Surah 78

An-Naba

Berita Besar
سُورَةُ النَّبَإِ
Reset
Ayat 1

عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ ١

‘Amma yatasā'alūn(a).

Terjemah

Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tentang apakah) mengenai apakah (mereka saling bertanya-tanya?) yakni orang-orang Quraisy sebagian di antara mereka bertanya-tanya kepada sebagian yang lainnya.
مكية( عم ) أصله : " عن ما " فأدغمت النون في الميم وحذفت ألف " ما " [ كقوله ] " فيم " و " بم " ؟ ( يتساءلون ) أي : عن أي شيء يتساءلون ، هؤلاء المشركون ؟ وذلك أن النبي - صلى الله عليه وسلم - لما دعاهم إلى التوحيد وأخبرهم بالبعث بعد الموت ، وتلا عليهم القرآن جعلوا يتساءلون بينهم فيقولون : ماذا جاء به محمد ؟ قال الزجاج : اللفظ لفظ استفهام ومعناه التفخيم ، كما تقول : أي شيء زيد ؟ إذا عظمت [ أمره ] وشأنه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat Berikutnya →
Ayat 2

عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلْعَظِيمِ ٢

‘Anin naba'il-‘aẓīm(i).

Terjemah

Tentang berita yang besar,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tentang berita yang besar) ayat ini merupakan penjelasan bagi sesuatu yang dipertanyakan mereka itu. Sedangkan Istifham atau kata tanya pada ayat yang pertama tadi mengandung makna yang mengagungkannya. Hal yang dimaksud adalah Alquran yang disampaikan oleh Nabi saw. yang di dalamnya terkandung berita mengenai adanya hari berbangkit dan hal-hal lainnya.
ثم ذكر أن تساؤلهم عماذا فقال : ( عن النبإ العظيم ) قال مجاهد والأكثرون : هو القرآن ، دليله : قوله : " قل هو نبأ عظيم " ( ص - 67 ) وقال قتادة : هو البعث .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 3

ٱلَّذِى هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ ٣

Allażī hum fīhi mukhtalifūn(a).

Terjemah

yang mereka perselisihkan tentang ini.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang mereka perselisihkan tentang ini) orang-orang yang beriman mempercayainya, sedangkan orang-orang kafir mengingkarinya.
"الذي هم فيه مختلفون"، فمصدق ومكذب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 4

كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ٤

Kallā saya‘lamūn(a).

Terjemah

Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sekali-kali tidak) kata ini merupakan sanggahan yang ditujukan kepada orang-orang kafir tadi (kelak mereka mengetahui) apa yang bakal menimpa mereka sebagai akibat daripada keingkaran mereka kepada Alquran.
"كلا سيعلمون" "كلا" نفي لقولهم، "سيعلمون" عاقبة حين تنكشف الأمور.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 5

ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ٥

Ṡumma kallā saya‘lamūn(a).

Terjemah

kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui) ayat ini merupakan pengukuh dari ayat sebelumnya; dan pada ayat ini dipakai kata Tsumma untuk memberikan pengertian, bahwa ancaman yang kedua lebih keras dan lebih berat daripada ancaman yang dikandung pada ayat sebelumnya. Selanjutnya Allah swt. memberikan isyarat yang menunjukkan tentang kekuasaan-Nya untuk membangkitkan makhluk semuanya; untuk itu Dia berfirman:
"ثم كلا سيعلمون"، وعيد لهم على أثر وعيد. وقال الضحاك: "كلا سيعلمون" يعني: الكافرين، "ثم كلا سيعلمون" يعني: المؤمنين.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 6

أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ مِهَـٰدًا ٦

Alam naj‘alil-arḍa mihādā(n).

Terjemah

Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan) yakni terhampar bagaikan permadani.
ثم ذكر صنائعه ليعلموا توحيده فقال: "ألم نجعل الأرض مهاداً"، فراشاً.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 7

وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًا ٧

Wal-jibāla autādā(n).

