِمُونَ ٤٦

Kulū wa tamatta‘ū qalīlan innakum mujrimūn(a).

Terjemah

(Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek; sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
("Makanlah dan bersenang-senanglah kamu sekalian) khithab atau perintah ini ditujukan kepada orang-orang kafir di dunia (dalam waktu yang pendek) waktu yang singkat; yang batasnya adalah kematian mereka. Di dalam ungkapan ini terkandung makna ancaman terhadap mereka (sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang berdosa.")
ثم قال لكفار مكة: "كلوا وتمتعوا قليلاً"، في الدنيا، "إنكم مجرمون"، مشركون بالله عز وجل مستحقون للعذاب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 47

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٤٧

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 48

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱرْكَعُواْ لَا يَرْكَعُونَ ٤٨

Wa iżā qīla lahumurka‘ū lā yarka‘ūn(a).

Terjemah

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Rukuklah, niscaya mereka tidak mau ruku'.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Rukuklah") yakni salatlah kalian (niscaya mereka tidak mau rukuk) tidak mau salat.
"وإذا قيل لهم اركعوا" صلوا، "لا يركعون"، لا يصلون، وقال ابن عباس رضي الله تعالى عنهما: إنما يقال لهم هذا يوم القيامة حين يدعون إلى السجود فلا يستطيعون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 49

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ٤٩

Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn(a).

Terjemah

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
"ويل يومئذ للمكذبين".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 50

فَبِأَىِّ حَدِيثِۭ بَعْدَهُۥ يُؤْمِنُونَ ٥٠

Fa bi'ayyi ḥadīṡim ba‘dahū yu'minūn(a).

Terjemah

Maka kepada perkataan apakah selain Al Quran ini mereka akan beriman?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka kepada perkataan apakah sesudah ini) sesudah Alquran ini (mereka akan beriman?) maksudnya, tidak mungkin mereka akan beriman kepada kitab-kitab Allah lainnya sesudah mereka mendustakannya, karena di dalam Alquran terkandung unsur I'jaz atau mukjizat yang tidak terdapat pada kitab-kitab Allah lainnya.
"فبأي حديث بعده" بعد القرآن، "يؤمنون"، إذا لم يؤمنوا به.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
← Ayat Sebelumnya