Surah 86

At-Taariq

Yang Datang di Malam Hari
سُورَةُ الطَّارِقِ
Reset
Ayat 1

وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ ١

Was-samā'i waṭ-ṭāriq(i).

Terjemah

Demi langit dan yang datang pada malam hari,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Demi langit dan yang datang pada malam hari) lafal Ath-Thaariq pada asalnya berarti segala sesuatu yang datang pada malam hari, antara lain ialah bintang-bintang, karena bintang-bintang baru muncul bila malam tiba.
مكية( والسماء والطارق ) قال الكلبي : نزلت في أبي طالب ، وذلك أنه أتى النبي - صلى الله عليه وسلم - فأتحفه بخبز ولبن ، فبينما هو جالس يأكل إذ انحط نجم فامتلأ ماء ثم نارا ، ففزع أبو طالب وقال : أي شيء هذا ؟ فقال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : هذا نجم رمي به ، وهو آية من آيات الله - عز وجل - فعجب أبو طالب فأنزل الله - عز وجل - : " والسماء والطارق " وهذا قسم ، و " الطارق " النجم يظهر بالليل ، وما أتاك ليلا فهو طارق .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat Berikutnya →
Ayat 2

وَمَآ أَدْرَٮٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ ٢

Wa mā adrāka maṭ-ṭāriq(u).

Terjemah

tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tahukah kamu) artinya apakah kamu mengetahui (apakah yang datang pada malam hari itu?) lafal Maa adalah Mubtada sedangkan lafal Ath-Thaariq adalah Khabarnya, kedua lafal tersebut berkedudukan menjadi Maf'ul kedua dari lafal Adraa. Lafal Maa yang kedua juga menjadi Khabar dari lafal Maa yang pertama, di dalamnya terkandung makna yang menjelaskan kedudukan Ath-Thaariq yang agung itu; selanjutnya pengertian Ath-Thaariq dijelaskan oleh firman berikutnya.
"وما أدراك ما الطارق"؟.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 3

ٱلنَّجْمُ ٱلثَّاقِبُ ٣

An-najmuṡ-ṡāqib(u).

Terjemah

(yaitu) bintang yang cahayanya menembus,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yaitu bintang) yakni bintang Tsurayya, atau semua bintang (yang cahayanya menembus) kegelapan malam. Yang menjadi Jawab Qasam ialah:
ثم فسره فقال ( النجم الثاقب ) أي المضيء المنير ، قال مجاهد : المتوهج ، قال ابن زيد : أراد به الثريا ، والعرب تسميه النجم . وقيل : هو زحل ، سمي بذلك لارتفاعه ، تقول العرب للطائر إذا لحق ببطن السماء ارتفاعا : قد ثقب .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 4

إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ ٤

In kullu nafsil lammā ‘alaihā ḥāfiẓ(un).

Terjemah

tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Tidak ada suatu jiwa pun melainkan ada penjaganya) jika dibaca Lamaa tanpa memakai Tasydid, berarti huruf Maa adalah huruf Zaidah, dan In adalah bentuk Takhfif dari Inna sedangkan Isimnya tidak disebutkan, dan huruf Lamnya adalah huruf Fariqah. Artinya sesungguhnya setiap diri itu ada penjaganya. Jika dibaca Lammaa dengan memakai Tasydid, berarti In adalah bermakna Nafi, sedangkan Lammaa bermakna Illaa; artinya tiada suatu jiwa pun melainkan ada penjaganya, yakni penjaga yang terdiri dari malaikat; malaikat penjaga itu bertugas untuk mencatat amal baik dan amal buruknya.
( إن كل نفس ) جواب القسم ( لما عليها حافظ ) قرأ أبو جعفر ، وابن عامر ، وعاصم ، وحمزة : " لما " بالتشديد ، يعنون : ما كل نفس إلا عليها حافظ ، وهي لغة هذيل يجعلون " لما " بمعنى " إلا " يقولون : نشدتك الله لما قمت ، أي إلا قمت .وقرأ الآخرون بالتخفيف ، جعلوا " ما " صلة ، مجازه : إن كل نفس لعليها حافظ [ من ربها ] [ وتأويل الآية : كل نفس عليها حافظ من ربها ] يحفظ عملها ويحصي عليها ما تكتسب من خير وشر .قال ابن عباس : هم الحفظة من الملائكة . قال الكلبي : حافظ من الله يحفظها ويحفظ قولها وفعلها حتى يدفعها ويسلمها إلى المقادير ، ثم يخلي عنها .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 5

فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَـٰنُ مِمَّ خُلِقَ ٥

Falyanẓuril-insānu mimma khuliq(a).