Terjemah

dan gunung-gunung sebagai pasak?,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan gunung-gunung sebagai pasak) yang menstabilkan bumi, sebagaimana halnya kemah yang berdiri dengan mantapnya berkat patok-patok yang menyangganya. Istifham atau kata tanya di sini mengandung makna Taqrir atau menetapkan.
"والجبال أوتاداً"، للأرض حتى لا تميد.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 8

وَخَلَقْنَـٰكُمْ أَزْوَٲجًا ٨

Wa khalaqnākum azwājā(n).

Terjemah

dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan kalian berpasang-pasangan) yaitu terdiri dari jenis laki-laki dan perempuan.
"وخلقناكم أزواجاً"، أصنافاً ذكوراً وإناثاً.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 9

وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا ٩

Wa ja‘alnā naumakum subātā(n).

Terjemah

dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan tidur kalian untuk istirahat) untuk istirahat bagi tubuh kalian.
"وجعلنا نومكم سباتاً"، أي راحة لأبدانكم. قال الزجاج: السبات: أن ينقطع عن الحركة والروح فيه. وقيل: معناه جعلنا نومكم قطعاً لأعمالكم، لأن أصل السبت: القطع.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 10

وَجَعَلْنَا ٱلَّيْلَ لِبَاسًا ١٠

Wa ja‘alnal-laila libāsā(n).

Terjemah

dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian) sebagai penutup karena kegelapannya.
"وجعلنا الليل لباساً"، غطاء وغشاء يستر كل شيء بظلمته.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 11

وَجَعَلْنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشًا ١١

Wa ja‘alnan-nahāra ma‘āsyā(n).

Terjemah

dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan) yaitu waktu untuk mencari penghidupan.
"وجعلنا النهار معاشاً"، المعاش: العيش، وكل ما يعاش فيه فهو معاش، أي جعلنا النهار سبباً للمعاش والتصرف في المصالح. قال ابن عباس: يريد: تبتغون فيه من فضل الله، وما قسم لكم من رزقه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 12

وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا ١٢

Wa banainā fauqakum sab‘an syidādā(n).

Terjemah

dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami bina di atas kalian tujuh lapis) maksudnya langit yang berlapis tujuh (yang kokoh) lafal Syidaadan adalah bentuk jamak dari lafal Syadidatun, artinya sangat kuat lagi sangat rapi yang tidak terpengaruh oleh berlalunya zaman.
"وبنينا فوقكم سبعاً شداداً"، يريد سبع سموات.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 13

وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا ١٣

Wa ja‘alnā sirājaw wahhājā(n).

Terjemah

dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami jadikan pelita) yang menerangi (yang amat terang) yang dimaksud adalah matahari.
"وجعلنا سراجاً"، يعني الشمس، "وهاجاً"، مضيئاً منيراً. قال الزجاج: الوهاج: الوقاد. قال مقاتل: جعل فيه نوراً وحرارة، والوهج يجمع النور والحرارة. .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 14

وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلْمُعْصِرَٲتِ مَآءً ثَجَّاجًا ١٤

Wa anzalnā minal-mu‘ṣirāti mā'an ṡajjājā(n).

Terjemah

dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Kami turunkan dari awan yang tebal) yaitu awan yang banyak mengandung air dan sudah saatnya menurunkan air yang dikandungnya, sebagaimana halnya seorang gadis yang sudah masanya untuk berhaid (air yang tercurah) artinya bagaikan air yang dicurahkan.
( وأنزلنا من المعصرات ) قال مجاهد ، وقتادة ، ومقاتل ، والكلبي : يعني الرياح التي تعصر السحاب ، وهي رواية العوفي عن ابن عباس .قال الأزهري : هي الرياح ذوات الأعاصير ، فعلى هذا التأويل تكون " من " بمعنى الباء أي بالمعصرات ، وذلك أن الريح تستدر المطر .وقال أبو العالية ، والربيع ، والضحاك : المعصرات هي السحاب وهي رواية الوالبي عن ابن عباس .قال الفراء : [ المعصرات السحائب ] [ التي ] تتحلب بالمطر ولا تمطر ، كالمرأة المعصر هي التي دنا حيضها ولم تحض .وقال ابن كيسان : هي المغيثات من قوله فيه يغاث الناس وفيه يعصرونوقال الحسن ، وسعيد بن جبير ، وزيد بن أسلم ، ومقاتل بن حيان : من المعصرات أي من السماوات .( ماء ثجاجا ) أي صبابا ، وقال مجاهد : مدرارا . وقال قتادة : متتابعا يتلو بعضه بعضا . وقال ابن زيد : كثيرا .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 15

لِّنُخْرِجَ بِهِۦ حَبًّا وَنَبَاتًا ١٥

Linukhrija bihī ḥabbaw wa nabātā(n).