Terjemah

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka hendaklah manusia memperhatikan) dengan perhatian yang dibarengi dengan mempelajarinya (dari apakah dia diciptakan?) artinya berasal dari apakah dia tercipta?
"فلينظر الإنسان مم خلق"، أي من أي شيء خلقه ربه، أي فلينظر نظر المتفكر.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 6

خُلِقَ مِن مَّآءٍ دَافِقٍ ٦

Khuliqa mim mā'in dāfiq(in).

Terjemah

Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dia diciptakan dari air yang terpancar) yakni yang dipancarkan oleh laki-laki ke dalam rahim wanita.
ثم بين فقال : ( خلق من ماء دافق ) مدفوق أي مصبوب في الرحم ، وهو المني ، فاعل بمعنى مفعول كقوله : " عيشة راضية " ( الحاقة - 21 ) أي مرضية ، والدفق : الصب ، وأراد ماء الرجل وماء المرأة ، لأن الولد مخلوق منهما ، وجعله واحدا لامتزاجهما .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 7

يَخْرُجُ مِنۢ بَيْنِ ٱلصُّلْبِ وَٱلتَّرَآئِبِ ٧

Yakhruju mim bainiṣ-ṣulbi wat-tarā'ib(i).

Terjemah

yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Yang keluar dari antara tulang sulbi) laki-laki (dan tulang dada) perempuan.
( يخرج من بين الصلب والترائب ) يعني صلب الرجل وترائب المرأة ، و " الترائب " جمع التريبة ، وهي عظام الصدر والنحر . قال ابن عباس : هي موضع القلادة من الصدر . وروى الوالبي عنه : بين ثديي المرأة . وقال قتادة : النحر . وقال ابن زيد : الصدر .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 8

إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌ ٨

Innahū ‘alā raj‘ihī laqādir(un).

Terjemah

Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Dia) yakni Allah swt. (untuk mengembalikannya) atau menghidupkan kembali manusia setelah mati (benar-benar kuasa) maka apabila manusia itu benar-benar memperhatikan asal mula kejadiannya, niscaya dia akan menyimpulkan, bahwasanya Yang Maha Kuasa menciptakan demikian, berkuasa pula untuk menghidupkannya kembali.
( إنه على رجعه لقادر ) قال مجاهد : على رد النطفة في الإحليل . وقال عكرمة : على رد الماء في الصلب الذي خرج منه . وقال الضحاك : إنه على رد الإنسان ماء كما كان من قبل لقادر . وقال مقاتل بن حيان : [ إن شاء رده ] من الكبر إلى الشباب ، ومن الشباب إلى الصبا ، ومن الصبا إلى النطفة ، وقال ابن زيد : إنه على حبس ذلك الماء لقادر حتى لا يخرج وقال قتادة : إن الله تعالى على بعث الإنسان وإعادته قادر وهذا أولى الأقاويل لقوله : ( يوم تبلى السرائر )
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 9

يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ ٩

Yauma tublas-sarā'ir(u).

Terjemah

Pada hari dinampakkan segala rahasia,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Pada hari ditampakkan) maksudnya, diuji dan dibuka (segala rahasia) yaitu hal-hal yang terkandung di dalam kalbu berupa keyakinan-keyakinan dan niat-niat.
( يوم تبلى السرائر ) وذلك يوم القيامة تبلى السرائر ، تظهر الخفايا قال قتادة ومقاتل : تختبر [ الأعمال ] قال عطاء بن أبي رباح : السرائر فرائض الأعمال ، كالصوم والصلاة [ والوضوء ] والاغتسال من الجنابة ، فإنها سرائر بين الله تعالى وبين العبد ، فلو شاء العبد لقال : صمت ولم يصم ، وصليت ، ولم يصل ، واغتسلت ولم يغتسل ، فيختبر حتى يظهر من أداها ممن ضيعها .قال ابن عمر : بيدي الله - عز وجل - يوم القيامة كل سر ، فيكون زينا في وجوه وشينا في وجوه ، يعني : من أداها كان وجهه مشرقا ، ومن ضيعها كان وجهه أغبر .
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 10

فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ ١٠

Famā lahū min quwwatiw wa lā nāṣir(in).