Terjemah

supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian) seperti biji gandum (dan tumbuh-tumbuhan) seperti buah Tin.
"لنخرج به"، أي بذلك الماء، "حباً"، وهو ما يأكله الناس، "ونباتاً"، ما تنبته الأرض مما تأكله الأنعام.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 16

وَجَنَّـٰتٍ أَلْفَافًا ١٦

Wa jannātin alfāfā(n).

Terjemah

dan kebun-kebun yang lebat?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan kebun-kebun) atau taman-taman (yang lebat) tumbuh-tumbuhannya; lafal Alfaafan bentuk jamak dari lafal Lafiifun, wazannya sama dengan lafal Syariifun yang bentuk jamaknya adalah Asyraafun.
"وجنات ألفافاً" ملتفة بالشجر، واحدها لف ولفيف، وقيل: هو جمع الجمع، يقال: جنة لفا، وجمعها لف، بضم اللام، وجمع الجمع ألفاف.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 17

إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ كَانَ مِيقَـٰتًا ١٧

Inna yaumal-faṣli kāna mīqātā(n).

Terjemah

Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya hari keputusan) di antara semua makhluk (adalah suatu waktu yang ditetapkan) waktu yang ditentukan untuk memberi pahala dan menimpakan siksaan.
"إن يوم الفصل"، يوم القضاء بين الخلق، "كان ميقاتاً"، لما وعد الله تعالى من الثواب والعقاب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 18

يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا ١٨

Yauma yunfakhu fiṣ-ṣūri fa ta'tūna afwājā(n).

Terjemah

yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu hari ditiup sangkakala) menjadi Badal dari lafal Yaumal Fashl; atau merupakan Bayan daripadanya; yang meniupnya adalah malaikat Israfil (lalu kalian datang) dari kuburan kalian menuju ke Mauqif atau tempat penantian (berkelompok-kelompok) secara bergelombang yang masing-masing gelombang berbeda dari gelombang yang lainnya.
"يوم ينفخ في الصور فتأتون أفواجاً"، زمراً زمراً من كل مكان للحساب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 19

وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوَٲبًا ١٩

Wa futiḥatis-samā'u fa kānat abwābā(n).

Terjemah

dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan dibukalah langit) dapat dibaca Futtihat dan Futihat, artinya langit terbelah karena para malaikat turun (maka terdapatlah beberapa pintu) yakni langit itu membentuk beberapa pintu.
"وفتحت السماء"، قرأ أهل الكوفة: فتحت بالتخفيف، وقرأ الآخرون بالتشديد، أي شقت لنزول الملائكة، "فكانت أبواباً"، أي ذات أبواب. وقيل: تنحل وتتناثر حتى تصير فيها أبواب وطرق.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 20

وَسُيِّرَتِ ٱلْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا ٢٠

Wa suyyiratil-jibālu fa kānat sarābā(n).

Terjemah

dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan dijalankanlah gunung-gunung) maksudnya, lenyap dari tempat-tempatnya (maka menjadi fatamorganalah ia) menjadi debu yang beterbangan, atau dengan kata lain gunung-gunung itu menjadi sangat ringan jalannya bagaikan debu yang diterbangkan.
"‌وسيرت الجبال"، عن وجه الأرض، "فكانت سراباً"، أي هباءً منبثاً لعين الناظر كالسراب.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 21

إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا ٢١

Inna jahannama kānat mirṣādā(n).