Terjemah

maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu) yaitu bagi orang yang tidak mempercayai adanya hari berbangkit (suatu kekuatan pun) yang dapat melindunginya dari azab (dan tidak pula seorang penolong pun) yang dapat menolak azab Allah.
"فما له من قوة ولا ناصر"، أي ما لهذا الإنسان المنكر للبعث من قوة يمتنع بها من عذاب الله ولا ناصر ينصره من الله.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 11

وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجْعِ ١١

Was-samā'i żātir-raj‘(i).

Terjemah

Demi langit yang mengandung hujan

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Demi langit yang mengandung hujan) hujan dinamakan Ar-Raj'u karena berulang datang pada musimnya.
ثم ذكر قسماً آخر فقال: "والسماء ذات الرجع"، أي ذات المطر لأنه يرجع كل عام ويتكرر. وقال ابن عباس: هو السحاب يرجع بالمطر.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 12

وَٱلْأَرْضِ ذَاتِ ٱلصَّدْعِ ١٢

Wal-arḍi żātiṣ-ṣad‘(i).

Terjemah

dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan demi bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan) maksudnya retak-retak karena daripadanya keluar tumbuh-tumbuhan.
"والأرض ذات الصدع"، أي تتصدع وتنشق عن النبات والأشجار والأنهار.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 13

إِنَّهُۥ لَقَوْلٌ فَصْلٌ ١٣

Innahū laqaulun faṣl(un).

Terjemah

sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya Alquran itu) yakni wahyu Alquran (benar-benar firman yang memutuskan) yang memisahkan antara perkara yang hak dan perkara yang batil.
وجواب القسم قوله: "إنه"، يعني القرآن، "لقول فصل"، حق وجد يفصل بين الحق والباطل.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 14

وَمَا هُوَ بِٱلْهَزْلِ ١٤

Wa mā huwa bil-hazl(i).

Terjemah

dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau) atau mainan dan kebatilan.
"وما هو بالهزل"، باللعب والباطل.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 15

إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا ١٥

Innahum yakīdūna kaidā(n).

Terjemah

Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Sesungguhnya mereka) yakni orang-orang kafir (merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya) yaitu mereka melakukan tipu daya yang jahat terhadap diri Nabi saw.
ثم أخبر عن مشركي مكة فقال: "إنهم يكيدون كيداً"، يخافون النبي صلى الله عليه وسلم ويظهرون ما هم على خلافه.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 16

وَأَكِيدُ كَيْدًا ١٦

Wa akīdu kaidā(n).

Terjemah

Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Dan Aku pun membuat rencana pula dengan sebenar-benarnya) maksudnya, Aku biarkan mereka bersenang-senang sesuka hatinya, tanpa mereka sadari bahwa hal itu merupakan Istidraj dari Aku, yang kelak Aku akan mengazab mereka dengan sepedih-pedihnya.
"وأكيد كيداً"، وكيد الله استدراجه إياهم من حيث لا يعلمون.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
Ayat 17

فَمَهِّلِ ٱلْكَـٰفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدَۢا ١٧

Fa mahhilil-kāfirīna amhilhum ruwaidā(n).

Terjemah

Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.

Tafsir
Kitab: Tafseer Al-Baghawi [ar]
(Karena itu beri tangguhlah) hai Muhammad (orang-orang kafir itu, beri tangguhlah mereka) lafal Amhilhum mengukuhkan makna yang terkandung di dalam lafal Famahhil; dianggap baik karena lafalnya berbeda dengan yang pertama, artinya tangguhkanlah mereka itu (barang sebentar) dalam waktu yang singkat. Lafal Ruwaidan adalah mashdar yang mengukuhkan makna 'Amilnya. Ia adalah bentuk Tashghir dari lafal Rawdun atau Arwaadun yang mengandung makna Tarkhiim. Dan Allah swt. benar-benar mengazab orang-orang kafir itu dalam perang Badar. Akan tetapi ayat penangguhan ini dinasakh oleh ayat perang, yakni Allah memerintahkan Nabi-Nya supaya berjihad memerangi mereka.
"فمهل الكافرين"، قال ابن عباس: هذا وعيد من الله عز وجل لهم، "أمهلهم رويداً"، قليلاً، ومعنى مهل وأمهل: أنظر ولا تعجل، فأخذهم الله يوم بدر، ونسخ الإمهال بآية السيف.
Masuk untuk menyimpan bookmark dan catatan pribadi.
← Ayat Sebelumnya