Terjemah

Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya neraka Jahanam itu padanya ada tempat pengintaian) artinya, selalu mengintai atau ada tempat pengintaian.
وقوله : " إن جهنم كانت مرصادا " أي ترصد الكفار .وروى مقسم عن ابن عباس : أن على جسر جهنم سبعة محابس يسأل العبد عند أولها عن شهادة أن لا إله إلا الله ، فإن [ أجابها ] تامة جاز إلى الثاني ، فيسأل عن الصلاة ، فإن [ أجابها ] تامة جاز إلى الثالث ، فيسأل عن الزكاة ، فإن [ أجابها ] تامة جاز إلى الرابع ، فيسأل عن الصوم فإن جاء به تاما جاز إلى الخامس ، فيسأل عن الحج فإن جاء به تاما جاز إلى السادس ، فيسأل عن العمرة فإن [ أجابها ] تامة جاز إلى السابع ، فيسأل عن المظالم فإن خرج منها وإلا يقال : انظروا فإن كان له تطوع أكمل به أعماله ، فإذا فرغ منه انطلق به إلى الجنة
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 22

لِّلطَّـٰغِينَ مَـَٔـابًا ٢٢

Liṭ-ṭāgīna ma'ābā(n).

Terjemah

lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Bagi orang-orang yang melampaui batas) karena itu mereka tidak akan dapat menyelamatkan diri daripadanya (sebagai tempat kembali) bagi mereka, karena mereka akan dimasukkan ke dalamnya.
"للطاغين"، للكافرين، "مآباً"، مرجعاً يرجعون إليه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 23

لَّـٰبِثِينَ فِيهَآ أَحْقَابًا ٢٣

Lābiṡīna fīhā aḥqābā(n).

Terjemah

mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka tinggal) lafal Laabitsiina adalah Haal bagi lafal yang tidak disebutkan, yakni telah dipastikan penempatan mereka (di dalamnya berabad-abad) yakni untuk selama-lamanya tanpa ada batasnya; lafal Ahqaaban bentuk jamak dari lafal Huqban.
( لابثين ) قرأ حمزة ويعقوب : " لبثين " بغير ألف ، وقرأ العامة " لابثين " [ بالألف ] وهما لغتان . ( فيها أحقابا ) جمع حقب ، والحقب الواحد : ثمانون سنة ، كل سنة اثنا عشر شهرا ، كل شهر ثلاثون يوما ، كل يوم ألف سنة . روي ذلك عن علي بن أبي طالب - رضي الله عنه - .وقال مجاهد : " الأحقاب " ثلاثة وأربعون حقبا كل حقب سبعون خريفا ، كل خريف سبعمائة سنة ، كل سنة ثلاثمائة وستون يوما ، كل يوم ألف سنة .قال الحسن : إن الله لم يجعل لأهل النار مدة ، بل قال : " لابثين فيها أحقابا " فوالله ما هو إلا [ إذا ] مضى حقب دخل آخر ثم آخر إلى الأبد ، فليس للأحقاب عدة إلا الخلود .وروى السدي عن مرة عن عبد الله قال : لو علم أهل النار أنهم يلبثون في النار عدد حصى الدنيا لفرحوا ، ولو علم أهل الجنة أنهم يلبثون في الجنة عدد حصى الدنيا لحزنوا .وقال مقاتل بن حيان : الحقب الواحد سبع عشرة ألف سنة . قال : وهذه الآية منسوخة نسختها فلن نزيدكم إلا عذابا يعني أن العدد قد ارتفع والخلود قد حصل .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 24

لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا ٢٤

Lā yażūqūna fīhā bardaw wa lā syarābā(n).

Terjemah

mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya) mereka tidak pernah merasakan tidur di dalamnya (dan tidak pula mendapat minuman) minuman yang lezat.
( لا يذوقون فيها بردا ولا شرابا ) روي عن ابن عباس : أن البرد النوم ، ومثله قال الكسائي و [ قال ] أبو عبيدة ، تقول العرب : منع البرد البرد أي أذهب البرد النوم . وقال الحسن وعطاء : " لا يذوقون فيها بردا " أي : روحا وراحة . وقال مقاتل : " لا يذوقون فيها بردا " ينفعهم من حر ، " ولا شرابا " ينفعهم من عطش .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 25

إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا ٢٥

Illā ḥamīmaw wa gassāqā(n).

Terjemah

selain air yang mendidih dan nanah,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Kecuali) atau selain (air yang mendidih) yaitu air yang panasnya tak terperikan (dan nanah) dapat dibaca Ghasaaqan dan Ghassaaqan artinya nanah yang keluar dari tubuh penghuni-penghuni neraka; mereka diperbolehkan untuk meminumnya.
"إلا حميماً وغساقاً"، قال ابن عباس: الغساق: الزمهرير يحرقهم ببرده. وقيل: صديد أهل النار، وقد ذكرناه في سورة ص.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 26

جَزَآءً وِفَاقًا ٢٦

Jazā'aw wifāqā(n).

Terjemah

sebagai pambalasan yang setimpal.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sebagai pembalasan yang setimpal) atau sesuai dengan amal perbuatan mereka, karena tiada suatu dosa pun yang lebih besar daripada kekafiran, dan tiada azab yang lebih besar daripada azab neraka.
"جزاءً وفاقاً"، أي جزيناهم جزاء وافق أعمالهم. قال مقاتل: وافق العذاب الذنب، فلا ذنب أعظم من الشرك، ولا عذاب أعظم من النار.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 27

إِنَّهُمْ كَانُواْ لَا يَرْجُونَ حِسَابًا ٢٧

Innahum kānū lā yarjūna ḥisābā(n).

Terjemah

Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya mereka tidak mengharapkan) artinya, mereka tidak takut (kepada hisab) karena mereka ingkar kepada adanya hari berbangkit.
"إنهم كانوا لا يرجون حساباً"، لا يخافون أن يحاسبوا، والمعنى: أنهم كانوا لا يؤمنون بالبعث ولا بأنهم محاسبون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 28

وَكَذَّبُواْ بِـَٔـايَـٰتِنَا كِذَّابًا ٢٨

Wa każżabū bi'āyātinā kiżżābā(n).

Terjemah

dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami) mendustakan Alquran (dengan sesungguh-sungguhnya) maksudnya, dengan kedustaan yang sesungguhnya.
"وكذبوا بآياتنا"، أي بما جاءت به الأنبياء، "كذاباً"، تكذيباً، قال الفراء: هي لغة يمانية فصيحة، يقولون في مصدر التفعيل فعال وقال: قال لي أعرابي منهم على المروة يستفتيني: الحلق أحب إليك أم القصار؟.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 29

وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَـٰهُ كِتَـٰبًا ٢٩

Wa kulla syai'in aḥṣaināhu kitābā(n).

Terjemah

Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan segala sesuatu) dari amal-amal perbuatan (telah Kami hitung) telah Kami catat (dalam suatu kitab) yaitu dalam catatan-catatan di Lohmahfuz supaya Kami memberikan balasan kepadanya, antara lain karena kedustaan mereka terhadap Alquran.
"وكل شيء أحصيناه كتاباً"، أي وكل شيء من الأعمال بيناه في اللوح المحفوظ، كقوله: "وكل شيء أحصيناه في إمام مبين" (يس- 12).
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 30

فَذُوقُواْ فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا ٣٠

Fa żūqū falan nazīdakum illā ‘ażābā(n)

Terjemah

Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Karena itu rasakanlah) artinya, lalu dikatakan kepada mereka sewaktu azab menimpa mereka, "Rasakanlah pembalasan kalian ini." (Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kalian selain daripada azab) di samping azab yang kalian rasakan sekarang.
"فذوقوا"، أي يقال لهم: فذوقوا، "فلن نزيدكم إلا عذاباً".
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 31

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا ٣١

Inna lil-muttaqīna mafāzā(n).

Terjemah

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan) maksudnya, mendapat tempat kemenangan di surga.
قوله عز وجل: "إن للمتقين مفازاً"، فوزاً ونجاةً من النار، وقال الضحاك: متنزهاً.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 32

حَدَآئِقَ وَأَعْنَـٰبًا ٣٢

Ḥadā'iqa wa a‘nābā(n).

Terjemah

(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu kebun-kebun) lafal ayat ini menjadi Badal dari lafal Mafaazan, atau sebagai penjelasan daripadanya (dan buah anggur) di'athafkan kepada lafal Mafaazan.
"حدائق وأعناباً"، يريد أشجار الجنة وثمارها.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 33

وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا ٣٣

Wa kawā‘iba atrābā(n).

Terjemah

dan gadis-gadis remaja yang sebaya,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan gadis-gadis remaja) yaitu gadis-gadis yang buah dadanya sedang ranum-ranumnya. Lafal Kawaa'ib bentuk jamak dari lafal Kaa'ib (yang sebaya) umurnya, lafal Atraaban bentuk jamak dari lafal Tirbun.
"وكواعب"، جواري نواهد قد تكعبت ثديهن، واحدتها كاعب، "أتراباً"، مستويات في السن.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 34

وَكَأْسًا دِهَاقًا ٣٤

Wa ka'san dihāqā(n).

Terjemah

dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan gelas-gelas yang penuh) berisi khamar; dan di dalam surah Muhammad disebutkan pada salah satu ayat-Nya, "... sungai-sungai dari khamar (arak)." (Q.S. Muhammad, 15)
"وكأساً دهاقاً"، قال ابن عباس والحسن وقتادة وابن زيد: مترعة مملوءة. وقال سعيد بن جبير ومجاهد: متتابعة. قال عكرمة: صافية.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 35

لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّٲبًا ٣٥

Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā kiżżābā(n).

Terjemah

Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Di dalamnya mereka tidak mendengar) yakni di dalam surga itu sewaktu mereka sedang meminum khamar dan merasakan kelezatan-kelezatan lainnya (perkataan yang sia-sia) perkataan yang batil (dan tidak pula dusta) jika dibaca Kidzaaban artinya dusta, jika dibaca Kidzdzaaban artinya kedustaan yang dilakukan oleh seseorang kepada yang lainnya, keadaannya berbeda dengan apa yang terjadi di dunia sewaktu khamar diminum.
"لا يسمعون فيها لغواً"، باطلاً من الكلام، "ولا كذاباً"، تكذيباً، لا يكذب بعضهم بعضاً. وقرأ الكسائي "كذاباً" بالتخفيف مصدر كاذب كالمكاذبة، وقيل: هو الكذب. وقل: هو بمعنى التكذيب كالمشدد.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 36

جَزَآءً مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابًا ٣٦

Jazā'am mir rabbika ‘aṭā'an ḥisābā(n).

Terjemah

Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sebagai balasan dari Rabbmu) dari Allah swt. memberikan hal tersebut kepada penghuni-penghuni surga sebagai pembalasan dari-Nya (dan pemberian) menjadi Badal daripada lafal Jazaa-an (yang cukup banyak) sebagai pembalasan yang banyak; pengertian ini diambil dari perkataan orang-orang Arab: A'thaanii Fa'ahsabanii, arti-Nya, "Dia memberiku dengan pemberian yang cukup banyak." Atau dengan kata lain bahwa memberikan pemberian yang banyak kepadaku sehingga aku mengatakan, "Cukuplah!"
"جزاءً من ربك عطاءً حساباً"، أي جازاهم جزاء وأعطاهم عطاء "حساباً" أي: كافياً وافياً، يقال: أحسبت فلاناً، أي أعطيته ما يكفيه حتى قال حسبي. وقال ابن قتيبة: "عطاءً حساباً" أي كثيراً. وقيل: هو جزاء بقدر أعمالهم.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 37

رَّبِّ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلرَّحْمَـٰنِ‌ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا ٣٧

Rabbis-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumar-raḥmāni lā yamlikūna minhu khiṭābā(n).

Terjemah

Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Rabb langit dan bumi) dapat dibaca Rabbis Samaawaati Wal Ardhi dan Rabus Samaawaati Wal Ardhi (dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah) demikian pula lafal Ar-Rahmaan dapat dibaca Ar-Rahmaanu dan Ar-Rahmaani disesuaikan dengan lafal Rabbun tadi. (Mereka tiada memiliki) yakni makhluk semuanya (di hadapan-Nya) di hadapan Allah swt. (sepatah kata pun) yaitu tiada seseorang pun yang dapat berbicara kepada-Nya karena takut kepada-Nya.
( رب السماوات والأرض وما بينهما الرحمن ) قرأ أهل الحجاز ، وأبو عمرو : " رب " رفع على الاستئناف و " الرحمن " خبره . وقرأ الآخرون بالجر إتباعا لقوله : " من ربك " وقرأ ابن عامر ، وعاصم ، ويعقوب : " الرحمن " جرا إتباعا لقوله : " رب السماوات " وقرأ الآخرون بالرفع ، فحمزة والكسائي يقرآن " رب " بالخفض لقربه من قوله : " جزاء من ربك " ويقرآن " الرحمن " بالرفع لبعده منه على الاستئناف ، وقوله : ( لا يملكون ) في موضع رفع ، خبره .ومعنى ( لا يملكون منه خطابا ) قال مقاتل : لا يقدر الخلق على أن يكلموا الرب إلا بإذنه . وقال الكلبي : لا يملكون شفاعة إلا بإذنه .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 38

يَوْمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ صَفًّا‌ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَقَالَ صَوَابًا ٣٨

Yauma yaqūmur-rūḥu wal-malā'ikatu ṣaffā(n), lā yatakallamūna illā man ażina lahur-raḥmānu wa qāla ṣawābā(n).

Terjemah

Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Pada hari itu) lafal Yauma merupakan Zharaf bagi lafal Laa Yamlikuuna (ketika ruh berdiri) yakni malaikat Jibril atau bala tentara Allah swt. (dan para malaikat dengan bershaf-shaf) lafal Shaffan menjadi Haal artinya dalam keadaan berbaris bershaf-shaf (mereka tidak berkata-kata) yakni makhluk semuanya (kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah) untuk berbicara (dan ia mengucapkan) perkataan (yang benar) mereka terdiri dari orang-orang yang beriman dan para Malaikat, seumpamanya mereka memberikan syafaat kepada orang-orang yang diridai oleh-Nya untuk mendapatkan syafaat.
( يوم يقوم الروح ) أي في ذلك اليوم ( والملائكة صفا ) واختلفوا في هذا الروح ، قال الشعبي والضحاك : هو جبريل .وقال عطاء عن ابن عباس : " الروح " ملك من الملائكة ما خلق الله مخلوقا أعظم منه ، فإذا كان يوم القيامة قام وحده صفا وقامت الملائكة كلهم صفا واحدا ، فيكون عظم خلقه مثلهم .وعن ابن مسعود قال : الروح ملك أعظم من السماوات ومن الجبال ، ومن الملائكة وهو في السماء الرابعة ، يسبح كل يوم اثني عشر [ ألف ] تسبيحة ، يخلق من كل تسبيحة ملك يجيء يوم القيامة صفا وحده .وقال مجاهد ، وقتادة ، وأبو صالح : " الروح " خلق على صورة بني آدم ليسوا بناس يقومون صفا والملائكة صفا ، هؤلاء جند وهؤلاء جند .وروى مجاهد عن ابن عباس قال : هم خلق على صورة بني آدم وما ينزل من السماء ملك إلا معه واحد منهم .وقال الحسن : هم بنو آدم . ورواه قتادة عن ابن عباس ، وقال : هذا مما كان يكتمه ابن عباس ." والملائكة صفا " قال الشعبي : هما سماطا رب العالمين ، يوم يقوم سماط من الروح وسماط من الملائكة .( لا يتكلمون إلا من أذن له الرحمن وقال صوابا ) في الدنيا ، أي حقا . وقيل : قال : لا إله إلا الله .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 39

ذَٲلِكَ ٱلْيَوْمُ ٱلْحَقُّ‌ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔـابًا ٣٩

Żālikal-yaumul-ḥaqq(u), faman syā'attakhaża ilā rabbihī ma'ābā(n).

Terjemah

Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Itulah hari yang pasti terjadi) hari yang pasti kejadiannya, yaitu hari kiamat. (Maka barang siapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Rabbnya) yakni, kembali kepada Allah dengan mengerjakan ketaatan kepada-Nya, supaya ia selamat dari azab-Nya pada hari kiamat itu.
"ذلك اليوم الحق"، الكائن الواقع يعني يوم القيامة، "فمن شاء اتخذ إلى ربه مآباً"، مرجعاً وسبيلاً بطاعته، أي: فمن شاء رجع إلى الله بطاعته.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 40

إِنَّآ أَنذَرْنَـٰكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنظُرُ ٱلْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلْكَافِرُ يَـٰلَيْتَنِى كُنتُ تُرَٲبَۢا ٤٠

Innā anżarnākum ‘ażāban qarībā(n), yauma yanẓurul-mar'u mā qaddamat yadāhu wa yaqūlul-kāfiru yā laitanī kuntu turābā(n).

Terjemah

Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepada kalian) hai orang-orang kafir Mekah (siksa yang dekat) yakni siksa pada hari kiamat yang akan datang nanti; dan setiap sesuatu yang akan datang itu berarti masa terjadinya sudah dekat (pada hari) menjadi Zharaf dari lafal 'Adzaaban berikut sifatnya yakni berikut lafal Qariiban (manusia melihat) setiap manusia melihat (apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya) yakni perbuatan baik dan perbuatan buruk yang telah dikerjakannya semasa di dunia (dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya) huruf Ya di sini bermakna Tanbih (sekiranya aku dahulu adalah tanah") maka aku tidak akan disiksa. Ia mengatakan demikian sewaktu Allah berfirman kepada binatang-binatang semuanya sesudah Dia melakukan hukum kisas sebagian dari mereka terhadap sebagian yang lain: "Jadilah kamu sekalian tanah!"
( إنا أنذرناكم عذابا قريبا ) يعني العذاب في الآخرة ، وكل ما هو آت قريب . ( يوم ينظر المرء ما قدمت يداه ) أي كل امرئ يرى في ذلك اليوم ما قدم من العمل مثبتا في صحيفته ، ( ويقول الكافر يا ليتني كنت ترابا )قال عبد الله بن عمرو : إذا كان يوم القيامة مدت الأرض مد الأديم ، وحشرت الدواب والبهائم والوحوش ، ثم يجعل القصاص بين البهائم حتى يقتص للشاة الجماء من الشاة القرناء تنطحها ، فإذا فرغ من القصاص قيل لها : كوني ترابا ، فعند ذلك يقول الكافر : يا ليتني كنت ترابا ومثله عن مجاهد .وقال مقاتل : يجمع الله الوحوش والهوام والطير فيقضي بينهم حتى يقتص للجماء من القرناء ، ثم يقول لهم : أنا خلقتكم وسخرتكم لبني آدم وكنتم مطيعين إياهم أيام حياتكم ، فارجعوا إلى الذي كنتم ، كونوا ترابا ، فإذا التفت الكافر إلى شيء صار ترابا ، يتمنى فيقول : يا ليتني كنت في الدنيا في صورة خنزير ، وكنت اليوم ترابا .وعن [ أبي الزناد عبد الله بن ذكوان ] قال : إذا قضى الله بين الناس وأمر أهل الجنة إلى الجنة ، وأهل النار إلى النار ، وقيل لسائر الأمم ولمؤمني الجن عودوا ترابا فيعودون ترابا ، فحينئذ يقول الكافر : يا ليتني كنت ترابا وبه قال ليث بن [ أبي ] سليم ، مؤمنو الجن يعودون تراباوقيل : إن الكافر هاهنا إبليس وذلك أنه عاب آدم وأنه خلق من التراب وافتخر بأنه خلق من النار ، فإذا عاين يوم القيامة ما فيه آدم وبنوه المؤمنون من الثواب والرحمة ، وما هو فيه من الشدة والعذاب ، قال : يا ليتني كنت ترابا قال أبو هريرة فيقول : التراب لا ولا كرامة لك ، من جعلك مثلي ؟
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
← Ayat Sebelumnya